INDAH HARI-HARI BERSAMA TUHAN

Mungkin ini adalah suatu cara yang diberikan Tuhan kepada saya untuk menyampaikan pengalaman dalam mengenal dan menikmati Tuhan.
Saya merasakan masih banyak sekali diantara kita yang sulit mengenal Tuhan secara riil, hal ini saya rasakan ketika kita melihat/mencoba melihat Tuhan dari sudut yang berada di luar Tuhan.
Pada Tulisan saya ini saya mengajak kita melihat Tuhan dari sudut Tuhan yang adalah Roh, melalui pemahaman lebih lagi akan Prinsip Roh itu sendiri.

Saturday, May 14, 2011

Roh kembali kepada Allah yang mengaruniakannya (PKB 12:7)


Roh Manusia dari Dari ALLAH yang mengaruniakannya

Roh Manusia dari ALLAH yang mengaruniakannya

Demikianlah kata pengkotbah 12:7 dan debu kembali menjadi tanah seperti semula dan roh kembali kepada Allah yang mengaruniakannya.

Manusia berasal dari debutanah akan kembali menjadi debu seperti semula dan roh manusia yang dikaruniakan khusus untuk manusia kembali kepada Allah yang mengaruniakannya. Ayat ini menegaskan bahwa hanya rohlah yang kembali ke Surga kepada Allah di surga.

Yoh: 3:6 Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh.

Ayat Yohanes ini langsung dikatakan oleh Yesus sendiri hal bagaimana mulisanya roh itu, karena roh itu dilahirkan dari ROH, dari keinginan Tuhan sendiri kepada manusia.

Ingatlah bahwa roh manusia itu sangat berharga dimata Tuhan, Roh manusia itu setara dengan bentangan langit dan dasar bumi. Artinya roh yang hembuskan Tuhan kepada Adam merupakan sebuah nilai yang sangat tinggi dan sangat dalam, roh manusia itu adalah image Allah pada manusia.

Zakaria 12:1 Ucapan ilahi. Firman TUHAN tentang Israel: Demikianlah firman TUHAN yang membentangkan langit dan yang meletakkan dasar bumi dan yang menciptakan roh dalam diri manusia.

Dalam kitab Amsal jelas dikatakan bahwa Tuhan mengenal manusia melalui rohnya, dari roh manusialah Allah dapat mengenal hati manusia. Allah merekam/merekord segala kebaikan dan kemuliaan manusia dari perbuatan dan tindakannya yang dilakukannya melalui hatinya, Allah mengetahui semua itu.

Amsal 20: 27 Roh manusia adalah pelita TUHAN, yang menyelidiki seluruh lubuk hatinya.

1 Kor 6;17 Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.

Secara Teknik roh manusia itulah alat yang dipakai untuk berkomunikasi dengan Tuhan baik dalam menyembah harus dengan menggunakan roh, harus menyocokkan frekwensi satu roh karena Allah adalah Roh.

Yoh 4: 24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.

I Kor 15:45. Seperti ada tertulis: “Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup”, tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.

Adam yang terakhir dalam ayat ini adalah Yesus, yang mengalahkan kematian dan bangkit menjadi manusia roh dan naik kesurga setelah dipermuliakan Bapa.

Roh manusia itulah yang bersifat kekal dan terus hudup dan kembali ke surga.

Yoh 10: 28 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.*

Korintus 5: 5 orang itu harus kita serahkan dalam nama Tuhan Yesus kepada Iblis, sehingga binasa tubuhnya, agar rohnya diselamatkan pada hari Tuhan.

Roma 8:10b maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran.

12:7 dan debu kembali menjadi tanah seperti semula dan roh kembali kepada Allah yang mengaruniakannya.

Filemon 1:25 Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus menyertai roh kamu! 1 Tesalonika 5:23 Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.

Friday, May 13, 2011

Manusia Diselamatkan Tuhan dengan Berbagai Cara


Diselamatkan Oleh Yesus

Diselamatkan Oleh Yesus

Manusia diselamatkan Tuhan dengan berbagai cara, bisa karena anugerah Tuhan, karena belas kasihan Tuhan tapi bisa juga karena mengikut Yesus. Standar orang yang mengaku mengikut Yesus adalah hidup dalam persekutuan orang yang percaya (gereja).
Buat orang yang mengaku juga percaya kepada Yesus namun diluar gereja, dan mungkin saja mereka melakukan kebaikan dan kasih, keselamatan mereka semua itu terserah Tuhan. Tuhan mempermudah pengenalan jalan keselamatan melalui Yesus, namun manusia adalah sebagai penentunya. God Will and free will, antara keinginan Tuhan dan kebebasan manusia membuat manusia dipersilahkan memilih. Dalam hal ini bukan bertujuan mencari kesalahan manusia, tapi menjelasakn hal keselamatan sesuai dalil alkitab dan tentunya, kalau salah katakan salah.
Dalam kitab Roma 19: 15, Tuhan memilki BELAS KASIHAN TUHAN dan16. semua itu berdasarkan kemurahan hati Allah. 17 Tuhan juga memakai Firaun dalam rancangannya. 18 Tuhan membuktikan belas kasihannya kepada siapa saja yang dia kehendaki.
Roma 9: 15. Sebab Ia berfirman kepada Musa: “Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati.” 16. Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah.17. Sebab Kitab Suci berkata kepada Firaun: “Itulah sebabnya Aku membangkitkan engkau, yaitu supaya Aku memperlihatkan kuasa-Ku di dalam engkau, dan supaya nama-Ku dimasyhurkan di seluruh bumi.” 18. Jadi Ia menaruh belas kasihan kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan Ia menegarkan hati siapa yang dikehendaki-Nya.

Dalam Roma 9: 23 Tuhan mengasihi semua orang bukan saja bangsa Yahudi, 25.Yang bukan umat-Ku akan Kusebut: umat-Ku dan yang bukan kekasih: kekasih. Bangsa Yahudi adalah bangsa yang mendapat ANUGERAH TUHAN, menjadi bangsa pilihan. Tuhan menurunkan taurat kepada mereka, walaupun jelas dikatakan mereka tidak ada yang dengan benar mampu mengikuti taurat. Yahudi dengan tauratnya malah menghasilkan bangsa yang sombong seperti kaum Parisi, kelompok Nikolaus yang merasa paling mengenal dan melakukan Taurat. Untuk itu melalui Rasul Paulus Tuhan berfirman.

Roma 9:23. justru untuk menyatakan kekayaan kemuliaan-Nya atas benda-benda belas kasihan-Nya yang telah dipersiapkan-Nya untuk kemuliaan, 24.yaitu kita, yang telah dipanggil-Nya bukan hanya dari antara orang Yahudi, tetapi juga dari antara bangsa-bangsa lain, 25.seperti yang difirmankan-Nya juga dalam kitab nabi Hosea: “Yang bukan umat-Ku akan Kusebut: umat-Ku dan yang bukan kekasih: kekasih.” 26. Dan di tempat, di mana akan dikatakan kepada mereka: “Kamu ini bukanlah umat-Ku,” di sana akan dikatakan kepada mereka: “Anak-anak Allah yang hidup.”

Dalam Roma 9: 27 hal Israel, alkitab berfirman, Israel juga mengalami seleksi dan yang dikehendaki Tuhan yang akan diselamatkan. 32. Israel tidak memilki iman hanya perbuatan. 33. hal ini telah dinyatakan Tuhan hal Israel akan tersandung dengan perbuatan dan logika tanpa iman.

catatan: Namun dalam perkembangannya saat ini banyak bangsa Israel telah percaya Yesus, karena sekelompok gereja Filadefia dapat menyampaikan kasihnya kepada Israel. Dan ingat bahwa Tuhan adalah konsisten, apa yang telah dijanjikannya akan dipenuhinya, khusus untuk Israel dengan tauratnya dan perbuatan tanpa imannya Tuhan memilki daliln-Nya sendiri.

27.Dan Yesaya berseru tentang Israel: “Sekalipun jumlah anak Israel seperti pasir di laut, namun hanya sisanya akan diselamatkan.31.Tetapi: bahwa Israel, sungguhpun mengejar hukum yang akan mendatangkan kebenaran, tidaklah sampai kepada hukum itu. 32.Mengapa tidak? Karena Israel mengejarnya bukan karena iman, tetapi karena perbuatan. Mereka tersandung pada batu sandungan, 33.seperti ada tertulis: “Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu sentuhan dan sebuah batu sandungan, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan.”

Apa yang dialami manusia saat ini dalam berbagai penderitaan, adalah bagian dari kehidupannya sendiri. Tidak ada satupun yang terlepas dari perhatian Tuhan, bagi setiap manusia yang berkenan di hadapan Tuhan. apakah itu bencana alam, kecelakaan dan rancangan kekacauan lainnya, semua itu dijauhkan dari mereka yang berkenan di hadapan Allah.

Keselamatan dan hukuman bukan hanya cerita neraka dan surga. Secara praktikal dunia juga memiliki neraka dan surga (dalam arti positif). Masuk penjara adalah neraka/maut juga namanya (dalam kondisi standar, bukan seperti di Indonesia ada penjara VIP). Keluarga bahagia dan sukacita kan surga juga namanya. Tuhan merancang kedamaian bagi setiap orang dan rancangan Tuhan adalah damai dan suka cita bukan kemalangan.

Alkitab adalah buku yg ditulis secara terbuka, disana ada cerita, ada sejarah, ada kesaksian dan lain-lian, artinya semua sudah terjadi dan digenapi oleh Tuhan. Bagi yang ibunya mantan pelacur dan anak-anaknya jadi orang setia, puji Tuhan anda selamat. Bagi Pelacur yang bertobat seperti Maria Magdalena, Puji Tuhan anda selamat. TAPI BUKAN BERARTI KITA DIPERKENANKAN MENJADI PELACUR KEMBALI BARU DISELAMATKAN KEMBALI, itu merupakan perbuatan yang mengakali dalil keselamatan Tuhan. Takutnya dia mati saat jatuh kedalam dosa dan akhirnya diselamatkan juga seperti dalam api disaat kedatangan Tuhan Yesus kedua kalinya.

Contoh Saulus orang yang menyiksa bahkan membunuh jemaat Tuhan mula-mula menjadi tobat bernama PAULUS, tetap kita tidak perlu menjadi Saulus dulu baru jadi Paulus, dan seharusnya kita bisa lebih hebat dari paulus……………….mengapa tidak (pasti ada yang berpikir sombong Bhtrg ini), tapi artinya kita ada peluang lebih baik dari Paulus. Karena hubungan dengan Tuhan dalah sangat pribadi.

Apakah ada orang 100% tidak berdosa selain Yesus? Mengenai orang yang 100% tidak berdosa, mungkin hanya Tuhan yang tahu, tapi kita harus ingat ada dosa yang tidak mendatangkan maut baik di bumi maupun di surga. Oleh karena itu setiap orang memilki kesempatan untuk tidak melakukan dosa yang mendatangkan maut. Kebenaran harus disampaikan agar siapa saja tahu bahwa Firman Tuhan itu benar adanya dan sebagai Human Manual.

Beda: Percobaan (dari Setan) dan Ujian (dari Tuhan)


Serahkan masalahmu pada Tuhan

Serahkan masalahmu pada Tuhan

Secara umum suatu peristiwa yang dialami seorang manusia sehingga mendapat masalah atau kesukaran hingga musibah dapat dibagi dua, yaitu sedang mengalami ujian dan sedang mengalami pencobaan. Dalam hal in secara umum disampaikan pada kitab Yakobus ditulis kepada 12 suku bangsa Israel yang terkait dengan hal tindakan dan perbuatan. Bagian dari bab ini menyiratkan membahas hal beda percobaan dan ujian. Dalam ayat ini dikatakan bahwa Pencobaan dan Ujian secara umum membuat kita tahan uji.

Yakobus 1: 3-4. Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, 4. sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.

Dalam hal ini secara umum percobaan dan ujian dapat dibedakan berdasarkan:
1. beda secara sumber
2. beda secara sifat
3. beda secara tujuan

Percobaan dan ujian itu terjadi dalam kehidupan kekeristenan kita, seorang kristen bisa saja sedang mengalami percobaan dan bisa saja sedang mengalami ujian, dari manakah sumbernya dan apakah ciri-ciri/sifatnya dan apakah tujuannya?

* Pada dasarnya seara umum Percobaan bersumber dari keinginan setan/iblis yang mengoda jiwa kita. Keinginan ini bersifatnya jahat dan membahayakan manusia dalam arti jatuh kedalam perbuatan dosa. Pada umumnya tujuannya mencobai manusia dan menjatuhkan manusia kedalam dosa hingga mendapat maut.

Orang yang tidak dapat mengendalikan jiwanya, keinginannya ketika ia dicobai maka akan mudah jatuh kedalam dosa. Dikatakan seorang sedang mendapat percobaan dan jika tidak kuat bisa saja mendatangkan dosa dan maut akibat dosa. Yakobus 1:13-15.

13 Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun. 14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. 15.Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

Ayat 16 Saudara-saudara yang kukasihi, janganlah sesat!

Kesesatan pada ayat 16 menunjukkan bahwa sumber kesesatan adalah iblis/setan yang mempengaruhi keinginan kita.

*Ujian pada dasarnya bersumber dari Tuhan, ujian ini kadang kala tidak kita sadari dan begitu sederhana. contohnya saja ketika kesetiaan kita diuji untuk memberikan bantuan dan pertolongan kepada yang sedang memerlukannya. Yesus mengatakan ketika Aku lapar engkau memberi aku makan, apakah kita setia dalam melayani Tuhan melalui pertolongan kita kepada orang yang memerlukannya? dan banyak lagi contoh lain didalam pergumulan kita, bahwa Tuhan membiarkan itu terjadi karena semua itu bersifat baik/membangun dan tentu saja bertujuan menyempurnakan pemahaman dalam kehidupan rohani dan iman. Apapun bentuk ujian yang kita alami itu akan meningkatkan pengenalan kita akan Tuhan dan rencana Tuhan didalam hidup kita. Kehidupan kita dapat diuji dari kegiatan kita dalam persekutuan/gereja dan juga dalam tugas pelayanan lainnya. selain itu juga pengaruh lingkungan yang kurang baik. Petrus 4 terkait dengan kehidupan gereja/manusia-manusia didalam gereja dan lingkungan.

1 Petrus 4: 9. Berilah tumpangan seorang akan yang lain dengan tidak bersungut-sungut. 10.Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah. 12.Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.

Mengapa kita mengalami percobaan dan mengapa kita dibiarkan dicobai? Percobaan itu bisa datang kapan saja, Tuhan tidak akan membiarkan kita dicobai kecuali dengan tujuan khusus. Tapi banyak pencobaan terjadi yang pada umumnya kita mengalami karena kita sedang diluar Tuhan. Karena kita sedang bermain-main diluar kehidupan kekeristenan kita. Kita dicobai oleh keinginan kita sendiri, jiwa kita yang bebas sedang bersekutu dengan kekuatan lain diluar Tuhan dan mempengaruhi kita. Jika kita melakukan keinginan itu kita jatuh kedalam dosa bahkan maut.

Lebih lanjut secara khusus, bahwa hidup di dalam pencobaan pernah di Alami Abraham (Kej: 22; Ibrani 11:17 sangat khusus dicobai oleh Tuhan sendiri yang terkait dengan dasar Iman orang percaya) dan beda dengan Ayub (kitab Ayub dicobai iblis atas seizin Tuhan), Yesus (Mat 4:), dalam hal iniTuhan memilki tujuannya sendiri (God Will) akan adanya pencobaan yang riil dari kekuatan iblis.

Namun jika kita sedang mengalami percobaan karena tujuan khusus Tuhan terhadap seperti terhadap mereka ini maka akan mendapat keuntungan/mahkota hidup:

Jakobus. 1 : 12 Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia. Ayat ini relepan bagi Abraham, Ayub dan Yesus, karena ditujukan pada 12 suku Israel.

Namun jika kita mengalami pencobaan atau sedang dicobai atau sedang jatuh dalam pencobaan oleh keinginan kita sendiri maka langkah yang pertama adalah bertobat dan kembali kepada Tuhan dan kembali hidup dalam persekutuan (gereja).

Roh dan Jiwa…. Sebuah Pemahaman


Spirit, Soul and Body

Spirit, Soul and Body

Manusia terdiri dari roh jiwa dan tubuh, secara rohani manusia dapat dibagi 2 yaitu

1. Manusia dengan roh, jiwa dan Tubuh. Manusia yang menghidupkan rohnya (orang-orang yang mengaku beragama dan percaya adanya kekuatan supra/Tuhan) .

2. Manusia dengan jiwa dan Tubuh saja. Orang yang tidak menghidupkan rohnya (mati secara rohani seperti ateis yang totally mengandalkan logika/jiwa/soul, roh itu ada tetapi tidak dihidupkan/mati).

Yang difokuskan dalam pembahasan ini adalah model pertama. Model pertama kelompok dengan manusia yang memilki roh. Namun permasalahan selanjutnya adalah kepada siapakah mereka membangun rohnya? Sorang Kristen membangun rohnya kepada Yesus. Yang lain membangun rohnya kepada Tuhan atau supra nya masing-masing, yaitu kepada roh roh lain, dan semua itu sangat jelas diterangkan dalam alkitab hingga kepada siapa yang berhak menghakimi setiap orang.

Mat. 12: 27; Lukas 11: 19 Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusirnya? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu.*

Artinya para penyembah setan akan dihakimi oleh roh sesembahannya.

Kembali ke pemahaman akan jiwa manusia. Jiwa itu ada selama seorang manusia itu masih bernyawa. Apakah matinya karena dirajam, ditembak, digantun, sakit, karena apapun juga tidak masalah, yang pasti jiwa mati seiring berpisahnya nyawa dengan badan.

Apakah arti jiwa (soul)? Jiwa adalah semangat, keingin tahuan (pikiran) emosi dan sebagainya. Kalau orang sudah mati apakah mereka masih memilki semangat, emosi dan keinginan. Semua telah mati.

Itulah Tuhan adalah Tuhan yang untuk yang masih hidup, agar Tuhan, Roh Kudus dapat mengendalikan Jiwa mereka agar tidak menghasilkan produk semangat yang jahat, emosi yang tidak terkendali, keinginan kotor dan sebagainya. Jadi Tuhan adalah Tuhan yang bagi manusia hidup kalau sudah mati tidak perlu lagi, semua orang mati sdh selesai secara jiwa, dan selanjutnya terserah Tuhan.

Bagaimana menjelaskan kedua ayat Wahyu di bawah ini hal jiwa.

Wahyu 6 : 9. 10 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kelima, aku melihat di bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh oleh karena firman Allah dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki.

Wahyu 20:4Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun.

Dari kedua ayat diwahyu ini jelas dikatakan jiwa-jiwa yang mati, telah dibunuh. Kedua ayat itu relevan dengan penjelasan di awal paragraf akan jiwa yang mati.

========================================================
Lalu apanya yang tetap hidup?

Yang hidup adalah rohnya, yang kekal adalah roh manusianya.

Seperti Jiwa dan Roh demikian sendi/tulang dan sumsum, tulang sudah terpengal artinya sudah remuk maka tulang itu sudah mati tetapi karena sumsum masih berfungsi dan ada masih dapat di selamatkan. Karena fungsi sumsum sangat penting sebagai fungsi hidup dari sistem syaraf dan fungsi tranfer lainnya didalam tulang. Dalam hal ini, manusia yang tidak percaya kepada Tuhan sama seperti orang yang hanya ada tulang namun tidak memiliki sumsum, jiwa mereka ada tetapi roh mereka mati. Di saaat mereka mengalami kematian jiwa maka tidak ada yang dapat diselamtkan karena, tulang itu mati dan kering.

Dengan mempelajari alkitab lebih lagi kita dapat memahami hal beda jiwa dan roh seperti tertulis pada ayat dibawah ini:

Ibrani 4: 12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

===============================================

Lalu apanya manusia yang dipengaruhi oleh Tuhan, oleh Roh Kudus?

Yaitu roh-manusianya. Agar roh manusia nya senantiasa berkontak (satu frekwensi) dengan Roh Tuhan, sehingga ketika manusia itu memilki roh yang berkontak, mereka akan menghasilkan pemikiran, semangat jiwa yang benar, sehingga perbuatan sesuai dengan kehendak Tuhan.

Disinilah pentingnya roh itu, dan seberapa besarkah roh manusia itu itulah yang menjadi hal yang berharga untuk modal meraja bersama Yesus di Kerajaan Surga.

Dari referensi alkitab. Roh manusialah yang bersifat abadi, jiwa mati disaat nafas lepas dari raga.

Yohanes 10 ayat 28. 1 Korintus 5:5 agar rohnya diselamatkan pada hari Tuhan. Artinya roh-roh manusia lah yang kekal dan bukan jiwa manusia. 1 Korintus itu jelas dikatakan diselamatkan pada hari Tuhan, artinya roh manusia itu dipelihara Tuhan dan akan mengalami pengadilan sesuai perbuatannya di hari kedatangan Yesus kedua kali.

Yohanes 10:28 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. 1 Korintus 5: 5 orang itu harus kita serahkan dalam nama Tuhan Yesus kepada Iblis, sehingga binasa tubuhnya, agar rohnya diselamatkan pada hari Tuhan.

======================================================

Lebih dalam hal pemahaman hal wahyu 6:9 dan 20:4 itu, dikatakan disana Mezbah berada diluar pelataran luar kemah pertemuan dan Bait Suci, pelataran luar melambangkan bumi. Karena itu ” di bawah Mezbah” berati dibawah bumi, tempat jiwa kaum saleh martir berada. Inilah tempat firdaus yang dituju oleh Tuhan Yesus setelah Ia wafat (Luk 24:23). Tempat itu berada di dalam rahim bumi (Mat 12:40). Merupakan bagian dari alam maut (Kis. 2: 27) dunia orang mati.

Artinya bahwa jiwa mereka masih berada dibumi mereka adalah mati, tetapi roh mereka ada dimana? Roh merekalah yang kekal sebagai identitas mereka disaat kedatangan Tuhan yang kedua kali. Jiwa mereka mati terkubur, dan identitas mereka adalah roh mereka karena Tuhan mengenal roh kita, baca Amsal 20:27 Roh manusia adalah pelita TUHAN, yang menyelidiki seluruh lubuk hatinya. Dan ayat yang kita bahas sebelumnya jelas mengatakan roh manusia dipelihara Tuhan hingga kedatangannya kembali.

Coba kita lihat orang yang bertanya kepada (Mat 22: 20 han) Yesus hal Surga wanita dan banyak suami saling bersaudara, Yesus katakan kamu sesat, di surga seperti malaikat, karena disana nanti kalau masih urusan jiwa yang fana ini, pasti keinginan sex itu akan ada, namun dengan jelas dikatakan tidak ada lagi urusan seperti itu, karena memang sdh melulu roh. Ingat juga Adam dan Hawa sebelum jatuh, berapa lama mereka telanjang bersama di Eden namun mereka tidak melakukan apa hal seks, karena mereka dikuasai atau hidup didalam roh.

=========================================================================

Demikianlah roh dan jiwa.

Hal BUMI dan SURGA itu sama dengan HAL JIWA dan ROH; JIWA DI BUMI DAN ROH DI SURGA, karena hanya yang dari surga dapat kembali kesurga. Manusia memilki unsur bumi dibuat dari debu tanah, dan dihembuskan nafas oleh Tuhan sendiri pada penciptaan Adam, dari pertemuan antara debu tanah dan nafas ilahi itulah Adam memilki jiwa, namun jiwa adam lebih dikuasai roh, sebelum dia jatur kedalam dosa bersama Eva. Nafas/roh yang dihembuskan Tuhan itulah berasal dari SURGA dan dapat kembali ke SURGA. Roh itulah image Allah pada manusia, tanpa roh manusia kehilangan image/gambar Allah.

Mereka yang memilki Roh dan jiwa yang dikuduskan Bapa akan terangkat dimasa akhir zaman kasih karunia. Dan Orang-orang percaya akan diproses lebih dahulu. Sisanya bagi yang suam-suam kuku, diproses nanti disaat Yesus meraja di 1000 tahun dengan mempelainya yaitu kaum pemenang (gereja). Dan mereka yg berdosa telah dimurnikan maka bersama-sama masuk dalam New Jerusalem, langit baru bumi baru.

=====================================================

Tuesday, May 10, 2011

Diskusi Hal Roh, Jiwa dan Tubuh Manusia dan Surga serta Kerajaan Surga


Kemana perginya roh manusia

Kemana perginya roh manusia

Ini adalah tanya jawab hal Roh, Jiwa dan jiwa Manusia dan Surga serta Kerajaan Surga. Dimulai dari pernyataam seorang teman disebuah milis.

SG: Kita kembali ke dasar iman Kristen, Pengakuan Iman Rasuli : “Kebangkitan daging” ada yang menggunakan “kebangkitan orang mati”. Intinya, kata guru si meteh surat, menegaskan bahwa ada kehidupan baru setelah kematian (anggapan orang pada zaman para rasul kematian adalah akhir dari kehidupan). Setelah mati, ya selesai. Tidak ada apa-apa lagi. Mereka mentertawakan adanya konsep kehidupan setelah kematian.

BHTRG: Itulah sebabnya kita harus dapat membedakan antara Roh dan Jiwa, serta Surga dan Kerajaan Surga dan KERAJAAN ALLAH. Kebangkitan daging/tubuh itu akan terjadi di bumi dan bukan di surga. Karena kerajaan Surga itu di bumi dan para kaum kudus akan turun dari langit, meraja di bumi 1000 tahun itu di bumi dan bukan dilangit/surga. Jiwa akan tetap tinggal dibumi. Kehidupan setelah kematian adalah setelah terjadinya pengangkatan saat Yesus menanti di langit, lalu ada masa anti-kris dan selanjutnya akan turun beribu-ribu dari langit kaum KUDUS untuk meraja dan memurnikan yg suam kuku seperti dikatakan dalam kitab Yudas, sebelum turunnya kota suci Jerusalem baru, langit baru bumi baru.

Note: kerajaan ALLAH adalah dari keabadian lampau hingga keabadian yang akan datang, dari sejak bumi belum diciptakan hingga Yerusalem Baru. Diantara itu ada zaman sebelum taurat, zaman hukum taurat, zaman kasih karunia (saat ini), zaman Kerajaan 1000 tahun dan masuk ke Yerusalem Baru, keabadian yang akan datang. Dalam zaman kasih karunia saat ini akan diakhiri dengan masa waktu anti kris. (ref)

Surga tempat Tuhan bertahta dan kerajaan surga adalah dalam proses pembentukan pada masa ini. Kerajaan surga terkait dengan mempelai anak domba, yaitu Gereja-rohani. Pesta anak domba itu akan terjadi dibumi di Kerajaan Surga. Tuhan Yesus menyongsong mempelainya di langit dan akan Turun besama mempelainya untuk meraja di Kerajaan surga di bumi selama 1000 tahun, memelai Yesus adalah Gereja rohani/kaumpemenang/kaum kudus yang telah dimuliakan Bapa.

SG: Dalam kebangkitan itu manusia (yang percaya) diberikan tubuh yang baru. Yesus bangkit dari kubur Dia memiliki tubuh yang baru, dan tubuh adalah tempat jiwa dan roh bersatu. Kalau ada tubuh baru tapi tidak ada jiwa maka tubuh itu hanya tubuh semata (gerobak doang). Orang yang hidup secara biologis tapi jiwanya sakit (sakit jiwa) apakah dia mempunyai kesadaran diri secara baik? Jelas tidak.

BH: Ya demikian, bukan hanya jiwa yang di kembalikan juga tubuh, namun semua itu akan terjadi dibumi. Masa pemurnian bangsa pilihan, seperti perumpamaan Yesus hal kerajaan Surga dalam Pesta anak raja, dan yang tidak siap itu akan mengalami kertak gigi dan diselamatkan seperti dari dalam api. Jadi orang-orang yang suam kuku itu mendapat hukuman sehingga murnilah mereka. Sedangkan yang sudah terangkat pastilah sdh Kudus, dan itu adalah hak Tuhan, dan mereka yang akan turun dari surga untuk meraja.

Belajar dari benih Daud yang ditanamkan pada Maria ibu Yesus, itu adalah benih yang dipilih TUhan. Ini sebuah proses Tuhan yang menjadi manusia. Belajar dari Lazarus yang sudah bau bangkai, apalah susahnya bagi Tuhan membangkitkan tubuh yang mati dengan keadaan semua baru dan jiwa dan roh yang sudah dikuduskan. Namun alkitab sdh memiliki dalilnya sendiri hal kebangkitan orang mati bahkan terangkat ke surga.

Wah defenisi sakit jiwa apa ada ya didalam alkitab? Orang sakit jiwa atau jiwanya tergangu, bisa banyak hal penyebabnya bang, bisa stress, bisa narkotika, dll, dan itu tentunya sdh diluar yang dinginkan Tuhan. Jiwa disini tentunya adanya kesadaran yang mencari Tuhan, jiwa yang merasakan adanya kekuatan lain diluar dirinya dalam arti positif. Dan beda dengan kerasukkan.

SG: Kalau jiwa mati saat manusia meninggal, maka Yesus yang bangkit itu tidak memiliki jiwa dan naik ke surga tanpa jiwa. Padahal Yesus adalah Tuhan dalam rupa manusia. Dia Tuhan tapi juga manusia. Berati Dia memiliki jiwa. Dia bisa marah dan menangis juga. Dia bisa merasakan kelemahan dan penderitaan kita. Bedanya dengan kita, Dia tidak berdosa. Dia adalah Adam kedua. Pasti mempunyai jiwa. Dia taat. Tanpa jiwa manusia tidak bisa taat.

BH: Rev. Agustine mengatakan kalau lihat Yesus harus melihatnya setelah kebangkitannya sehingga kita dapat melihat pekerjaanNYA sebagai Tuhan. Jadi dalam kasus Yesus sangat berbeda, Dia adalah TUHAN, apa yang terjadi di dalam Yesus adalah sebuah contoh agar kita mengenal arti kematian dan hidup di dalam Tuhan, dan kehidupan yang abadi. Hal ini juga dilakukan kepada Elias tetapi effek pemahamannya pada PL saat itu tidak sempurna karena Elias juga tidak sempurna dalam kehidupannya sehingga itu berulang kembali didalam Yesus. Kita tidak dapat mendefenisikan jiwa Yesus, mendefenisikan jiwa Yesus yang adalah Tuhan saya rasa kita bisa salah. Namun begitulah Yesus yang mati dan dibangkitkan dari antara orang mati. Yesus kembali bangkit dengan tubuh yang sedemikian, alkitab bilang seperti hantu dimuliakan Bapa lalu naik kesurga. Kata kuncinya sesunguhnya dimuliakan Bapa, Karena jika Tuhan berkehendak semua terjadi.

Adam kedua dan Adam, menurut referensi yg saya punya hanya menekankan pada PENCIPTAAN LANGSUNG yang terakhir. Jesus the last Adam, Tuhan ingin memulihkan pemahaman manusia adalah kudus melalui Adam ke2 yaitu Yesus, bahwa manusia memiliki kekudusannya sendiri di dalam Yesus.

SG: Kalau jiwa mati ketika tubuh mati, apakah Lazarus yang sudah meninggal selama 4 hari (tubuhnya sudah berbau bususk) yang kemudian dibangkitkan oleh Yesus tanpa jiwa? Ataukah jiwanya yang sudah mati dan binasa itu dikembalikan oleh Yesus? Si orang kaya yang masuk neraka itu pasti memiliki jiwa sehingga bisa merasakan penderitaannya dan meminta agar disampaikan kepada keluarganya yang masih hidup. Jiwa tidak pernah mati. Mereka yang akan masuk surga meraskaan suka cita dalam persekutuan dengan Tuhan untuk selamanya, mereka yang masuk neraka mengalami penderitaan yang tidak berkesudahan.

BHTRG: Ya kasus Lazarus, kita harus kembali mengenal apa artinya jiwa, menurut referensi saya jiwa adalah semangat. kehendak, emosi, logika dan sebaginya. Saat Lazarus meninggal dia tidak lagi memiliki itu semua, bahkan sdh bau bangkai. Namun Tuhan TURUT CAMPUR di sini merupakan hal yang luar bisa, kisah ini sama dengan kisah Yesus adalah Tuhan yang membentuk dan memberikan nafas kepada Adam. Bukan saja merestore jiwanya tetapi memulihkan tubuhnya yang sdh busuk. dan setelah itu dia kembali memilki jiwa, semangat dan sebaginya.

Hal Lazarus orang miskin mati dan duduk dipangkuan Abraham dan orang kaya didalam ALAM MAUT. Menurut referensi saya ini adalah pengajaran ” memperingatkan orang kaya”, disana Tidak Ada Dikatakan Hal SURGA, malah disana dikatakan jelas hanya beda posisi letak saja, di bawah dan di atas.

SG: Kalau dikatakan bahwa jiwa tidak punya tempat di surga, Elisa yang diangkat ke sorga hidup-hidup, apakah jiwanya dilepaskan di tengah perjalanan?

BHTRG: Itulah misteri perjanjian lama, dan ini terjadi sangat langka, dan Tuhan pasti memiliki Tujuan Khusus untuk itu. Dalam studi tentang Elias ini, jelas tersirat bahwa Nabi Elias memiliki ROH yang sangat besar, dan apakah roh itu telah mengalahkan jiwanya? Saya juga kurang faham bang, karena ndak ada di bahas, tapi gimanalah kita mau membicarakan surga dan dimensi surga kalau kita juga masih di bumi. tentunya hanya dari alkitab yang kita imani. Yang pasti Surga adalah Tempat Tuhan, Tuhan adalah Kudus dan apakah Elias sudah mengalami dimensi surga karena dimuliakan seperti akhirnya menjadi pengetahuan akan kenaikan Yesus, ini saya tidak ada referensi. Tapi ada saatnya orang-orang Kudus yang masih hidup akan terangkat dan yang mati juga akan terangkat. Dan mereka juga akan Turun UNTUK MERAJA selama 1000 tahun setelah masa ANTIKRIS, artinya ada perubahan dimensi disana, dan kita tahu bahwa kehendak Tuhan dapat mengubah apa saja.

SG: Dalam 2 Krointus 12 : 2 – 4 Rasul Paulus mengatakan telah pernah naik ke surga (walaupun ia menyebut orang lain).

2Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau — entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya — orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga. 3 Aku juga tahu tentang orang itu, — entah di dalam tubuh entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya — 4 ia tiba-tiba diangkat ke Firdaus dan ia mendengar kata-kata yang tak terkatakan, yang tidak boleh diucapkan manusia.

BHTRG: kalau kam baca pada ayat 4 firdaus disana tidak sama dengan firdaus pada wahyu 2:7 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Allah.”* ini mengacu kepada wahyu 3:12 hal Jerusalem baru (menurut ref).

Firdaus dalam pernyataan Paulus itu adalah untuk menyatakan hal yang menyenangkan, membangakan atau istilah ref. bermegah. Langit ketiga itu dinyatakan sebagai tempat Yesus saat ini (Efesus 4: 10 dan Ibrani 4:14) yang menjadi persoalan adalah apanya Si X itu yang kesana, walaupun dalam catatan kaki ini adalah Paulus sendiri untuk menyenangkan hati sebagai ciptaan baru dan ia bermegah didalam Kristus, karena Paulus mampu mengalahkan ciptaan lama keinginan dagingnya.(ref)

Saya sendiri berpendapat mengacu kepada diluar Tubuh, maka jiwa yang sudah dikuasai roh itu mungkin juga dapat sampai ke langit ketiga. Karena ini sebagai perjalan rohani seorang Paulus, seharusnya dengan jiwa yang sdh dikuasai roh yang suci, dan dalam hal ini tentunya kembali ke bumi/ketubuh.

Note: Berdasarkan waktu terjadinya perumpamaan Lazarus dipangkuan Abraham itu dimana Abraham masih di Alam maut Abraham dalam penantiannya bersama orang-orang kudus disaat itu di PL, dan sekarang mugkin saja rohnya telah disurga, karena saat Yesus mati Ia pergi ke alam maut mentahirkan mereka dan saat ini rohnya sudah di sugra. Jiwa jiwa di bawah Mezbah itu juga tentunya rohnya dapat ditahirkan oleh Tuhan dan terangkat sekarang berada disurga, tetapi dalam Wahyu 6 itu jelas ditekankan keinginan jiwa yang telah mati untuk dibangkitkan dan meraja bersama Yesus di kerajaan 1000 tahun. Jadi Jiwa tetap di bumi dan roh kembali ke surga.

Namun hal Jiwa dan ROh serta hal Surga dan Kerajaan Surga bahkan Yerusalem baru, itu harus benar-benar dimengeri dahulu.

SG: Renungan berikutnya : apakah di surga orang masih saling mengenal?

BHTRG: Hal surga, tentunya ini sdh bicara dunia roh, atau sehingga akan menemukan banyak keterbatasan, Yesus mengatakan seperti malaikat hidup disurga.

SP: Menjelaskan hal apa yang terjadi di surga.

BHTRG: Seperti yang dijelaskan Pak SP, kita sedang masuk membahas misteri Tuhan tentunya referensi terbaik adalah pernyataan Yesus sendiri, seperti disuga hidup seperti malaikat, dan syarat masuk surga adalah dimuliakan BAPA, lalu surga adalah Alam Roh, karena Tuhan adalah Roh dan Tuhan berada disurga.

Kerajaan Surga juga dengan jelas disampaikan oleh Yesus, dan itu semua terjadi di bumi.

Saya hanya mengikuti referensi dan alkitab yang saya baca dan saya mengamenkan bahwa Hanya yang berasal dari surga kembali kesurga, pertemuan debu tanah dan nafas (nyawa+roh) menghasilkan jiwa pada penciptaan Adam adalah di bumi. Dan satu satunya yang berasal dari surga adalah roh/kesah yang dihembuskan Tuhan bersama nyawa manusia itu.

Saturday, May 7, 2011

Yudas Sipenghianat Ada dalam Gereja


Gereja dan manusianya

Gereja dan manusianya

Gereja sebagai organisasi dunia dan rohani memiliki berbagai ragam jenis manusia dengan motivasi yang berbeda pula. Sejumlah orang adalah dengan sungguh ingin bersekutu dan berbakti di dalam Tuhan melalui gereja. Ada yang rela berbagi waktu dengan aktifitas gereja. Ada yang menyumbangkan hartanya untuk pelayanan gereja. Ada yang rajin dalam pelayanan dan tugas diakonia. Ada yang sibuk dengan administrasi dan juga urusan fisik gereja. Tapi ada juga yang tidak jelas tujuannya bahkan mengambil keuntungan dari gereja.

Yesus dengan murid-muridnya dan orang disekitarnya merupakan salah satu model dari gereja. Dalam sebuah penafsiran alkitab dikatan bahwa Yesus memberikan contoh yang benar akan penghidupan gereja, dan Yesus merupakan kepala GEREJA.

Renungan yang terbaca terbaca pagiini di saat Yesus berada di rumah Lazarus sebelum Ia menaiki keledai muda, digambarkan sebagai GEREJA (Yohanes 12), digambarkan pada penjelasan kaki alkitab, ini adalah cermin sebuah gereja karena disana ada:

1. Lazarus yang sangat mengasihi Yesus, yang dihidupkan kembali oleh Yesus.

2. Ada Maria yang mencuci kaki Yesus dengan minyak yg mahal.

3. Ada Marta yang rajin mempersiapkan segala sesuatu dalam banyak kegiatan bersama.

4. Di sana juga ada Judas Iskariot yang di pengaruhi oleh luaran (satan).

5. Disana juga banyak orang yang datang hanya sekedar ingin melihat Lazarus yang bangkit dari kematian, bukan ingin bertemu Yesus.

Dalam renungan ini secara implisit inilah keadaan gereja yang terwakili saat ini menurut pembahasan ayat tersebut. Gereja dipenuhi dengan orang yang datang bukan untuk mendapatkan keselamatan, namun untuk mencari teman, Datang untuk melihat-lihat apa yang baru dan apa yang menarik, Datang untuk mendapatkan penghiburan jiwa melulu (no.5).

Kejahatan dan penyimpangan (no.4) juga terjadi didalam gereja oleh oknum-oknum tertentu, seperti Yudas yang sukamengelapkan keuangan disaat itu (baca Yohanes12:6), hal ini juga terjadi dimana-mana. Orang datang kegereja dengan motivasi yang salah akan menghasilkan buah yang salah.

Seorang jemaat yang menceraikan istrinya dan ingin menikah lagi dan ingin tetap tinggal digereja, inilah jenis manusia yang ada didalam gereja tetapi tidak mengikuti aturan Tuhan Yesus. Orang ini tidak sadar dalam kehidupannya di dalam gereja akan meracuni gereja dengan perbuatannya. Sejumlah gereja juga sekarang dengan sesuka hati menerima orang-orang seperti ini, gereja semakin jauh dari kekudusan. Bagaimana mungkin Tuhan memberkati 2 bejana, padahal Tuhan adalah Ya dan Amen.

2 Kor. 5: 18 Demi Allah yang setia, janji kami kepada kamu bukanlah serentak “ya” dan “tidak”. 19 Karena Yesus Kristus, Anak Allah, yang telah kami beritakan di tengah-tengah kamu, yaitu olehku dan oleh Silwanus dan Timotius, bukanlah “ya” dan “tidak”, tetapi sebaliknya di dalam Dia hanya ada “ya” 20. Sebab Kristus adalah “ya” bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan “Amin” untuk memuliakan Allah.

Dalam kehidupan gereja mengikuti aturan gereja adalah mengikuti aturan Tuhan yaitu YA dan Amen. Sebuah keputusan yang mengundang Tuhan sebagai saksi adalah harga mati. Hanya kematian yang dapat memisahkan.

Gereja dengan orientasi organisasi dan bukan rohani mengalami dilema kemanusiaan, namun jika dilema ini dimenangkan oleh aturan manusia dan bukan Tuhan maka semua sedang menuntun kepada penghukuman. Banyak terjadi kasus seperti ini dan akhir ceritannya adalah sebuah kehancuran dan bahkan kematian orang yg terlibat di dalamnya.

Seperti kehidupan gereja yang digambarkan di awal tulisan ini, maka setiap orang seharusnya kembali kepada kesucian hubungannya dengan Tuhan dan jangan bermain-main dengan dosa didalam gereja atau anda siap menangung hukuman Tuhan. Sudah banyak fakta yang terjadi dalam pengalaman penulis selama hidup digereja orang-orang yang seperti Judas mendapat hukuman baik langsung maupun tidak langsung.

Friday, May 6, 2011

Kemanakah Perginya Roh Osama bin Laden


Osama dan Perjuangannya

Osama dan Perjuangannya

Suatu diskusi cukup hangat dikalangan kristen diberbagai website, ketika Vatikan melalui juru bicaranya seperti termuat dibawah ini.

=================================

VATICAN CITY, KOMPAS.comOrang Kristen harus berdoa bagi jiwa Osama bin Laden meskipun ia merupakan musuh mereka karena pengampunan merupakan kunci ajaran Kitab Suci Kristen. Kardinal Perancis Albert Vanhoye (87) mengatakan hal itu kepada harian Italia, Il Messaggero, dalam sebuah wawancara yang diterbitkan Rabu (4/5/2011).

“Saya telah berdoa untuk jiwa Osama bin Laden. Kami harus berdoa untuk dia sama seperti kami berdoa bagi para korban 11 September. Itu yang Yesus ajarkan kepada orang Kristen,” kata Kardinal Vanhoy.

=============================================================================

Pernyataan ini mengudang banyak orang bertanya.

Apakah Yesus memang mengajarkan pengikutNya untuk berdoa bagi jiwa orang yang sudah meninggal seperti kata Kardinal itu?

Yang lain mencoba menjawab:

Memang Katholik mendoakan org yg sdh meninggal sama halnya Paus yg meninggal ditentukan dikemudian hari apakah dia orang suci atau tidak. Sebagaimana umat muslim demikian jg Katholik berdoa bagi arwah agar diterima Allah. Namun bagi kaum Protestan org yg sdh meninggal tlh putus hubungannya dgn yg hidup di dunia dalam sudah selesai. Nantinya Tuhan akan datang untuk meminta pertanggung jawaban yang hidup dan yang telah mati. Kita yg hidup tdk bisa berbuat apa2 lagi bagi mrk yg sdh meninggal.

Ada yang berpendapat lebih ekstrim:

Berita dri kompas ini secara tidak langsung memperlihatkan kepada kita salah seorang pemuka agama yg akan melahirkan bidat. Bidat adalah ajaran sesat/salah yg dpt lahir murni dri ideologi manusia atapun campuran ideologi manusia dgn ajaran Tuhan dlm bentuk/pakaian keagamaan. Perhatikan kalimat Yesus mengajarkan kpd kita utk mengampuni betul ada di Firman Tuhan, ada pada isi doa bapa kami. Tetapi apakah Yesus mengajarkan kpd kita berdoa utk mengampuni orang mati?

Alkitab yg dimana pengejewantahan daripada Firman Tuhan tidak mengajarkan orang Kristen utk mendoakan orang mati hanya supaya orang tsb di beri pengampunan. Pada saat seseorang sdh mati dia sdh masuk ke dalam lingkupan kedaulatan Allah yg damana doa orang suci sekalipun tidak dapat mengubah pendirian Allah supaya Allah dpt lebih berbelas kasihan. Pengampunan dri Allah itu datangnya atas inisiatif Allah sendiri. Pengampunan diberikan olehNya pada saat manusia masih hidup atas inisiatif Allah pribadi (Doktrin sifat Allah yg adil kasih).

Ada yang bertanya.

Apakah katolik masih hitung-hitungan pahala atau yg dilakukan Vatikan hanya sebatas “politically correct speech?”

Ada yang menjawab:

Katanya, bulan November dikhususkan oleh umat Katolik untuk mendoakan orang yang sudah meninggal dan mereka mengenal Api Penyucian atau purgatorium. Jadi ucapan Kardinal itu bukan sekedar utk mengambil hati kelompok lain tapi memang doktrin Katolik begitu - bertentangan dengan doktrin gereja Reformasi.

Pertanyaan yang sedikit lugu datang dari seorang teman:

Soal berdoa buat osama yang sudah mati, buat saya adalah harapan supaya jiwa osama bertemu dengan Kristus sang penyelamat soal keselamatan tergantung dari Yesus jalan keselamatan itu sendiri. Statement “Berdoa bagi jiwa Osama”, juga harapan supaya mereka yang bakal atau sudah seperti Osama dapat menyadari keselamatan yang adalah anug’rah semata-mata hanya dari Yesus jalan keselamatan tersebut.

Secara umum penulis menangapi hal ini.

Bahwa pernyataan “mendoakan jiwa Osama” adalah sebuah kesalahan. Jiwa Osama telah mati seiring lepasnya nyawa dari daging. Karena pertemuan antara nyawa dengan daginglah menghasilkan jiwa. Lalu apakah selama Osama hidup dengan jiwanya ia menghidupkan rohnya/rohaninya? Dan kepada ROH siapakah Osama mengabdikan roh-manusianya. Inilah yang menjadi kunci.

Karena Tuhan melihat manusia memlalui roh-manusianya, seberapa besarkah roh-manusia seorang manusia akan menentukan kemuliaannya di Kerajaan Surga. Menurut Yohannes 10:28 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Bagi orang yang diselamatkan oleh Allah BAPA maka mereka akan menjadi kekal, kematian sekalipun tidak dapat membinasakan mereka, karena mereka memiliki roh yang bersifat kekal.

Jadi mendoakan Osama oleh orang kristen adalah pilihan bebas, namun dalil keselamatnnya sudah jelas dalam alkitab. Apa yang ditunjukkan Osama selama hidupnya menunjukkan dia mengenal Tuhan dengan benar? Apakah buah-buah yang ditunjukkan Osama buah kasih dari pertobatan apalagi sebagai bangsa pilihan? Jika Osama ada didalam itu namun ia melakukan kesalahan akan pengenalannya kepada Tuhan maka seperti Judas murid Yesus, Osama akan kembali ke nenek moyangnya.

Namun jika Osama tidak mengenal jalan rohani didalam Yesus maka Osama dengan segala perbuatannya apakah itu diangap pahala atau dosa diuji dan dihakimi menurut hukum yang kepada siapa dia (seseorang) tunduk/patuh. Jika benar ia bukan dan tidak mengenal jalan Tuhan melalui Yesus maka Tuhan didalam Yesus tidak perlu menghukum dia, biarlah Tuhan-nya yang menghukum dia jika ternyata keyakinanya selama ini menghasilkan dosa. Jika beliau diluar sistem Tuhan yang dikenal oleh kaum Keristen, Tuhan tidak akan ambil bagian dalam menghukumnya selama dia tidak menghalangi pekerjaan Tuhan didalam Yesus.

Maksudnya supaya kita jangan berpikir sempit, sedikit-sedikit Tuhan, segala sesuatu kematian dihubungkan dengan Tuhan, padahal banyak sekali manusia yang tidak memilki hubungan dengan Tuhan. Orang mati karena hubungan sebab akibat, misalnya seorang penjahat mati tertembakpolisi karena merampok, itu adalah sebab akibat dan Tuhan tidak terlibat disana. Sama halnya dengan Osama, kematian Osama sebagai target US adalah akibat beliau diangap teroris sehingga apakah Tuhan terlibat dengan kematian Osama? Apa yang terjadi pada Osama merupakan resiko dari perbuatannya atau minimal yang dituduhkan kepadanya.

Sejumlah orang mendoakan leluhurnya yang sdh meningal, karena leluhurnya memberikan teladan yang baik kepada mereka. Mereka mendoakan rohnya, mereka berdoa masuk kedalam dimensi rohani, dimensi Roh. Karena mereka yakin rohnya kekal (Yoh 10:28) dan juga roh-mereka Tuhan pelihara. 1 Korintus 5: 5 orang itu harus kita serahkan dalam nama Tuhan Yesus kepada Iblis, sehingga binasa tubuhnya, agar rohnya diselamatkan pada hari Tuhan. Ayat tersebut jelas mengatakan hal kekekalan dan hal roh, roh manusia adalah kekal, namun apakah Tuhan mengenal roh Osama? Disana masalahnya. Jiwa Osama telah mati tetapi rohnya kembali kepada siapa ia mengabdikan rohnya.

Tuhan tidak sesederhana pemahaman kita, bisa saja Osama mengalami perubahan diakhir hayatnya dan secara rohani dia dimenangkan. Banyak misteri dari kehidupan yang secara roh/dimensi roh diluar pemahaman manusia. Namun tentunya diperlukan pengetahuan yang benar akan Tuhan agar tidak menyimpang. Ini sekedar sebuah pemahaman.