HANYA DIDALAM YESUS KITA DAPAT MENGENAL SECARA SEMPURNA SIAPA SEBENARNYA TUHAN/ALLAH/YAHWEH ITU. DAN HANYA DIDALAM YESUS KRISTUS KITA DAPAT MEMAHAMI PROSEDUR MANUSIA DAPAT MASUK KEDALAM KEHIDUPAN KEKAL YAITU KEHIDUPAN ROH. SEKALI LAGI HANYA DI DALAM YESUS.
INDAH HARI-HARI BERSAMA TUHAN
Mungkin ini adalah suatu cara yang diberikan Tuhan kepada saya untuk menyampaikan pengalaman dalam mengenal dan menikmati Tuhan.
Saya merasakan masih banyak sekali diantara kita yang sulit mengenal Tuhan secara riil, hal ini saya rasakan ketika kita melihat/mencoba melihat Tuhan dari sudut yang berada di luar Tuhan.
Pada Tulisan saya ini saya mengajak kita melihat Tuhan dari sudut Tuhan yang adalah Roh, melalui pemahaman lebih lagi akan Prinsip Roh itu sendiri.
Saya merasakan masih banyak sekali diantara kita yang sulit mengenal Tuhan secara riil, hal ini saya rasakan ketika kita melihat/mencoba melihat Tuhan dari sudut yang berada di luar Tuhan.
Pada Tulisan saya ini saya mengajak kita melihat Tuhan dari sudut Tuhan yang adalah Roh, melalui pemahaman lebih lagi akan Prinsip Roh itu sendiri.
Tuesday, February 4, 2014
Iman Kristen Yang Sempurna
Kita sedang bicara IMAN, alkitab mengatakan kalau kita memiliki iman sebesar biji sesawi maka gunungpun dapat kita pindahkan......apa logikanya?
Mat 17:20 Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman i sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, --maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.
Tuhan menginginkan dan menawarkan kita sebuah kuasa yang datangnya dari IMAN kita. Dapat kita artikan banwa orang beriman itu orang yang memiliki KUASA secara iman atau secara rohani. Sebagai contoh, saat Yesus menyembuhkan orang buta, Ia mengkaitkan bahwa kesembuhan orang itu terkait dengan imannya
Lukas 18 Lalu kata Yesus kepadanya: "Melihatlah engkau, imanmu telah menyelamatkan engkau!
IMAN orang itu telah menyelamatkannya dari penyakit butanya........dalam arti bahwa iman itu memilki KUASA/MEMILIKI ENERGY utuk mengubah seuatu yang diangap tidak mungkin menjadi mungkin seperti dalam kedua contoh Alkitab di atas.
Kalau menurut alkitab, salah satu kuasa seorang beriman yang mungkin diterimanya seperti kuasa menyembuhkan maka alkitab telah lebih dahulu melakukannya, Alitab telah memberikan contoh seperti yang dilakukan Petrus murid Yesus.'
KIS 9;32-34 Pada waktu itu Petrus berjalan kelilng, mengadakan kunjungan kemana-mana. Dalam perjalanan itu ia singgah juga kepada orang-orang kudus yang di Lida.
Disana didapatinya seorang yang bernama Eneas, yang telah delapan tahun terbaring di tempat tidur karena lumpuh.
Kata Petrus kepadanya: “Eneas, Yesus Kristus menyembuhkan engkau; bangunlah dan bereskanlah tempat tidurmu!” Seketika itu juga bangunlah orang itu.
Persoalanya mungkin IMAN KITA yang tidak sampai disana hingga memilki kuasa untuk itu..Dan jika saat ini ada orang percaya yang mampu melakukannya itu memang sunguh ada didalam alkitab. Saya rasa kita tidak perlu berprasangka akan hal itu karena karunia setiap orang berbeda-beda seperti kata alkitab.
Satu hal lagi, HAL IMAN orang Kristen itu bukan sekedar selamat sampai di bumi ini, tetapi hingga kepada diselamatkan menjadi pemenang lalu menerima kehidupan kekal dilanjutkan hingga meraja bersama Kristus 1000 tahun dan akhirnya masuk kedalam New Jerusalem sesuai dengan yang di nubuatkan pada kitab WAHYU.
Iman Kristen itu sampai kepada kehidupan dengan bumi baru dan langit baru, jadi bukan sekedar terima Yesus selamat atau terima Yesus agar mendapat berkat, pengawalan dan sejenisnya tetapi hingga kekekalan yang akan datang...New Jerusalem
Kalau sekedar percaya dan diberkati atau beriman agar TUHAN sebagai pengawal/mengawal kita istilah satpam, sebagai penolong, komandan perang dan sejenisnya, itu sdh lama terjadi di PL. Sudah lama terjadi kepada bangsa ISRAEL/YAHUDI. Coba saja ingat bagaimana mereka merebut kota Zeriko dan banyak lagi sepanjang perjalanan mereka.
Pengertian IMAN itu bukan sekedar percaya tetapi hingga memilki KUASA yang RIIL. Yang menjadi persoalan kita adalah kita sampai dimana mengenal dan percaya dan beriman? Jangan sampai karena kekurangan kita dalam beriman dalam mengenal ultimate rencana TUHAN lalu kita menyalahlan orang sebaiknya kita memperbaiki dahulu pengenalan kita kepada TUHAN didalam YESUS.
Cotoh saja hal iman pengharapan dan kasih dan yang utama adalah KASIH (1 Kor 14:1a kejarlah Kasih). 1 Kor 13:13 Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman pengharapan dan kasih dan yang paling besar di antaranya ialah kasih
Inilah sebuah poin yang penting. Karena kasih yang dimaksud adalah kasih yang berdasarkan IMAN dan perbuatan kasih itu adalah perbuatan kasih karena buah-buah rohani yang kita lakukan demi harta sorga. Harta sorga dalam arti kasih yang abadi. Ini pekerjaan kasih yang tidak sama dengan ajaran karma melakukan sesuatu dengan kebaikan agar mendapat kebaikan dalam arti balance/ input = output, tetapi harta yang sampai ke sorga, harta untuk MERAJA BERSAMA KRISTUS.
Mat 6: 20 Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga. Why 20:6 Berbahagia g dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu . Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia seribu tahun lamanya.
Dan contoh yang paling utama adalah Yesus sendiri yang perbuatannya dari kelahirannya hingga naik ke sorga merupakan contoh yang nyata dan mudah dipahami bagaimana seorang yang beriman didalam perbuatan kasihnya dengan harta sorganya kembali kepada BAPA DI SORGA. Yesus adalah model beriman yang sempurna.
Sunday, February 2, 2014
Apakah Salah Memohon Kepada TUHAN Senantiasa?
Inilah sebuah status seorang teman berdiskusi di FB:
Sesuai dengan pengakuan iman kita bahwa Yesus telah lahir, mati
dan bangkit kemudian akan turun kembali dan Roh Kudus yang Dia tinggalkan
bersama kita diantaranya. Mengapa kita usik Dia terus didalam
peristrahatanNya?? Bahkan kita minta Dia jadi Dokter, Satpam, dsbnya? Mohon
masukan teman?
Bagaimana menjawab pertanyaan seperti ini, jika seorang
melihat TUHAN dari sudut kemanusiaannya. Alkitab pada ayat dibawah ini khususnya di ayat 13
menyatakan bahwa TUHAN akan menyelamatkan orang yang berseru kepada NAMANYA.
Artinya bahwa TUHAN adalah segala-galanya buat kita melaporkan segala
permasalahan kita.
Roma 10: 9. Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa
Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan
Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. 10 Karena dengan hati
orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.
11. Karena Kitab Suci berkata: "Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak
akan dipermalukan." 12. Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan
orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya
bagi semua orang yang berseru kepada-Nya. 13.Sebab, barangsiapa yang berseru kepada
nama Tuhan, akan diselamatkan.
Janganlah melihat TUHAN dengan logika kita semata, tapi
lihatlah TUHAN yang adalah TUHAN. Jangan anggap kerepotan, kesusahan, dan
penderitaan kita menjadi penderitaan TUHAN jika kita berseru memohon
anugrahNYA. Karena TUHAN bukan seperti dalam logika kita manusia, karena TUHAN
adalah TUHAN. Contoh kasus Tsunami Aceh 2004, 200 ribu lebih manusia kehilangan
nyawanya. Manusia melihatnya wow
mengerikan sekali.........tetapi apakah TUHAN melihat itu sebuah keENGERIAN?
Jawabnya adalah TIDAK Karena TUHAN adalah TUHAN didalam dimensi keTUHANANNYA.
Satu hal yang perlu kita ingat bahwa kita dan TUHAN
adalah satu dalam ikatan roh/rohani. 1 Korintus 6: 13 Tetapi siapa yang
mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia. Dan dikatakan dengan jelas bahwa Roh Kudus
ada didalam hati kita. 2 Korintus 1: 21 Sebab Dia yang telah meneguhkan kami
bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi,
22 memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di
dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita.
Kita memilki suatu hubungan yang luar biasa secara rohani
secara roh. Secara ROH dalam arti semua yang terkait dengan kebaikan TUHAN,
semua terkait dengan buah-buah roh yang kita kenal dalam kitab Galatia 5:
22-23. Dalam arti TUHAN memilki semua KEBAIKAN ITU yang disediakannya untuk
manusia. Bahkan TUHAN rela menjadi manusia didalam Yesus untuk melakukan
perdamaian dengan manusia yang telah jatuh kedalam dosa sehingga darah Yesus
menjadi kurban pengampunan dosa yang sampai ke sorga.
Disisi lain kita adalah anak-anak ALLAH dan untuk itu
sebagai anak kita harus memenuhi semua keinginan Roh Allah sehingga kita layak
menjadi anak ALLAH dan sebagai anak dan BAPAK kita memilki hak untuk memohon
segala pertolongan kepada NYA.
Roma 8:14 Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah
anak Allah.
Thursday, January 9, 2014
Hal Keselamatan Adalah Pilihan dalam misteri ILAHI
Sama setelah penciptaan adam dan hawa mereka diberikan
kebebasan, demikianlah manusia saat ini diberikan kebebasan untuk memilih
keselamatan itu, keselamatan yang mana dan yang sampai mana. Di dalam Yesus
maka Yesus lah yang menjadi hakim kita, mereka yang percaya didalam tuhan lain
maka tuhan lainlah menjadi hakim mereka dalam arti YESUSLAH MENJADI STANDAR
KESELAMATAN KITA.
Tuhan telah meletakkan dasar pemahaman, pengenalan bahkan
iman yang ada yaitu didalam DIA sendiri yang telah menjadi manusia, dan semua
itu sdh sempurna. Saat nya manusia memilih mau selamat melalui jalur yang sdh
diLOGIKAKAN YAHWE DIDALAM YESUS atau jalur lain.
Namun sebagai manusia yang percya kita tetap memegang
DALIL PENGHAKIMAN ADALAH HAK TUHAN SEMATA, apakah orang diluar Yesus akan
diselamatkan dan jika mereka selamatpun itu adalah karena HAK TUHAN semata.
Kalau kita melihat referensi alkitab. 1. penjahan yang
disebelah kanan dan kiri, 2. orang kaya yang diminta menjual hartanya dan
diminta Yesus untuk dilahirkan kembali (dibaptis), 3. orang lain yang dari
afrika yang memutuskan untuk dibaptis dan sebagainya maka TUHAN didalam Yesus
memberikan kesempatan terhadap free will manusia dan itu sungguh menjadi faktor penentu
........Walaupun TUHAN memilki kuasa untuk mengambil kepuutusan.
Tapi saya percaya juga misteri TUHAN terhadap manusia,
contoh seperti yang kami ajari bible study, dia seorang wanita Taiwan yang
belum Kristen, dan dia akhirnya dibaptis digereja TICC. Lalu dia melanjutkan S3
ke UK dan disana pun tenyata sdh ada gereja 2 yang digerakkan mahasiswa dari
asia spt Korea dan dia menjadi aktif digereja di UK tersebut. Dalam logika kami
walaupun tadi kami tidak mengajarinya alkitab hingga dia percaya dan dibaptis,
bisa saja dia menjadi keristen setelah dia pergi sekolah di
UK..................Dari contoh ini, sisanalah rahasia TUHAN yang tidak dapat
kita pahami dan kita serahkan saja kepada TUHAN...
Ada juga cerita seorang marga P, yang mengambil br. B,
dia pindah agama, tapi dia tetap tidak taat kegereja/tidak mau kegereja anaknya
sdh 3 perempuan semua, tapi dia tetap tidak ke gereja. Suatu kali dia berkata,
jika anak ku kudapat laki-laki maka aku akan ke gereja...Tetapi toh setelah dia
mendapat anak lelaki dia tetap tidak ke gereja. Akhirnya dia mati ditabrak
mobil ..........apakah orang seperti ini selamat? Walaupun dia sdh pernah
belajar dan dikristenkan dibaptis dan juga sdh mendapatkan pengalaman rohani
dari anak lelakinya yang dimintanya, tapi pada kenyataannya dia berhianat dan
akhirnya mati..............apakah dia selamat?
Si marga P ini menurut aturan gereja sdh selamat, tapi
apakah menurut aturan TUHAN dia sdh selamat? Itu hanya TUHAN yang
tahu..........Matius 22:14 " Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit
yang dipilih". Masalah pokok disini adalah PEMILIHAN. Pemilihan dilakukan
oleh Allah, bukan oleh manusia. Dalam referensi saya mengatakan dipilih artinya
menerima keselamatan dan dipangil artinya menerima pahala Dipilih TUHAN namun
tidak dipangil untuk mendapatkan pahala............Apakah dia sdh diselamatkan?
Itu menjadi misteri hidupnya.
Kalau sekedar keselamatan yang sampai dunia ini, silahkan
berkunjung ke Taiwan, yang mereka adalah kaum Konghucu, yang jauh lebih sopan
dan santun dan kasih demi KARMA. Ditambah pendidikan yang tinggi dan sejahtera,
mereka jauh lebih kasih dibandingkan orang2 yang saya kenal didalam Gereja.
Tapi untuk apakah semua itu?
Kita tentunya membicarakan kasih yang kekal atau istilah
alkitab harta sorga. Dan kalau perbuatan baik mereka dapat menyelamatkan mereka
tanpa harus mengenal Yesus itu semua HAK TUHAN SEMATA. Itulah mengapa saya menawarkan melihat kasih yang
bukan dari Yesus diluar sana agar kita dapat melihat kuasa TUHAN yang lebih
luas, dan semua kembali kepada HAK TUHAN semata.
Yang menjadi permasalahan adalah karena sedikit rumit
untuk dipahami oleh manusia-manusia didalam gereja hal hingga kepada Yesus yang
berinkarnasi, Roh KUDUS dari sorga yang
menjadi manusia dan kembali ke Roh disorga mulia. Inilah yang diajarkan didalam
alkitab yang menjadi ultimate alkitab yang membedakan dengan kasih yang sampai
bumi ini saja. Khususnya hal kehidupan kekal menjadi nilai yang sangat penting
untuk dimengerti yang tentunya hanya dapat difahami didalam YESUS dalam proses
inkarnasinya, demikian juga didalam YESUS kita mendapatkan kemuliaan itu baik
di sorga dan di kerajaan sorga..
Kalau Yesus tidak berbicara sampai keselamatan kekal maka
apa bedanya dengan ajaran lainnya..........contoh kata Yesus pada Yoh 6: 44
Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh
Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.
Dalil Alkitab atau Sains: Antara manusia segambar dengan TUHAN dan manusia adalah jenis binatang
Manusia adalah manusia seperti defenisi ALKITAB bahwa
manusia adalah SEGAMBAR DENGAN ALLAH. Manusia yang segambar dengan ALLAH adalah
manusia yang terdiri dari TUBUH + JIWA + ROH. Alkitab mensyaratkan hal ini
bahwa manusia adalah yang memiliki ketiga unsur itu. Inilah DALIL ALKITAB BAHWA
MANUSIA ADALAH MANUSIA YANG SEGAMBAR DENGAN TUHAN.
Apa yang membedakan manusia dengan ciptaan lainnya? Ilmu pengetahuan mencatat bahwa manusia
adalah hasil evolusi, dalam arti manusia berevolusi dalam arti berproses dan
berubah dari jenis organisme lainnya sejak dari penciptaan alam semesta. Disisi
genetik bahwa manusia memiliki banyak kemiripan dengan jenis orang hutan dan
sejenisnya bahkan hingga 95%. DALIL ILMU PENGETAHUAN MENYATAKAN BAHWA MANUSIA
ADALAH BAGIAN DARI BINATANG.
Lalu apa yang membedakan manusia dengan hewan/binatang
atau ciptaan lainya?
Hanya alkitab yang hingga saat ini dengan jelas
membedakan antara manusia dengan ciptaan lainnya. Yang membedakan manusia dan
binatang dan ciptaan hidup lainnya adalah ROH MANUSIA. Apakah fungsi roh
manusia? Fungsi roh manusia adalah alat berkontak antara manusia dan TUHAN yang
adalah ROH. Kenapa roh manusai? Karena Roh manusia itu adalah nafas ilahi yang
dihembuskan ALLAH langsung kepada manusia disaat penciptaan itu dilakukan
kepada manusia pertama ADAM. Roh manusia
adalah yang berasal dari ALLAH dari
SORGA dan menjadikan roh manusia sebagai identitas sorga manusia yang
menjadikan manusia segambar dengan ALLAH (Man: created in the Image of God).
Kalau ditinjau dari sudut perpotongan antara TUHAN dan
MANUSIA SEBAGAI CIPTAAN maka Arti kata Manusia SEGAMBAR dengan ALLAH itu karena
manusia dan ALLAH memilki esensi yang sama yaitu:
1. ALLAH adalah ROH dan
2. Manusia memiliki roh manusia yang dihembuskan oleh
ALLAH sendiri.
Inilah yang membedakan manusia dengan ciptaan lainnya,
manusia terdiri dari ROH-JIWA-TUBUH. Sedangkan ciptaan lain tidak memiliki
esensi ALLAH dalam arti mereka diciptakan tanpa memilki identias roh yang
bersumber dari ALLAH, mereka hanyalah jiwa dan tubuh.
Apa logikanya manusia adalah binatang? Perhatikan manusia
disaat dilahirkan/bayi. APAKAH perbedaan antara manusia dan binatang disaat bayi manusia dilahir? Coba
klik di link youtube dengan kata sandi
NATURAL BIRTH IN WILD. Apa bedanya
kelahiran manusia secara principil dengan manusia?
Disaat bayi itu dilahirkan maka bayi manusia itu melulu
seperti salah satu jenis species binatang.
Manusia seorang bayi hanyalah
baru hidup secara jiwa dan tubuh, namun rohnya belum hidup. Mengapa rohnya
belum hidup? Karena untuk menghidupkan roh diperlukan JIWA YANG DILETAKKAN
KEPADA IMAN. Dalam arti dia harus tumbuh dan
mengenal TUHAN dan PERCAYA. Seorang yang mengenal dan percaya kepada TUHAN
mereka adalah orang yang menghidupkan rohnya.
Secara khas Alkitab mengatakan ALLAH melihat hati kita, dan roh manusia
adalah alat ALLAH untuk menyelidiki hati manusia.
Mereka yang mutlak percaya kepada ILMU
PENGETAHUAN/LOGIKA, TANPA IMAN maka mereka mengikuti DALIL ILMU PENGETAHUAN
BAHWA MANUSIA ADALAH HASIL EVOLUSI, MANUSIA ADALAH SALAH SATU SPECIES BINATANG.
Dalam arti manusia adalah sama dengan ciptaan lainnya.
Jika seorang tidak
menghidupkan rohnya. Mereka yang tidak percaya kepada TUHAN , mereka
tidak akan pernah memakai roh manusianya. Roh manusia seorang yang tidak
percaya kepada Tuhan maka tidak pernah digunakan untuk berkontak saat berdoa,
menyembah dan ritual lainnya. Alkitab
mengatakan MENYEMBAH DENGAN ROH DAN KEBENARAN, roh manusia adalah instrumen
untuk menyembah kepada ALLAH yang adalah ROH.
Karena tidak dipakai maka roh manusia itu akan mati.
Bayangkan seorang manusia yang percaya kepada TUHAN
membawa anjing ke gereja untuk beribadah, Apakah yang akan dilakukan anjung
itu? Yang pasti anjing tidak mengenal ibadah karena mereka tidak memiliki roh
yang berfungsi untuk menyembah TUHAN, mereka hanyalah ciptaan. Demikian juga monyet-monyet yang ada
disejumlah candi dan tempat pemujaan. Apa yang dilakukan monyet-monyet itu,
hanyalah mencari makan dan tidak untuk bersujud menyembah sang PENCIPTANYA,
karena monyet, anjing dan binatang lainnya tidak memilki instrument untuk
menyembah seperti yang dimilki manusia yaitu roh manusia.
Manusia adalah binatang jika tidak ada roh dihatinya,
tidak ada Roh Kudus (orang Kristen) didalam hatinya. Lalu bagaimana kah manusia
yang lebih rendah dari binatang?
Manusia yang lebih rendah dari binatang, dengan
penyimpangan2 seperti seks bebas, homo, inses dan dosa lainnya itu ada
contohnya yaitu sodom dan gomorah di alkitab. Manusia disaat itu bukan saja
sudah tidak lagi memilki moral padahal hewan saja memilki moralnya
masing-masing. Maka jika manusia sudah tidak lagi menghargai dirinya sebagai
ciptaan yang segambar bahkan merendahkan hidupnya dengan melakukan
perbuatan-perbuatan amoral; seperti sodomi (yang berasal dari kata kota SODOM),
melakukan pemyimpangan yang merendahkan nilai TUHAN pada manusia maka TUHAN
akan membumi haguskan mereka dan mereka tidak lagi diambil harga oleh sang
penciptanya. Mereka tak obahnya benda-benda mati yang tak berharga. Jika burung
dapat terbang menyelamatkan diri atau kijang dapat lari meningalkan tempat itu
tetapi mereka lebih tidak berharga mati dibumi hanguskan tanpa harga lagi.
Lebih lankut mengenai sodom dan gomorah dari link WIKI
Manusia dengan kemanusiaanya, ditinggikan dengan adanaya
roh manusia sebagai identitasnya (image of God-nya), tetapi ketika manusia itu
tidak menghargai kemanusiaannya hidup tanpa moral maka manusia itu tidak
ubahnya seperti manusia yang tidak berharga yang lebih rendah dari binatang.
Mereka yang percaya kepada TUHAN seperti ditulis dalam
alkitab, maka mereka mengikuti dalil itu dan mereka adalah manusia yang
memiliki citra ALLAH sang pencipta. Mereka yang tidak percaya ajan adanya TUHAN
maka mereka adalah bagian dari binatang karena mereka mengikuti dalil pengetahuan/sains yang dengan
jelas menyatakan bahwa manusia adalah hasil evolusi dari spesies sebelumnya
sejak terbentuknya jagadraya.
Tuesday, December 24, 2013
Melihat Maria Ibu Yesus Seorang Perawan: Tuhan Mengubah Presepsi Manusia
Inilah sebuah realita yang sedang dihadapi Maria seorang perawan yang tiba-tiba telah hamil. Menghadapi hal ini apa yang harus Maria lakukan dalam kehamilan sebagai seorang gadis, seharusnya dia mendapat kecaman, hukuman rajam bahkan bisa dilempar dengan batu hingga tewas. Namun mengapa pandangan orang berubah tehadap Maria, mengapa semua orang seakan dapat menerima kehamilan seorang perawan Maria?
Jawabnya cuma satu karena TUHAN bekerja mengubah segala sesuatunya dengan CARA-NYA. Cara Tuhan yang dapat kita lihat 1. Tuhan menguatkan Maria dengan caraNYA yaitu TUHAN juga menciptakan mukzijat kepada Elisabet yang sdh sangat tua namun Tuhan memberikan keturunan padanya dimana disaat itu ia mengandung Yohanes Pembaptis yang menjadi bagian dalam rancangan TUHAN mempersiapkan jalan buat anak yang dikandung MARIA.
2. Maria juga mendapat pencerahan dari Maliakat Gabriel hal dia mengandung oleh kuasa ROH KUDUS yang menjadikan pemahamannya menjadi sempurna karena apa yang di alami Elisabet juga menjadi pengalaman rohani/roh bagi dirinya. Yusuf juga mendapatkan informasi yang sama dari Malaikat surga.
3. Bagaimana dengan orang-orang disekitarnya? Ini yang mungkin lebih menarik dari kebiasaan yang berlaku disana. Seorang perawan hamil dan pada saat itu seolah-olah semua orang dapat menerima. Pernahkan kita membayangkan bagaimana pekerjaan TUHAN melalui malaikat-malaikat NYA memberikan pemahaman akan kehamilan seorang perawan Maria DENGAN PRESEPSI YANG POSITIF? Hal inilah yang mungkin tidak ditulis dengan jelas dalam Alkitab, jika seandainya dilingkungannya saat itu seorang seusia Elisabet mengandung menjadi mukjizat bagi orang disekitarnya sehingga mampu mengubah logika orang-orang disekitanya bahwa TUHAN sedang bekerja untuk ISRAEL, luar bisa yang terjadi untuk Elisabet dan luar biasa juga terjadi untuk Maria yang mengandung bayi ROH KUDUS bernama YESUS.
Demikianlah cara TUHAN untuk mencapai tujuanNYA yang dapat mengubah hal-hal presepsi yang selama ini salah tetapi malah menjadi sesuatu harapan bagi Israel sejalan dengan berkat yang terjadi saat itu. Malaikat TUHAN bekerja untuk melakukan semua itu dan semua itu berjalan dengan sempurna hingga YESUS lahir yang di rayakan sebagai HARI NATAL yang kita rayakan di bulan ini.
Kita dapat belajar dari cara TUHAN ini, sehingga lakukanlah setiap pekerjaan kita demi dan dalam nama TUHAN, mungkin kalau selama ini berlaku hal-hal yang tidak pantas secara logika tetapi dalam rancangan TUHAN logika itu dapat dikalahkan dengan presepsi yang positif yang datangnya dari TUHAN... Salam
Saturday, October 26, 2013
Melihat 1000 Bintang
Pagi ini perjalanan dari Taipei menuju KL dengan pesawat Airbus Xairasia tepat duduk disisi luar dekat sayap pesawat. Jam 2 30 am saat melihat keluar pesawat awan begitu cerah, bulan sabit membantu menujukkan WOW betapa indah dapat memandang seribu bintang dilangit.
Dalam hati ini bertanya, benarkah Tuhan Engkau yang menciptakan semua ini? Pertanyaan in sangatlah logis karena ketika kita melihat hal itu kita merasa bumi ini sangat kecil dibandingkan universe yang WOW beribu bintang ada disana. Dimanakah aku TUHAN, dibumi mu yang besar ini? Dan dimanakah aku TUHAN diantara universe ini?
Tapi secara logika Alkitab kita dapat memahami hal-hal seperti ini. Dalam teori penciptaan mungkin kita tidak dapat melihat bagaimana TUHAN merancang semuany adalah baik. Dimana dan yang mana dan apa saja yang telah Engkau ciptakan ya TUHAN? Namun demikianlah bahwa penciptaan itu harus ada dan itu harus terjadi dibawah kuasa yang memilki HIKMAT yang mampu menciptakan semua itu yaitu TUHAN.
Tuhan adalah sumber segala hikmat, dalam logika mengenal TUHAN kita mengenal DIMENSI ROH, dimensi roh merupakan dimensi yang dapat kita kenal dari sesuatu yang diluar logika tetapi itu adalah NYATA karena TUHAN adalah ROH.
Demkianlah DIMENSI PENCIPTAAN TUHAN dapat kita kenal dari cara TUHAN didalam YESUS. Logika penciptaan merupakan logika yang ditunjukkan oleh Yesus disaat ia menciptakan mukzijat dari yang tidak ada menjadi ada seperti dari sejumlah ikan dan roti untuk memberi makan 5000 orang, atau paling tidak cara TUHAN didalam Yesus untuk memberikan kehidupan kepada sebuah kematian manusia. Yesus mengunakan energy dalam menenangkan badai. Semua itu adalah LOGIKA PENCIPTAAN yang masih belum dapat terterima akal kita tetapi itu terjadi.
Dari kematian dan kebangkitan Yesus mengalahkan kematian dan naik ke Sorga adalah DIMENSI lain dari pengenalan manusia akan kehidupan abadi eternal life yang bukan lagi sekedar MITOS atau cerita tanpa fakta, didalam Yesus itu adalah sebuah kenyataan.
Menurut teori Dimensi, bahwa TUHAN berada di dimensi roh yang mengalahkan ruang dan waktu (dimensi 3 dan 4) mengalahkan kematian spt contoh Yesus (dimensi 5) dan naik ke sorga (dimesni 6) lalu dimanakah dimensi TUHAN?........maka minimal adalah dimensi 6 ke atas , padahal universe ini hanyalah dimensi RUANG (3) lalu apakah sang dimensi 6 tidak dapat menciptakan dimensi 3?.....tentunya TUHAN BISA... salam dari LCCT Kuala Lumpur.
Monday, October 7, 2013
Alkitab adalah Firman TUHAN yang Aktif dan Hidup
![]() |
| Rev. Augustine M., PhD at TICC Tainan Tiwan |
Bible is THE LIVING AND ACTIVE WORD OF GOD
Psalm 19 membahas hal nature creation (hal ciptaan) and God's Law (aturan ALLAH) Jika kita membaca alkitab kita harus belajar sifat-sifat ciptaan termasuk keinginan menentang ALLAH dari aturan 2 yang telah diberikan kepada manusia sehingga kita dapat belajar mana yang benar dan salah dari pengalaman alkitab.
Pengalaman
orang membaca alkitab menyaksikan bahwa firman-firman itu berbicara kepada
kita, isinya menyadarkan kita dari kesalahan kita, memberikan contoh kepada
kita mana yang seharusnya dan mana yang tidak dilakukan.
Alkitab memberikan gambaran bagi kita mengenai
bagaimana perilaku ciptaan dan disisi lain bagaimana aturan TUHAN yang telah
diberikan untuk semua itu agar semua berjalan sesuai dengan rencana ALLAH.
Kisah Amnon dan Tamar anak Raja Daud beda ibu yang
melakukan perkosaan terhadap adik tirinya Tamar merupakan isi alkitab yang
menjadi contoh dosa dan tidak sesuai dengan aturan TUHAN. ISi alkitab yang
membahas segala aspek kehidupan ciptaan merupakan firman TUHAN yang disiapkan
bersama aturan-
Dalam kasus Nabi Junus yang mencoba menentang
kehendak Allah pada dirinya untuk memperingatkan bangsa Niniwa yang jauh dari
hadirat TUHAN. Ingat Tuhan memilki cara untuk melakukan kehendaknya terhadap
Yunus bahkan dengan memakai ikan Paus sekalipun. Disisi lain Yunus malah
memprotes ALLAH karena menyelamatkan Niniwe. Semua itu adala sebuah pengenalan
akan kemanusiaan manusia dan RENCANA ALLAH, CARA ALLAH, ATURAN ALLAH. Dalam artinya
yang postif adalah kita dapat belajar mengenal manusia sebagai ciptaan yang
menentang kehendak penciptanya dari rencana dan aturan TUHAN......
Sebagian dari Khotbah Rev. Augustine M., PhD di TICC
Tainan Taiwan. Isi tanggung jawab penulis.
Subscribe to:
Posts (Atom)






