INDAH HARI-HARI BERSAMA TUHAN

Mungkin ini adalah suatu cara yang diberikan Tuhan kepada saya untuk menyampaikan pengalaman dalam mengenal dan menikmati Tuhan.
Saya merasakan masih banyak sekali diantara kita yang sulit mengenal Tuhan secara riil, hal ini saya rasakan ketika kita melihat/mencoba melihat Tuhan dari sudut yang berada di luar Tuhan.
Pada Tulisan saya ini saya mengajak kita melihat Tuhan dari sudut Tuhan yang adalah Roh, melalui pemahaman lebih lagi akan Prinsip Roh itu sendiri.

Thursday, January 9, 2014

Hal Keselamatan Adalah Pilihan dalam misteri ILAHI


Sama setelah penciptaan adam dan hawa mereka diberikan kebebasan, demikianlah manusia saat ini diberikan kebebasan untuk memilih keselamatan itu, keselamatan yang mana dan yang sampai mana. Di dalam Yesus maka Yesus lah yang menjadi hakim kita, mereka yang percaya didalam tuhan lain maka tuhan lainlah menjadi hakim mereka dalam arti YESUSLAH MENJADI STANDAR KESELAMATAN KITA.

Tuhan telah meletakkan dasar pemahaman, pengenalan bahkan iman yang ada yaitu didalam DIA sendiri yang telah menjadi manusia, dan semua itu sdh sempurna. Saat nya manusia memilih mau selamat melalui jalur yang sdh diLOGIKAKAN YAHWE DIDALAM YESUS atau jalur lain.

Namun sebagai manusia yang percya kita tetap memegang DALIL PENGHAKIMAN ADALAH HAK TUHAN SEMATA, apakah orang diluar Yesus akan diselamatkan dan jika mereka selamatpun itu adalah karena HAK TUHAN semata.

Kalau kita melihat referensi alkitab. 1. penjahan yang disebelah kanan dan kiri, 2. orang kaya yang diminta menjual hartanya dan diminta Yesus untuk dilahirkan kembali (dibaptis), 3. orang lain yang dari afrika yang memutuskan untuk dibaptis dan sebagainya maka TUHAN didalam Yesus memberikan kesempatan terhadap free will manusia  dan itu sungguh menjadi faktor penentu ........Walaupun TUHAN memilki kuasa untuk mengambil kepuutusan.

Tapi saya percaya juga misteri TUHAN terhadap manusia, contoh seperti yang kami ajari bible study, dia seorang wanita Taiwan yang belum Kristen, dan dia akhirnya dibaptis digereja TICC. Lalu dia melanjutkan S3 ke UK dan disana pun tenyata sdh ada gereja 2 yang digerakkan mahasiswa dari asia spt Korea dan dia menjadi aktif digereja di UK tersebut. Dalam logika kami walaupun tadi kami tidak mengajarinya alkitab hingga dia percaya dan dibaptis, bisa saja dia menjadi keristen setelah dia pergi sekolah di UK..................Dari contoh ini, sisanalah rahasia TUHAN yang tidak dapat kita pahami dan kita serahkan saja kepada TUHAN...

Ada juga cerita seorang marga P, yang mengambil br. B, dia pindah agama, tapi dia tetap tidak taat kegereja/tidak mau kegereja anaknya sdh 3 perempuan semua, tapi dia tetap tidak ke gereja. Suatu kali dia berkata, jika anak ku kudapat laki-laki maka aku akan ke gereja...Tetapi toh setelah dia mendapat anak lelaki dia tetap tidak ke gereja. Akhirnya dia mati ditabrak mobil ..........apakah orang seperti ini selamat? Walaupun dia sdh pernah belajar dan dikristenkan dibaptis dan juga sdh mendapatkan pengalaman rohani dari anak lelakinya yang dimintanya, tapi pada kenyataannya dia berhianat dan akhirnya mati..............apakah dia selamat?

Si marga P ini menurut aturan gereja sdh selamat, tapi apakah menurut aturan TUHAN dia sdh selamat? Itu hanya TUHAN yang tahu..........Matius 22:14 " Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih". Masalah pokok disini adalah PEMILIHAN. Pemilihan dilakukan oleh Allah, bukan oleh manusia. Dalam referensi saya mengatakan dipilih artinya menerima keselamatan dan dipangil artinya menerima pahala Dipilih TUHAN namun tidak dipangil untuk mendapatkan pahala............Apakah dia sdh diselamatkan? Itu menjadi misteri hidupnya.

Kalau sekedar keselamatan yang sampai dunia ini, silahkan berkunjung ke Taiwan, yang mereka adalah kaum Konghucu, yang jauh lebih sopan dan santun dan kasih demi KARMA. Ditambah pendidikan yang tinggi dan sejahtera, mereka jauh lebih kasih dibandingkan orang2 yang saya kenal didalam Gereja. Tapi untuk apakah semua itu?

Kita tentunya membicarakan kasih yang kekal atau istilah alkitab harta sorga. Dan kalau perbuatan baik mereka dapat menyelamatkan mereka tanpa harus mengenal Yesus itu semua HAK TUHAN SEMATA. Itulah  mengapa saya menawarkan melihat kasih yang bukan dari Yesus diluar sana agar kita dapat melihat kuasa TUHAN yang lebih luas, dan semua kembali kepada HAK TUHAN semata.

Yang menjadi permasalahan adalah karena sedikit rumit untuk dipahami oleh manusia-manusia didalam gereja hal hingga kepada Yesus yang berinkarnasi, Roh  KUDUS dari sorga yang menjadi manusia dan kembali ke Roh disorga mulia. Inilah yang diajarkan didalam alkitab yang menjadi ultimate alkitab yang membedakan dengan kasih yang sampai bumi ini saja. Khususnya hal kehidupan kekal menjadi nilai yang sangat penting untuk dimengerti yang tentunya hanya dapat difahami didalam YESUS dalam proses inkarnasinya, demikian juga didalam YESUS kita mendapatkan kemuliaan itu baik di sorga dan di kerajaan sorga..


Kalau Yesus tidak berbicara sampai keselamatan kekal maka apa bedanya dengan ajaran lainnya..........contoh kata Yesus pada Yoh 6: 44 Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.

Dalil Alkitab atau Sains: Antara manusia segambar dengan TUHAN dan manusia adalah jenis binatang


Manusia adalah manusia seperti defenisi ALKITAB bahwa manusia adalah SEGAMBAR DENGAN ALLAH. Manusia yang segambar dengan ALLAH adalah manusia yang terdiri dari TUBUH + JIWA + ROH. Alkitab mensyaratkan hal ini bahwa manusia adalah yang memiliki ketiga unsur itu. Inilah DALIL ALKITAB BAHWA MANUSIA ADALAH MANUSIA YANG SEGAMBAR DENGAN TUHAN.

Apa yang membedakan manusia dengan ciptaan lainnya?  Ilmu pengetahuan mencatat bahwa manusia adalah hasil evolusi, dalam arti manusia berevolusi dalam arti berproses dan berubah dari jenis organisme lainnya sejak dari penciptaan alam semesta. Disisi genetik bahwa manusia memiliki banyak kemiripan dengan jenis orang hutan dan sejenisnya bahkan hingga 95%. DALIL ILMU PENGETAHUAN MENYATAKAN BAHWA MANUSIA ADALAH BAGIAN DARI BINATANG.

Lalu apa yang membedakan manusia dengan hewan/binatang atau ciptaan lainya?

Hanya alkitab yang hingga saat ini dengan jelas membedakan antara manusia dengan ciptaan lainnya. Yang membedakan manusia dan binatang dan ciptaan hidup lainnya adalah ROH MANUSIA. Apakah fungsi roh manusia? Fungsi roh manusia adalah alat berkontak antara manusia dan TUHAN yang adalah ROH. Kenapa roh manusai? Karena Roh manusia itu adalah nafas ilahi yang dihembuskan ALLAH langsung kepada manusia disaat penciptaan itu dilakukan kepada manusia pertama ADAM.  Roh manusia adalah yang  berasal dari ALLAH dari SORGA dan menjadikan roh manusia sebagai identitas sorga manusia yang menjadikan manusia segambar dengan ALLAH (Man: created in the Image of God).

Kalau ditinjau dari sudut perpotongan antara TUHAN dan MANUSIA SEBAGAI CIPTAAN maka Arti kata Manusia SEGAMBAR dengan ALLAH itu karena manusia dan ALLAH memilki esensi yang sama yaitu:
1. ALLAH adalah ROH dan
2. Manusia memiliki roh manusia yang dihembuskan oleh ALLAH sendiri.

Inilah yang membedakan manusia dengan ciptaan lainnya, manusia terdiri dari ROH-JIWA-TUBUH. Sedangkan ciptaan lain tidak memiliki esensi ALLAH dalam arti mereka diciptakan tanpa memilki identias roh yang bersumber dari ALLAH, mereka hanyalah jiwa dan tubuh.
Apa logikanya manusia adalah binatang? Perhatikan manusia disaat dilahirkan/bayi. APAKAH perbedaan antara manusia dan  binatang disaat bayi manusia dilahir? Coba klik di link youtube  dengan kata sandi NATURAL BIRTH IN WILD.  Apa bedanya kelahiran manusia secara principil dengan manusia?

Disaat bayi itu dilahirkan maka bayi manusia itu melulu seperti salah satu jenis species binatang.  Manusia seorang bayi  hanyalah baru hidup secara jiwa dan tubuh, namun rohnya belum hidup. Mengapa rohnya belum hidup? Karena untuk menghidupkan roh diperlukan JIWA YANG DILETAKKAN KEPADA IMAN. Dalam arti dia harus tumbuh dan  mengenal TUHAN dan PERCAYA. Seorang yang mengenal dan percaya kepada TUHAN mereka adalah orang yang menghidupkan rohnya.  Secara khas Alkitab mengatakan ALLAH melihat hati kita, dan roh manusia adalah alat ALLAH untuk menyelidiki hati manusia.

Mereka yang mutlak percaya kepada ILMU PENGETAHUAN/LOGIKA, TANPA IMAN maka mereka mengikuti DALIL ILMU PENGETAHUAN BAHWA MANUSIA ADALAH HASIL EVOLUSI, MANUSIA ADALAH SALAH SATU SPECIES BINATANG. Dalam arti manusia adalah sama dengan ciptaan lainnya.

Jika seorang tidak  menghidupkan rohnya. Mereka yang tidak percaya kepada TUHAN , mereka tidak akan pernah memakai roh manusianya. Roh manusia seorang yang tidak percaya kepada Tuhan maka tidak pernah digunakan untuk berkontak saat berdoa, menyembah dan ritual lainnya.  Alkitab mengatakan MENYEMBAH DENGAN ROH DAN KEBENARAN, roh manusia adalah instrumen untuk menyembah kepada ALLAH yang adalah ROH.  Karena tidak dipakai maka roh manusia itu akan mati.

Bayangkan seorang manusia yang percaya kepada TUHAN membawa anjing ke gereja untuk beribadah, Apakah yang akan dilakukan anjung itu? Yang pasti anjing tidak mengenal ibadah karena mereka tidak memiliki roh yang berfungsi untuk menyembah TUHAN, mereka hanyalah ciptaan.  Demikian juga monyet-monyet yang ada disejumlah candi dan tempat pemujaan. Apa yang dilakukan monyet-monyet itu, hanyalah mencari makan dan tidak untuk bersujud menyembah sang PENCIPTANYA, karena monyet, anjing dan binatang lainnya tidak memilki instrument untuk menyembah seperti yang dimilki manusia yaitu roh manusia.
Manusia adalah binatang jika tidak ada roh dihatinya, tidak ada Roh Kudus (orang Kristen) didalam hatinya. Lalu bagaimana kah manusia yang lebih rendah dari binatang?

Manusia yang lebih rendah dari binatang, dengan penyimpangan2 seperti seks bebas, homo, inses dan dosa lainnya itu ada contohnya yaitu sodom dan gomorah di alkitab. Manusia disaat itu bukan saja sudah tidak lagi memilki moral padahal hewan saja memilki moralnya masing-masing. Maka jika manusia sudah tidak lagi menghargai dirinya sebagai ciptaan yang segambar bahkan merendahkan hidupnya dengan melakukan perbuatan-perbuatan amoral; seperti sodomi (yang berasal dari kata kota SODOM), melakukan pemyimpangan yang merendahkan nilai TUHAN pada manusia maka TUHAN akan membumi haguskan mereka dan mereka tidak lagi diambil harga oleh sang penciptanya. Mereka tak obahnya benda-benda mati yang tak berharga. Jika burung dapat terbang menyelamatkan diri atau kijang dapat lari meningalkan tempat itu tetapi mereka lebih tidak berharga mati dibumi hanguskan tanpa harga lagi. Lebih lankut mengenai sodom dan gomorah dari link WIKI

Manusia dengan kemanusiaanya, ditinggikan dengan adanaya roh manusia sebagai identitasnya (image of God-nya), tetapi ketika manusia itu tidak menghargai kemanusiaannya hidup tanpa moral maka manusia itu tidak ubahnya seperti manusia yang tidak berharga yang lebih rendah dari binatang.


Mereka yang percaya kepada TUHAN seperti ditulis dalam alkitab, maka mereka mengikuti dalil itu dan mereka adalah manusia yang memiliki citra ALLAH sang pencipta. Mereka yang tidak percaya ajan adanya TUHAN maka mereka adalah bagian dari binatang karena mereka  mengikuti dalil pengetahuan/sains yang dengan jelas menyatakan bahwa manusia adalah hasil evolusi dari spesies sebelumnya sejak terbentuknya jagadraya.

Tuesday, December 24, 2013

Melihat Maria Ibu Yesus Seorang Perawan: Tuhan Mengubah Presepsi Manusia

Inilah sebuah realita yang sedang dihadapi Maria seorang perawan yang tiba-tiba telah hamil. Menghadapi hal ini apa yang harus Maria lakukan dalam kehamilan sebagai seorang gadis, seharusnya dia mendapat kecaman, hukuman rajam bahkan bisa dilempar dengan batu hingga tewas. Namun mengapa pandangan orang berubah tehadap Maria, mengapa semua orang seakan dapat menerima kehamilan seorang perawan Maria?

Jawabnya cuma satu karena TUHAN bekerja mengubah segala sesuatunya dengan CARA-NYA. Cara Tuhan yang dapat kita lihat 1. Tuhan menguatkan Maria dengan caraNYA yaitu TUHAN juga menciptakan mukzijat kepada Elisabet yang sdh sangat tua namun Tuhan memberikan keturunan padanya dimana disaat itu ia mengandung Yohanes Pembaptis yang menjadi bagian dalam rancangan TUHAN mempersiapkan jalan buat anak yang dikandung MARIA. 

2. Maria juga mendapat pencerahan dari Maliakat Gabriel hal dia mengandung oleh kuasa ROH KUDUS yang menjadikan pemahamannya menjadi sempurna karena apa yang di alami Elisabet juga menjadi pengalaman rohani/roh  bagi dirinya. Yusuf juga mendapatkan informasi yang sama dari Malaikat surga.

3.  Bagaimana dengan orang-orang disekitarnya? Ini yang mungkin lebih menarik dari kebiasaan yang berlaku disana. Seorang perawan hamil dan pada saat itu seolah-olah semua orang dapat menerima. Pernahkan kita membayangkan bagaimana pekerjaan TUHAN melalui malaikat-malaikat NYA memberikan pemahaman akan kehamilan seorang perawan Maria DENGAN PRESEPSI YANG POSITIF? Hal inilah yang mungkin tidak ditulis dengan jelas dalam Alkitab, jika seandainya dilingkungannya saat itu seorang seusia Elisabet mengandung menjadi mukjizat bagi orang disekitarnya sehingga mampu mengubah logika orang-orang disekitanya bahwa TUHAN sedang bekerja untuk ISRAEL, luar bisa yang terjadi untuk Elisabet dan luar biasa juga terjadi untuk Maria yang mengandung bayi ROH KUDUS bernama YESUS.

Demikianlah cara TUHAN untuk mencapai tujuanNYA yang dapat mengubah hal-hal presepsi yang selama ini salah tetapi malah menjadi sesuatu harapan bagi Israel sejalan dengan berkat yang terjadi saat itu. Malaikat TUHAN bekerja untuk melakukan semua itu dan semua itu berjalan dengan sempurna hingga YESUS lahir yang di rayakan sebagai HARI NATAL yang kita rayakan di bulan ini.

Kita dapat belajar dari cara TUHAN ini, sehingga lakukanlah setiap pekerjaan kita demi dan dalam nama TUHAN, mungkin kalau selama ini berlaku hal-hal yang tidak pantas secara logika tetapi dalam rancangan TUHAN logika itu dapat dikalahkan dengan presepsi yang positif yang datangnya dari TUHAN... Salam

Saturday, October 26, 2013

Melihat 1000 Bintang


Pagi ini perjalanan dari Taipei menuju KL dengan pesawat Airbus Xairasia tepat duduk disisi luar dekat sayap pesawat. Jam 2 30 am  saat melihat keluar pesawat awan begitu cerah, bulan sabit membantu menujukkan WOW betapa indah dapat memandang seribu bintang dilangit.

Dalam hati ini bertanya, benarkah Tuhan Engkau yang menciptakan semua ini? Pertanyaan in sangatlah logis karena ketika kita melihat hal itu kita merasa bumi ini sangat kecil dibandingkan universe yang WOW beribu bintang ada disana.  Dimanakah aku TUHAN, dibumi mu yang besar ini? Dan dimanakah aku TUHAN diantara universe ini?

Tapi secara logika Alkitab kita dapat memahami hal-hal seperti ini. Dalam teori penciptaan mungkin kita tidak dapat melihat bagaimana TUHAN merancang semuany adalah baik. Dimana dan yang mana dan apa saja yang telah Engkau ciptakan ya TUHAN? Namun demikianlah bahwa penciptaan itu harus ada dan itu harus terjadi dibawah kuasa yang memilki HIKMAT yang mampu menciptakan semua itu yaitu TUHAN.

Tuhan adalah sumber segala hikmat, dalam logika mengenal TUHAN kita mengenal DIMENSI ROH, dimensi roh merupakan dimensi yang dapat kita kenal dari sesuatu yang diluar logika tetapi itu adalah NYATA karena TUHAN adalah ROH.

Demkianlah DIMENSI PENCIPTAAN TUHAN dapat kita kenal dari cara TUHAN didalam YESUS. Logika penciptaan merupakan logika yang ditunjukkan oleh Yesus disaat ia menciptakan mukzijat dari yang tidak ada menjadi ada seperti dari sejumlah ikan dan roti untuk memberi makan 5000 orang, atau paling tidak cara TUHAN didalam Yesus untuk memberikan kehidupan kepada sebuah kematian manusia. Yesus mengunakan energy dalam menenangkan badai. Semua itu adalah LOGIKA PENCIPTAAN yang masih belum dapat terterima akal kita tetapi itu terjadi.

Dari kematian dan kebangkitan Yesus mengalahkan kematian dan naik ke Sorga adalah DIMENSI lain dari pengenalan manusia akan kehidupan abadi eternal life yang bukan lagi sekedar MITOS atau cerita tanpa fakta, didalam Yesus itu adalah sebuah kenyataan.

Menurut teori Dimensi, bahwa TUHAN berada di dimensi roh yang mengalahkan ruang dan waktu (dimensi 3 dan 4) mengalahkan kematian spt contoh Yesus (dimensi 5) dan naik ke sorga (dimesni 6) lalu dimanakah dimensi TUHAN?........maka minimal adalah dimensi 6 ke atas , padahal universe ini hanyalah dimensi RUANG (3) lalu apakah sang dimensi 6 tidak dapat menciptakan dimensi 3?.....tentunya TUHAN BISA... salam dari LCCT Kuala Lumpur.

Monday, October 7, 2013

Alkitab adalah Firman TUHAN yang Aktif dan Hidup

Rev. Augustine M., PhD at TICC Tainan Tiwan

Bible is THE LIVING AND ACTIVE WORD OF GOD

Psalm 19 membahas hal nature creation (hal ciptaan) and God's Law (aturan ALLAH) Jika kita membaca alkitab kita harus belajar sifat-sifat ciptaan termasuk keinginan menentang ALLAH dari aturan 2 yang telah diberikan kepada manusia sehingga kita dapat belajar mana yang benar dan salah dari pengalaman alkitab.

Pengalaman orang membaca alkitab menyaksikan bahwa firman-firman itu berbicara kepada kita, isinya menyadarkan kita dari kesalahan kita, memberikan contoh kepada kita mana yang seharusnya dan mana yang tidak dilakukan.

Alkitab memberikan gambaran bagi kita mengenai bagaimana perilaku ciptaan dan disisi lain bagaimana aturan TUHAN yang telah diberikan untuk semua itu agar semua berjalan sesuai dengan rencana ALLAH.

Kisah Amnon dan Tamar anak Raja Daud beda ibu yang melakukan perkosaan terhadap adik tirinya Tamar merupakan isi alkitab yang menjadi contoh dosa dan tidak sesuai dengan aturan TUHAN. ISi alkitab yang membahas segala aspek kehidupan ciptaan merupakan firman TUHAN yang disiapkan bersama aturan-

Dalam kasus Nabi Junus yang mencoba menentang kehendak Allah pada dirinya untuk memperingatkan bangsa Niniwa yang jauh dari hadirat TUHAN. Ingat Tuhan memilki cara untuk melakukan kehendaknya terhadap Yunus bahkan dengan memakai ikan Paus sekalipun. Disisi lain Yunus malah memprotes ALLAH karena menyelamatkan Niniwe. Semua itu adala sebuah pengenalan akan kemanusiaan manusia dan RENCANA ALLAH, CARA ALLAH, ATURAN ALLAH. Dalam artinya yang postif adalah kita dapat belajar mengenal manusia sebagai ciptaan yang menentang kehendak penciptanya dari rencana dan aturan TUHAN......


Sebagian dari Khotbah Rev. Augustine M., PhD di TICC Tainan Taiwan. Isi tanggung jawab penulis.

Sunday, September 29, 2013

Sekilas hal Logika dan Iman

Adalah riil bahwa air mengalir dari atas ke bawah.

Hal penting hubungan ilmu pengetahuan dan iman dalam hal menciptakan kebijaksanaan. Pengetahuan selalu dikaitkan dengan alasan dan bukti. Pengetahuan selalu dikaitkan dengan BAGAIMANA KITA MENGETAHU HAL YANG TELAH KITA KETAHUI?

Disisi lain secara iman " BAGAIMANA KITA MENTAHUI YANG KITA PERCAYAI. Biasanya Pengetahuan dengan 2 cara
1. melalui pemikiran, perhitungan, matematika dan sejenisnya.
2. melalui pengalaman yang kita rasakan melalui: penglihatan, pendengaran, rasa/lidah, melalui sentuhan dan terakhir penciuman/aroma.

Ini adalah pengalaman dan menjadi pengetahuan  lalu kita tulisakan dan kita komunikasikan kepada orang lain, menjadi sumber pengetahuan.

Disaat kita berkata AKU KENAL TUHAN, bagaimana caranya mengenal TUHAN yang tidak dapat kita lihat? Yang tidak dapat kita rasakan, ini selalu dikatakan bahwa TUHAN adalah ilusi dan ketakutan spt seorang bayi,

Tuhan tidak ada seperti dikatakan oleh orang-orang yang mengunakan ilmu pengetahuan melulu. Alasan apa yang  tepat untuk membuktikan adalah TUHAN ada dan TUHAN riil. Hal ini dapat menyebabkan orang diangap lari dari rialitas dari logika ilmu pengetahuan.

Allah itu ada dan ALLAH adalah awal segalanya, orang IBRANI mengatakan ' Orang bodoh yang mengatakan TUHAN tidak ada". Hal ini menunjukkan bahwa sedari dulu lagi adalah bodoh jika menyatakan TUHAN tidak ada.

Iman diperlukan untuk bertemu dengan TUHAN, inilah yang dikatakan orang Ibrani, yang bertentangan dengan Filosofi orang Yunani yang menyatakan Allah tidak ada. Tentu Allah tidak dapat ditemukan di laboratorium, dibawah mikroskop, Allah bukan seperti itu.

Tuhan adalah riil sebuah pernyataan yang tidak dibantah, karena menjadi pengalaman orang-orang Ibrani yang melakukan pendekatan oleh iman. Hal ini akan dikaitkan dengan ILMU PENGETAHUAN/WISDOM yang dimiliki oleh manusia yaitu: WISDOM yang dari atas/ALLAH dan Wisdom yang dari bawah/manusia yaitu pengetahuan.  Namun hal TUHAN yang dari ATAS kita  dapat menggunakan IMAN.


Belajar Dari Pencobaan Terhadap Yesus

bukan hanya dari makanan semata

Saat Yesus dicobai di padang gurun, poin penting dari percobaan terhadap Yesus adalah bahwa YESUS SELALU MENGIKUTI KATA TUHAN. Apa yang dilakukan Iblis kepada Yesus yang pertama adalah menunjukkan dan menguji siapa YESUS. Matius 4:3 Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti."  

"Jika Engkau Anak Allah ..........merupakan poin iblis untuk mencobai Yesus dengan menunjukkan siapa Ia dan kemuliaannya. Demikian juga kita selalu dicobai iblis dengan menunjukkan siapa kita dari turunan kita, mungkin saja kita anak presiden, pejabat sebagainya. Jika kita tidak dapat melihat posisi kita dari sisi TUHAN maka kemungkinan akan jatuh kedalam pencobaan iblis sangat besar.

4:4 Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."  Demikianlah Yesus menjawab hal ini dengan pengertian bahwa apa yang ditawarkan iblis itu bukanlah yang utama karena ada yang lebih utama.

Ketika seorang dengan posisi bapaknya yang strategis bisa saja memanfaatkan hal itu dan hilang kendali maka ia dapat melakukan tindakan yang mungkin membuatnya merasakan sesuatu yang luar bisa namun menjadi penderitaan bagi orang lain. Hal yang banyak terjadi saat ini, seperti anak menteri yang menabrak orang hingga mengakibatkan kematian, secara tidak sadar ia tidak menyadari bahwa yang dilakukannya sdh menghancurkan apa yang dibanggakan bapaknya.

Cobaan yang kedua: 4.5 Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, 6.lalu berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu."

Iblis menawarkan sebuah pembuktian bahwa benarkah kamu anak-ALLAH? Kalau benar apapun yang akan kamu lakukan maka ALLAH akan peduli kepadamu. Namun Yesus tidak melayani iblis 7. Yesus berkata kepadanya: "Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!"

Dalam hal ini apapun posisi kita dan siapapun kita maka tantangan dari luar melalui kuasa iblis dapat terjadi dalam hidup kita. Misalnya jika kita anak seorang Jendral, lalu ada saja selalu yang menwarkan kita untuk melakukan apa saja karena jika kita melakukan kesalahan sekaliun akan diselamatkan oleh kekuasaan yang ada pada orang tua yang jendral. Hal seperti ini merupakan tawaran iblis yang sering sekali menjadi point bagi manusia untuk melakukan tindakan yang salah.


8. Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, 9. dan berkata kepada-Nya: "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku."

Tawaran iblis yang ketiga adalah langsung kepada sasaran yaitu sasaran yang sdh tampak didepan mata, masalah kekuasaan, kemegahan yang ditawarkan dengan syarat hanya SUJUD MENYEMBAH IBLIS. Hal ini langsung ditentang Yesus  dengan berkata seperti ayat 10 itu bahwa hanya TUHAN, ALLAHmu saja yang harus disembah. 

.10. Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"

Ini berbicara masalah hidup didalam TUHAN mengikuti kehendak TUHAN, menyembah TUHAN, memuliakan TUHAN adalah pekerjaan manusia seperti Yesus didalam kemanusiaannya. Tidak ada yang perlu disembah selain ALLAH, walaupun banyak tawaran dan kekuasaan yang seolah-olah mendapatkan hal yang lebih baik namun pada kenyataannya harus hidup dibawah kendali satan/iblis. 

Iblis menawarkan hal-hal yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan, nilai yang berada dibawah bahkan tidak bermoral dan ketika manusia melakukannya maka akan terjebak dalam kesadaran sudah hidup didalam nilai-nilai yang rendah dari apa yang diinginkan TUHAN.


Maka sebagai anak-anak TUHAN sebagai orang percaya, maka ikutilah apa yang dilakukan Yesus yaitu tetap berpegang dengan perkataan TUHAN. Sebagai orang Kriten tetaplah berdoa, melakukan kehendak TUHAN, menjaga kekudusan, menyembah dan memuliakan TUHAN didalam doa dan kehidupan kita senantiasa. 

Terinspirasi dari Khotbah Rev Augustine M. PhD, di TICC Taiwan, isi tanggung jawab penulis.