INDAH HARI-HARI BERSAMA TUHAN

Mungkin ini adalah suatu cara yang diberikan Tuhan kepada saya untuk menyampaikan pengalaman dalam mengenal dan menikmati Tuhan.
Saya merasakan masih banyak sekali diantara kita yang sulit mengenal Tuhan secara riil, hal ini saya rasakan ketika kita melihat/mencoba melihat Tuhan dari sudut yang berada di luar Tuhan.
Pada Tulisan saya ini saya mengajak kita melihat Tuhan dari sudut Tuhan yang adalah Roh, melalui pemahaman lebih lagi akan Prinsip Roh itu sendiri.

Saturday, July 13, 2013

Memakan bekas Persembahan apakah dosa? Kasus di Taiwan

Makanan yang telah Kita bawa dalam DOA

Di Taiwan ini orang menyembahkan persembahannya entah apa saja didepan usahanya/tokonya. Contoh buah, roti dan banyak lagi. Kita tidak tahu apakah mereka mengabiskan semua persembahan mereka atau masih tetap menjualnya. Namun secara logika biasa kita dapat mengatakan adalah WAJAR KALAU MEREKA MENDOAKAN SEMUA JUALANNYA dan sebagian mempersembahkannya dan menjualnya kembali, karena keinginan mereka tentunya ingin mendapat berkat dan jualan mereka laku/dibeli orang.

Wahyu 2: 20 Tetapi Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala.*

Contoh sederhana pengusaha kedai nasi taiwan menjual makanan dan mendoakan makanannya dengan keyakinannya agar laku, lalau kita datang dan makan disana padahal makanan yang telah didoakan mereka dengan keyakinan mereka apakah kita berdosa memakan makanan itu?

Atau jika apa yang telah mereka persembahkan itu lalu mereka jual kembali misalnya si penjual juice dan kita datang membelinya dan kita memakannya, apakah itu menjadi dosa bagi kita karena itu telah dipersembahkan kepada leluhur/dewa/tuhan mereka?

Jika kita mengikuti alkitab di perjanjian lama (PL) maka kita sdh sangat berdosa memakan sisa persembahan. Dan ini merupakan sebuah pelarangan yang tegas.Namun disisi lain Alkitab di perjanjian baru  (PB) menyatakan bahwa ROH YANG ADA PADA KITA LEBIH BESAR DARI SEGALA ROH YANG ADA DI DUNIA INI, artinya untuk hal ini didalam PB, kita telah diberikan pengertian akan SIAPA KITA dan siapa mereka. Bahwa di dalam TUHAN kita memilki roh yang lebih besar dari sekedar sesembahan mereka. Di dalam Yesus, roh kita memilki kuasa dari segala roh yang ada di muka bumi ini.

I yoh 4:4 Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, z  dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu;a  sebab Roh yang ada di dalam kamu, b  lebih besar 1  dari pada roh yang ada di dalam dunia. 

Dalam hal ini tentunya kita harus berdoa didalam hati kita dan mendoakan agar apa yang kita makan itu diberkati oleh TUHAN didalam nama YESUS. Disinilah sebuah pemahaman pentingnya pengajaran akan firman TUHAN yang menjadikan kita tidak kaku tetapi dapat melihat lebih bijaksana akan hal ini tentunya karena kita memilki hikmat yang dari TUHAN/Alkitab.

IMAN: Bible Study di Group Kawankita Tainan Taiwan

Sebuah Pondokan di An Ping Beach Taiwan
Iman (Ibrani 11) "Murid Kristus yg percaya namun tidak melihat"?
PL è Zaman Yesus è Kita saat ini
Zaman PL è Allah è Malaikat è Nabi-Nabinya
Zaman Yesus (PB + Roh Kudus) è 12 murid + Rasul-rasulnyaè Israel dan sekitarnya 
Kita saat ini è PL + PB + Roh KUDUS
Iman “ Percaya tanpa melihat”
I.   Apakah Iman?

Ibr. 11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. 

Apa Fungsi Iman?

·         Kita diberikan pengertian (Yesaya 11:2/roh pengertian)
Ibr. 11:3 Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.
·         Kita memberikan yang terbaik untuk TUHAN (Luk 18:28)
Ibr. 11:4 Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati. 
·         Kita akan menerima kemuliaan dari TUHAN.  (Luk 18: 29-30)
Ibr. 11:5 Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan, karena Allah telah mengangkatnya. Sebab sebelum ia terangkat, ia memperoleh kesaksian, bahwa ia berkenan kepada Allah. 
Ibr. 11:6 Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia. 11:7 Karena iman, maka Nuh--dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan--dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya.
·         Kita memiliki Visi dan Misi dan masa depan di dalam TUHAN.
11:8 Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui. 11:9 Karena iman ia diam di tanah yang dijanjikan itu seolah-olah di suatu tanah asing dan di situ ia tinggal di kemah dengan Ishak dan Yakub, yang turut menjadi ahli waris janji yang satu itu. 11:10 Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah.
·         Kita memperoleh sesuatu yang mungkin kita anggap mustahil (Luk. 18: 27)
11:11 Karena iman ia juga dan Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu, walaupun usianya sudah lewat, karena ia menganggap Dia, yang memberikan janji itu setia.
11:12 Itulah sebabnya, maka dari satu orang, malahan orang yang telah mati pucuk, terpancar keturunan besar, seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, yang tidak terhitung banyaknya. 11:13 Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui, bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini. 11:14 Sebab mereka yang berkata demikian menyatakan, bahwa mereka dengan rindu mencari suatu tanah air. 11:15 Dan kalau sekiranya dalam hal itu mereka ingat akan tanah asal, yang telah mereka tinggalkan, maka mereka cukup mempunyai kesempatan untuk pulang ke situ. 11:16 Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik yaitu satu tanah air sorgawi. Sebab itu Allah tidak malu disebut Allah mereka, karena Ia telah mempersiapkan sebuah kota bagi mereka.
·         Kita menjadi pemenang karena iman
 11:17 Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal, 11:18 walaupun kepadanya telah dikatakan: "Keturunan yang berasal dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu." 11:19 Karena ia berpikir, bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang-orang sekalipun dari antara orang mati. Dan dari sana ia seakan-akan telah menerimanya kembali.
·         Kita menjadi penuh dengan hikmat dan kebijaksanaan
11:20 Karena iman maka Ishak, sambil memandang jauh ke depan, memberikan berkatnya kepada Yakub dan Esau. 11:21 Karena iman maka Yakub, ketika hampir waktunya akan mati, memberkati kedua anak Yusuf, lalu menyembah sambil bersandar pada kepala tongkatnya.
11:22 Karena iman maka Yusuf menjelang matinya memberitakan tentang keluarnya orang-orang Israel dan memberi pesan tentang tulang-belulangnya. 11:23 Karena iman maka Musa, setelah ia lahir, disembunyikan selama tiga bulan oleh orang tuanya, karena mereka melihat, bahwa anak itu elok rupanya dan mereka tidak takut akan perintah raja. 11:24 Karena iman maka Musa, setelah dewasa, menolak disebut anak puteri Firaun, 11:25 karena ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa. 1:26 Ia menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar dari pada semua harta Mesir, sebab pandangannya ia arahkan kepada upah.
·         Kita memilki kuasa illahi dalam hidup (kisah parasol 16: 12- Lidia dan tukang tenung)
11:27 Karena iman maka ia telah meninggalkan Mesir dengan tidak takut akan murka raja. Ia bertahan sama seperti ia melihat apa yang tidak kelihatan. 11:28 Karena iman maka ia mengadakan Paskah dan pemercikan darah, supaya pembinasa anak-anak sulung jangan menyentuh mereka. 11:29 Karena iman maka mereka telah melintasi Laut Merah sama seperti melintasi tanah kering, sedangkan orang-orang Mesir tenggelam, ketika mereka mencobanya juga.11:30 Karena iman maka runtuhlah tembok-tembok Yerikho, setelah kota itu dikelilingi tujuh hari lamanya.
·         Lain sebagainya
11:31 Karena iman maka Rahab, perempuan sundal itu, tidak turut binasa bersama-sama dengan orang-orang durhaka, karena ia telah menyambut pengintai-pengintai itu dengan baik. 11:32 Dan apakah lagi yang harus aku sebut? Sebab aku akan kekurangan waktu, apabila aku hendak menceriterakan tentang Gideon, Barak, Simson, Yefta, Daud dan Samuel dan para nabi,

11:33 yang karena iman telah menaklukkan kerajaan-kerajaan, mengamalkan kebenaran, memperoleh apa yang dijanjikan, menutup mulut singa-singa,11:34 memadamkan api yang dahsyat. Mereka telah luput dari mata pedang, telah beroleh kekuatan dalam kelemahan, telah menjadi kuat dalam peperangan dan telah memukul mundur pasukan-pasukan tentara asing.

11:35 Ibu-ibu telah menerima kembali orang-orangnya yang telah mati, sebab dibangkitkan. Tetapi orang-orang lain membiarkan dirinya disiksa dan tidak mau menerima pembebasan, supaya mereka beroleh kebangkitan yang lebih baik.
11:36 Ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan dipenjarakan. 11:37 Mereka dilempari, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan.11:38 Dunia ini tidak layak bagi mereka. Mereka mengembara di padang gurun dan di pegunungan, dalam gua-gua dan celah-celah gunung.
·         Semua itu karena:
11:39 Dan mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu kesaksian yang baik. 11:40 Sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita; tanpa kita mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan.

II. Iman adalah ungkapan pada Kitab di Perjanjian Baru, mengapa?
Galatia 2:16 Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: "tidak ada seorangpun yang dibenarkan" oleh karena melakukan hukum Taurat.
Iman hanya didalam Yesus:
1.     Buta dapat melihat (Luk: 18: 35-43)/di Zerico.
2.     Yang sakit menjadi sembuh (Luk 5:17-20)/dari atas atap.
3.     Iman seorang ibu anaknya sembuh (Mat. 5:28)
4.     Sebuah contoh menarik soal bagaimana iman dapat tumbuh, dapat dilihat pada kisah seorang wanita yang sakit pendarahan selama 12 tahun (Markus 5:25-29)
5.      Dll

 Dibawakan dalam Bible Study Kawan Kita di Tainan Taiwan.


Thursday, March 7, 2013

Dosa dan Hubungan Intim Dengan TUHAN

Siapakah TUHAN? TUHAN harus dilihat dari sudut TUHAN,  dari sudut logika TUHAN. Apa sebenarnya yang kita ketahui tentang TUHAN/ALLAH? Yang jelas menurut referensi di Kitab semua agama TUHAN dan "Tuhan" adalah ROH. Tuhan dalam tanda kutib dalam arti tuhan-tuhan yang tidak terdefenisikan yang dicari para agama-agama budaya

Maka jika kita ingin melihat perpotongan antara manusia dan TUHAN adalah didalam "ROH". Allah adalah ROH dan manusia terdiri dari roh, jiwa dan daging/badan. Mari kita tinjau manusia:
1.  Manusia dengan jiwanya adalah netral, 
2. manusia dengan jiwa + rohnya adalah manusia rohani,
3. manusia dengan keinginan dagingnya adalah manusia pendosa/berdosa.

Lalu siapakah kita, anda, saya,mereka, para Ustad, Pdt, Nabi dll

Maka kalau ingin dilihat secara rohani,,,,,,,,siapapun kita dapat jatuh kepada keinginan dosa misalnya berzinah dan disisi lain kita dapat tinggal didalam kerohanian kita masing-masing. Kalau kita melihat Yesus.......siapakah Yesus, Yesus adalah TUHAN karena kerohaniannya lebih besar bahkan tidak ada bukti dia melakukan dosa. Manusia/kita adalah "Tuhan" karena kita memiliki "roh" yang menjadi identitas TUHAN (alkitab bilang IMAGE OF GOD). 

Apakah anda memilki Image of God didalam diri anda? Jawabnya adalah dengan percaya kah anda Yesus sebagai TUHAN dan Juruselat anda?  Kalau anda percaya maka roh manusia anda sebagai image of God anda sama dengan roh yang ada padaYesus. Jika roh manusia kita "BERBUAH" akan menghasilkan suka cita, damai, panjang sabar dan sebagainya yang adalah sifat-sifat TUHAN yang dikenal didalam alkitab dan agama secara universal.  

Hubungan dengan Tuhan bukanlah karena agama tetapi karena HUBUNGAN SPESIAL KITA DENGAN TUHAN.  Hubungan kita dengan Tuhan tergantung dengan siapa kita membangun image of God kita/rohani kita. Dalam kekristenan Yesus adalah SYARAT dalam hubungan dengan TUHAN di Sorga. Karena manudia dengan dosanya tidak dapat berkontak dengan TUHAN yang adalah kudus. 

Yesus akan mengubah kita siapapun kita, kesaksian seorang wanita yang melarikan diri dari keyakinan Mormon yang malarikan diri dari kehidupan Mormon yang merupakan turunan ke 7 dari kehidupan poligami disana. Dia mengatakan dosa dan segala dosa ku didalam kehidupan poligami dari 7 keturuan telah berahir bagiku karena telah diselamatkan oleh darah Yesus. Dia dalam Yesus bersuka cita karena masa laluinya telah berakhir dan dosanya telah diampuni dan saat ini dia adalah TURUNAN KESELAMATAN DIDALAM YESUS

Sunguh sebuah hal yang luar biasa.  Menrima Yesus, diselamatkan dari segala dosa dan  hidup dari lahir baru didalam kebenaran. Saat ini setiap orang didalam Yesus merupakan manusia dengan roh/rphani yang sama didalam Yesus sehingga dapat lebih intim lagi berkontak dengan TUHAN atas pertolongan Roh Kudus.

Jika  kita bicarakan logika manusia  yaitu  ilmu manusia/filsafat melulu maka kita tidak dapat melihat Tuhan secara rohani. Kita dapat melihat tuhan  adalah uang, kekuasaan, harta, kekuasaan dan sebagainya. Itu semua adalah tuhan secara logika. Kerohanian manusialah alat yang dapat dipakai untuk melihat TUHAN seperti kata alkitab. 

Memakan Yesus Sebagai Roti Kehidupan=Keselamatan Kekal


Bayangkan jika ada seorang manusia yang berkata:
Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.(Yoh 6:35)
Apakah yang akan kamu katakan kepada orang ini?
1. Mungkin kamu akan mengatakan orang ini adalah ORANG GILA.
2. Mungkinkah orang ini dapat menciptakan roti dan memberikan kita kebutuhan kita setiap hari.
3. Apakah maksud orang ini, dan perlu pengenalan lebih lagi akan orang ini.
Dalam hal ini hanya ada 2 kemungkinan: 1. seorang itu sedang berbohong atau karena dia adalah orang yang tdk waras, dan 2. adalah MEMANG BENAR DIA ADALAH ROTI KEHIDUPAN.
Dalam hal apakah seorang Yesus menyatakan hal ini karena Ia gila? Tentu saja bukan, melainkan karena ia adalah benar-benar roti kehidupan.
6: 37. Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. 38. Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.
41b.: "Akulah roti yang telah turun dari sorga."
Kehidupan yang dimaksud olehYesus adalah kehidupan kekal, bukan sekedar hidup dalam logika sehari-hari kita,
39. Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. 40. Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman." 44. Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.
Berulang kali Yesus menegaskan siapa Ia dan hanya Ia yang dapat memastikan kehidupan kekal itu seperti yang dinyatakannya pada ayat  di atas dan Ia berkata: 46. Hanya Dia yang datang dari Allah, Dialah yang telah melihat Bapa.
47. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal. 48. Akulah roti hidup. 49. Inilah roti yang turun dari sorga: Barangsiapa makan dari padanya, ia tidak akan mati. 50. Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia."
Inilah syarat hidup kekal didalam Yesus itu:
53. Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu. 54. Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman. 55 .Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman. 56.Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia. 
Dalam hal ini, segala sesuatu yang ingin membicarakan hal kekekalan dan semua yang terkait dengan kekekalan hanya dan hanya didalam YESUS yang merupakan ROTI KEHIDUPAN.......Apakah mungkin ada di luar YESUS? Jawabnya adalah TIDAK.
57. Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku.
Seperti apa yang dialami Yesus dalam hidupnya, mati dan bangkit serta naik ke sorga mulia maka demikianlah kiranya orang yang hidup didalam YESUS (ayat 57).
58.b. Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya." 
Demikianlah Yesus adalah roti kehidupan dan hidup didalam Yesus memperoleh keselamatan kekal...Amen.

Friday, February 15, 2013

Di Dalam Yesus, Kita adalah Ciptaan Baru

Jesus did.
Yesus adalah juru selamat dunia. Didalam Yesus kita adalah bersaudara bukan secara biologis namun secara rohani. Kita sebagai anak2 Tuhan yang dilahirkan dari ROH TUHAN ketika kita menerima Yesus sebagai juru selamat kita dan juru selamat dunia. Menerima Yesus dengan hati dan jiwa kita menjadikan kita ciptaan baru secara rohani.  Jika ini terjadi maka orientasi kita akan secara total kepada KASIH ALLAH. Kita mendapatkan keselamatan sebagai hadiah dan anugrah oleh TUHAN melalui Yesus. Karena anugrah itulah mengapa kita seharusnya dalam segala aktifitas kita, perkerjaan, rencana, dll untuk mengucapkan syukur kita pada TUHAN. Segala sesuatunya yang kita lakukan untuk menyenangkan hati TUHAN.

Kita hidup didalam persekutuan hidup secara rohani bukan secara biologis. Semua kepentingan gereja atas nama TUHAN bukan atas nama ikatan lainnya. Hidup didalam gereja adalah bukan karena keanggotan tetapi karena di dalam persekutuan didalam Yesus yang telah menjadi saudara kita dan juga TUHAN kita yang adalah kepala gereja. Kehidupan gereja bukan karena aliran-aliran gereja, bukan karena murid-murid Yesus atau orang 2 kudus gereja yang mengotak2 kan gereja, tetapi melulu karena manusia gereja kita yang memiliki hubungan yang khusus dengan TUHAN.

Setiap orang harus belajar dari YESUS hingga pengenalan ke KEKERAJAAN SORGA. Menjadi manusia yang baru yang diproses dalam pengenalan hingga ke kerajaan sorga. Jangan menjadi anggota gereja demi mendapatkan kemudahaan atau fasilitas, jangan seperti yang terjadi selama ini menjadi YAHUDI demi medapatkan berbagai fasilitas.

Menjadi murid Yesus adalah sebuah proses yang seharusnya dalam pembentukan manusia-manusia yang Jesus-like. Hingga menjadikan Firman TUHAN menjadikan makanan rohani setiap kesempatan. Tidak memikirkan melulu hal2 dunia/roti dunia.  Kita selalu berkontak dengan TUHAN di dalam doa. Hidup dengan kuasa kemliaan oleh Roh Kudus yang ada didalam hati kita. Sehingga dalam proses itu kita dapat lebih dekat dan didalam doa menyatu secara rohani didalam ketritungalan ALLAH.

Kita memerlukan saudara untuk mempraktekkan kasih yang kita terima dari pengalaman kita didalam TUHAN, utuk saling menguatkan satu sama lain yang menjadi patner kita untuk lebih luas lagi kepada sesama manusia. Kita memerlukan latihan dalam melakukan pekerjaan yang diinginkan TUHAN. Melakukan kebaikan agar orang mengenal TUHAN dari perbuatan kita yang telah menjadi manusa baru.  Latihan ini membuat kita menjadi bertumbuh dan menjadi dewasa dalam kehidupan gereja.


Menjadi guru untuk mengajarkan kebaikan TUHAN, ini adalah sebuah tahap dimana seorang yang telah dapat membedakan perkara yang dari TUHAN dan dari Kejahatan/evil). Hidup dalam pengenalan MORAL, kebenaran yang sebenarnya dari pengalaman spiritual dan pengalaman dalam kehidupan ditengah gereja dan sesama manusia.  Pengalaman, pengenalan, menjadi dewasa dan bijaksana dalam gereja dan ditengah kehidupan dunia menjadikan kita terang dari kebenaran yang bersumber dari TUHAN didalam Yesus.



Cara Menghargai Pluralism

mau pilih yang mana?
Berdiskusi dengan sesama Kristiani akan mengenal TUHAN melulu melalui/didalam Yesus dan belajar lebih lagi mengenal Alkitab sehingga Alkitablah yang menjadi sumber segala sumber akan pengenalan HAL TUHAN, malah ada yang mengangap sebagai kesombongan yang tidak menghargai pluralisme dari berbagai ajaran agama yang juga menyuratkan hal TUHAN dan pengenalan akan TUHAN.

Dalam pembentukan sorang Kristen maka pluralisme ajaran lain tidak diperlukan. Ini menyangkut pembentukan seorang KRISTEN yang menjadi seperti YESUS (Jesus-like). Alkitab dalam perjanjian baru khususnya cukup membentuk seorang menjadi KRISTEN YANG SEJATI dan menjadi segambar dengan Yesus. Tidak ada ajaran selain Alkitab yang dapat membentuk seorang manusia menjadikan YESUS menjadi IDOLANYA menjadi MODILNya.

Dengan tegas perlu ditekankan bahwa pengenalan akan TUHAN didalam Alkitab adalah YESUS yang menjadi sentralnya dan modelnya. Tidak ada ajaran selain alkitab didalam YESUS yang mengajarkan keselamatan sempurna dari Sorga ===> ke bumi ===> kembali ke Sorga. Ini adalah sebuah pengajaran yang sempurna dan tidak ada yang dapat mewakili contoh lain selain Yesus. Oleh karena itu tidak ada dan tidak  diperlukan sumber lain selain alkitab dalam membentuk manusia ROHANI seorang manusia sehingga dapat meihat sampai KE SORGA.

Inilah mengapa sifat pengenalan dan pengajaran itu seharusnya jangan dibalik, bukan dari pluralisme kepada pengenalan akan TUHAN didalam Yesus, tetapi dari pengenalan akan Yesus yang dengan buah-buah roh-nya kepada pengenalan akan pluralisme. Yesus-Yesus baru  (baca orang 2 kristen) yang penuh dengan pengenalan akan TUHAN melalui Alkitab akan menjadikan manusia-mansusia yang menghargai pluralisme.


Jangan menjejali nilai 2 pluralisme sebelum seorang mengenal Yesus dengan benar. Jangan mencampur adukkan alkitab dengan pluralisme disaaat pembentukan manusia kristen, karena selain akan mempersulit mereka mengenal kebenaran sejati di dalam Alkitab melalui Yesus. Kedudukan Alkitab sdh mampu menjadikan orang2 kristen mengenal TUHAN dan menjadikan mereka mengnal jalan yang sebenarnya.

Jadi membentuk manusia-manusia Kristen yang menjadi sama seperti Yesus tidak memerlukan kepluralismean, namun setelah menjadi manusia-manusia kristen sepeti Yesus akan otomatis mampu menghargai dan memposisikan diri didalam nilai2 pluralisme. Ini merupakan sebuah langkah yang benar dan pilihan yang tepat.

Sunday, February 10, 2013

Menjadi Murid Yesus Dengan Missioner

Setelah acara seminar..cendra mata dari USU.

Menjadi murid Yesus ada 2 hal yang harus dilakukan: 
1. Menerima Yesus menjadi TUHAN dan Juru selamat.
Seorang harus menerima Yesus, karena dengan menerima Yesus maka mereka dihapuskan dosanya dan dimateraikan menjadi anak. Mereka tentunya harus hidup didaam penghidupan rohani yaitu gereja.

2. Menjadikan TUHAN menjadi Penguasa/Lord dalam kehidupan kita.
Menerima TUHAN menjadi penguasa menjadikan seorang terikat secara online dengan TUHAN, Tuhanlah menjadi   pengusa hidupnya dari segala bentuk usaha, kegiatan, pembelajaran dll. Sehingga semua itu kembali kepada rencana TUHAN bagi diri seorang pribadi terhadap semua aktifitasnya.
Point 1 dan 2 ini adalah syarat menjadi murid TUHAN.  

Misi adalah bagian dari aktifitas gereja, setiap orang yang menjadi murid TUHAN adalah manusia gereja yang hidup membawa misi gereja (bukan Pribadi).  Didalam posisi kita sebagai murid TUHAN maka kita mengikuti keinginan Alkitab untuk mengabarkan kabar baik ke sluruh dunia. Ini menjadi bagian yang terintegrasi dalam kehidupan kita sebagai murid TUHAN.

Permasalahannya adalah banyak orang yang menjadi aggota gereja tetapi belum menjadi MURID TUHAN, sehingga misi gereja tidak sesuai dengan yang diinginkan di dalam Yesus  sebagai modelnya yang penuh kasih dan membawa keselamatan. Disisi lain saat ini malah terjadi arogansi kelompok gereja/denominasi tanpa melihat tujuan global TUHAN menjadikan segala bangsa menjadi Muridnya.

Sementara itu ada  juga gereja yang tanpa misi, sehingga menjadi seperti sebuah organisasi melulu, tidak ubahnya seperti Golf Club........

Sekelumit dari catatan Prof Augustine Musopole, PHD di bawakan pada ceramah mahasiswa Kristen USU di Chapel USU, Jl. Dr Sumarsono Medan Indonesia.........SALAM.