Dalam logika lima gadis yang bijak dan lima yang bodoh, dimanakah kita? Hal ini perlu kita lihat dari dimensi ruang dan waktu kita saat ini. Semua telah sempurna, Yesus telah kembali kesurga dan menjadi ROH YESUS KRISTUS (Filipi 1:19) dalam arti telah MENJADI SATU ROH (Yoh 10:13) dengan BAPA DI SORGA. Rancangan Tuhan didalam hati manusia agar TUHAN ROH dalam arti Bapa, Anak dan Roh Kudus dapat tinggal didalam hati kita agar kita dapat tetap bersekutu dengan TUHAN. Karena TUHAN ROH sudah ada didalam kita (Yoh 17:21).
Keinginan TUHAN didalam kita adalah menjadi GEREJA atau manusia gereja, karena 1 Kor 6:19 berkata Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?
Juga ada ayat yang menekankan Efesus 2:22 Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.
Dalam hal ini kita adalah manusia manusia gereja yang memilki TUHAN, memilki ROH TUHAN didalam hati kita. Kita adalah manusia gereja kitalah bait ALLAH itu.
Lalu bagaimanakah kita dalam pilihan antara lima gadis yang bijak dan lima yang bodoh dalam rancangan HAL KERAJAAN SORGA, apakah dan siapakah kita?
Dalam hal keselamatan hingga KERAJAAN SORGA ini Tuhan telah selesai melakukan semua program NYA untuk kita manusia. Tinggal kita memilih apakah kita ingin menjadi:
1. 5 wanita bodoh
2. 5 wanita bijak sana
3. Kita sudah berada dalam iring-iringan pengantin karena kita sudah menjadi pemenang sebagai manusia gereja.
Hal 5 manusia bodoh itu sudah dapat kita lihat dan kita hindari. Kita juga sudah memilki kekudusan sehingga roh kita dapat senantiasa berkontak dengan TUHAN seperti lima wanita yang bijaksana tetapi kita juga dapat memilih yang lebih sempurna selain kita telah memilki ROH TUHAN DIHATI KITA namun kita juga sudah memilki HARTA SORGA sehingga kitalah yang menjadi MEMPELAI YESUS secara rohani dalam pesta pernikahan itu dan kita sdh berada didalam iring-iringan yang menjadi pengantin mempelai wanita anak domba itu.
Sekarang kita mau pilih yang mana, semua TUHAN telah sediakan untuk kita....amen.
HANYA DIDALAM YESUS KITA DAPAT MENGENAL SECARA SEMPURNA SIAPA SEBENARNYA TUHAN/ALLAH/YAHWEH ITU. DAN HANYA DIDALAM YESUS KRISTUS KITA DAPAT MEMAHAMI PROSEDUR MANUSIA DAPAT MASUK KEDALAM KEHIDUPAN KEKAL YAITU KEHIDUPAN ROH. SEKALI LAGI HANYA DI DALAM YESUS.
INDAH HARI-HARI BERSAMA TUHAN
Mungkin ini adalah suatu cara yang diberikan Tuhan kepada saya untuk menyampaikan pengalaman dalam mengenal dan menikmati Tuhan.
Saya merasakan masih banyak sekali diantara kita yang sulit mengenal Tuhan secara riil, hal ini saya rasakan ketika kita melihat/mencoba melihat Tuhan dari sudut yang berada di luar Tuhan.
Pada Tulisan saya ini saya mengajak kita melihat Tuhan dari sudut Tuhan yang adalah Roh, melalui pemahaman lebih lagi akan Prinsip Roh itu sendiri.
Saya merasakan masih banyak sekali diantara kita yang sulit mengenal Tuhan secara riil, hal ini saya rasakan ketika kita melihat/mencoba melihat Tuhan dari sudut yang berada di luar Tuhan.
Pada Tulisan saya ini saya mengajak kita melihat Tuhan dari sudut Tuhan yang adalah Roh, melalui pemahaman lebih lagi akan Prinsip Roh itu sendiri.
Saturday, January 10, 2015
Wednesday, December 10, 2014
Apakah Yesus Memiliki Keinginan Seks?
Dalam sebuah diskusi
ada seorang yang belajar teologia yang menanyakan apakah Yesus memiliki
keinginan seks? Dalam logika pertanyaan itu lebih lanjut mengasumsikan jika kita mengangap Yesus dan
Bapa/YHWH/TUHAN adalah satu maka tentunya BAPA Di Sorga juga memilki keinginan
yang sama. Kelemahan dalam logika pertanyaan ini adalah karena dia dan manusia melihat dari sisi kemanusiaan kita. Manusia banyak sekali yang melihat YESUS dari logika
kemanusiaan sang manusiaan Yesus sebagai manusia melulu. Tetapi kita tidak mengkaitkan
datau melihat DIMENSI ROH bahwa YESUS ADALAH MANUSIA YANG SATU ROH DENGAN TUHAN. Dimensi TUHAN menjadi manusia dapat dilihat saat
bertemu/mengunjungi Abraham saat itu namun sesunguhnya
contoh dalam dimensi manusia sedikit berbeda didalam YESUS. Tentunya TUHAN sudah menunjukkan
siapa YESUS dari perbuatan perbuatan HERAN/Mukjizat yang dilakukanNYA.
Saya menjawab dalam diskusi ini berdasarkan
pengalaman saya hal seks. Kalau menurut
pengalaman yang akan saya ceritakan di paragraf selanjutnya bahwa bagi seorang Yesus masalah seks bukanlah
masalah yang significant/ tidak penting. Dengan pengalaman saya saat 10 tahun berpisah
dengan istri dalam hal ini saya adalah manusia yang sdh mengenal dan menikmati seks
dibandingkan dengan Yesus saat itu.
Saya punya pengalaman berpisah 10 tahun dengan istri
saya sejak tahun 2003 saat istri mengambil Doktor di UKM malaysia. Dan pada
saat istri masih di Malaysia lalu saya juga melanjutkan sekolah tahun 2005.
Saya berangkat ambil Doktor di Taiwan. Dalam pengalaman kami, saya adalah
lelaki yang sehat dan normal. Kami memperoleh Anak kedua itu hasil kunjungan
singkat ke Malaysia tahun 2008. Lalu selama saya di Taiwan kunjungan setiap
tahunya sekitar 1-2 bulan per tahun dan istri saya hamil sebanyak 2x walaupun
keguguran karena kecapean mengajar S1 sampai S3 di salah saru PTN di Medan.
Taiwan terkenal dengan negara free sex. Tapi
pengalaman saya membuktikan walaupun keinginan seks saya cukup tinggi tapi
dapat mengendalikannya dengan banyak cara misalnya berenang 6-8 km perminggu
dan jogging 10x lapangan stadiun 3x seminggu. Kita dapat melakukan banyak usaha
agar kita tidak terjebak dengan keinginan seks. Semua aktifitas yang saya
lakukan selalu terkait dengan kegiatan rohani di TICC sebuah gereja berkomunitas internasional sehingga saya
merasa kehidupan ini tercover dalam sebuah sistem yang benar dan rohani juga.
Yang penting kembali kepada pemahaman kita akan isi
alkitab, karena saya kebetulan memegang prinsip alkitab yang mengatakan, barang
siapa yang tidak mengasihi istrinya doanya tidak sampai kesorga, tidak didengar
Bapa, Dan perzinahan adalah dosa yang akan terbawa hingga keketurunan/dosa
TURUNAN seperti banyak contoh dalam alkitab. Hal-hal seperti itu membuat saya
dan kita tidak ada keinginan untuk berbuat dosa perzinahan seperti itu. Padahal
di Taiwan pelayanan seks secara formal dapat kita lakukan karena ada promosinya
langsung di TV di Taiwan. Kita tinggal calling no personnya dan bayak sekitar 1
juta dalam rupiah.
Artinya hidup ini adalah pilihan dan pattern mana
yang mau kita gunakan sebagai aturan main dalam hidup kita dan itulah
pengalaman saya yang hidup secara rohani untuk melawan keinginan seks itu.
Pengalaman saya itu menunjukkan tidak sulit
mengendalikan seks walaupun kita jauh dari istri padahal saya sdh menikmati
seks. Lalu bagai mana dengan Yesus yang maha KUDUS itu?
Kalau para pengomentar pada diskusi itu melihat
Yesus sebagai manusia berdosa itu karena kita melihat dari keterbatasan manusia
dari keterbatasan kemanusiaan kita, Tapi Yesus adalah TUHAN dan TUHAN adalah
KUDUS. Dalam prinsip roh yang adalah KUDUS bahwa YESUS dan YHWH adalah satu
kesatuan dialam ROH karena YESUS dan BAPA adalah SATU dan mereka satu didalam
ROH ITU. Itulah megapa saya menyarankan
kepada kawan kawan disana untuk melihat dari PRINSIP ROH. Karena dalam logika
ALKITAB bahwa kematian manusia yang memilki roh itu tidak akan membawa kepada
kematian yang ada dalam logika manusia. Jangankan kepada Yesus kepada orang
percaya saja rohnya TUHAN pelihara. Karena tubuh diserahkan kepada maut tetapi
roh TUhan pelihara.
Kalau dikaitkan hal keinginan Seks dengan DOSA maka jika kita baca 2 Kor 5: 21, menurut
referensi catatan kakinya menyatakan Yesus tidak berkontak dengan dosa. Ia
tidak mengenal dosa Yoh 8:46 1 Petrus 2:22 dan ibrani 4:15 dan 7: 26. Dalam hal
ini.prinsip roh itu penting sehingga kita dapat melihat Yesus adalah TUHAN dan
tidak berkontak dengan dosa.
Yang menjadi pemikiran saat berdiskusi mengapa
mereka yang belajar teologia sampai S1 S2 tapi memiliki pertanyaan yang sangat
dunia sekali. Apakah mereka tidak belajar PRINSIP ROH. Namun kalau kita lihat
dari perkembangan zaman maka resiko seperti ini memang sdh dinyatakan dalam
alkitab. Saat belajar KRISTALISASI WAHYU dahulu dikatakan bahwa salah satu ciri
ciri akhir zaman adalah manusia-manusia gereja mencari jalan dosa untuk
mengenal TUHAN yang adalah KUDUS.
Kegagalan kita melihat TUHAN YESUS dengan penuh
KUASA ROH yang KUDUS dan hidup dalam kekudusannya membuat teman teman tidak
dapat melihat TUHAN DIDALAM YESUS untuk tidak bersentuhan dengan DOSA. Yesus
disalib dikayu salib adalah untuk menanggung dosa manusia dan Dia datang
sebagai persembahan kurban yang sampai ke sorga untuk mendamaikan manusia
dengan BAPA, Yesus melakukannya dan IA bangkit dan kembali ke SORGA. Maka sempurnalah DIA yang dari sorga kembali
kesorga.
Lalu apakah orang seperti Yesus memilki keinginan
seks, jawabnya tentunya itu tidak menjadi masalah bagi DIA karena kuasa yang
ada pada Yesus jauh lebih luar biasa. Dan jikapun ada maka kuasa ROH yang ada
pada DIA lebih berkuasa ketimbang
bagaimana sekedar mengendalikan keinginan seks.
Yang lebih penting para teolog belajar lebih lagi
prinsip roh agar dapat melihat YESUS dalam dimensi rohani dan bukan sekedar
logika kemanusia manusia yang pendosa. ...........
Lima gadis yang bijak dan lima yang bodoh (bagian 2)
Perbedaan antara gadis yang bijak dan tidak adalah hal satu mempersiapkan minyak cadangan sedangkan yang lima lagi tidak. Mereka sama sama memilki pelita tetapi yang bodoh tidak mempersiapkan minyaknya. Pelita dan minyak adalah satu kesatuan karena pelita itu akan menyala jika ada minyak (ayat 4). Artinya bahwa wanita pintar ini telah mempersiapkan hidupnya didalam TUHAN sebagai pelita dan tetap hidup didalam TUHAN (minyak) secara ROHANI (ROH). Tuhan adalah segala galanya bagi mereka, adalah pengharpan mereka. Maka dalam kehidupan kita ini adalah contoh bahwa bukan sekedar sebagai orang percaya tetapi orang orang yang hidup didalam TUHAN dan rohnya senantiasa berkontak dengan TUHAN. Artinya manusia-manusia yang hidup secara rohani.
Bahwa kedatanagan TUHAN kembali adalah misteri ILAHI dan hari kedatangan mempelai itu juga tidak terduga dan akhirnya mereka mereka dan tertidur dengan pelitanya yang tetap menyala (5). Dan ditengah malam tiba tiba terdengar suara yang menyatakan bahwa mempelai datang dan sambutlah dia (6). Mengantuk dan tertidur adalah sesuatu yang diumpakan seperti manusia yang sakit dan mati. Seperti apa yang dikatakan oleh Yesus hal Lazarus bahwa dia teridur namun sesunguhnya ia telah mati (Yoh 11: 11-13). Tengah malam dan tertidur merupakan phase yang melambangkan masa penderitaan dan tertidur sebagai kematian karena ini menyangkut masuk ke phase akhir zaman,
Dikaitkan dengan HIDUP secara rohani (TUHAN/minyak) sehingga walaupun mereka mati tetapi roh mereka tetap hidup dan inilah yang menjadi identitas kekal mereka sehingga mereka tetap memilki identitas rohani sebagai HARTA SORGA mereka yang bila saatnya waktunya tiba mereka memilki identitas didalam TUHAN yaitu diumpamakan seperti manusia yang memiliki minyak yang siap untuk menyalakan pelitanya jika diperlukan.
Mereka terbagun dan bersiap untuk menyambut sang mempelai, lalu mereka mempersiapkan hal yang penting setelah mereka bangun atau identik dengan saat kebangkitan yang di tunggu tunggu itu. Di ayat 7 itu terbangun dan mempersiapkan pelitanya. Hal ini menunjukkan bahwa bangun atau kebangkitan itu dilanjutkan denga mempersiapkan pelita yang dapat kita lihat bagaimana PELITA ITU seperti MELAMBANGKAN IDENTITAS YANG MENJADI PERSYARATAN sehingga disaat ayat ke 8 gadis bijak menolak untuk berbagi dengan mereka walaupun hanya sedikit. Dalam hal ini identitas rohani setiap seorang manusia itu adalah hal yang dilakukan pribadi lepas pribadi dan dengan bukti bukti selama kehidupan kita. Minyak yang adalah TUHAN itu sendiri apakah selalau ada dan menjadi bagian dari IDENTITAS ROHANI kita? Inilah yang tidak dapat dibagi karena semua itu memilki waktunya.
Gadis bijak menjawab tidak dan alasannya nanti cukup, karena itu adalah HARTA SORGA dan menjadi MODAL UNTUK MERAJA DIKERAJAAN SORGA dan semua itu sdh dikumpulkan dalam kehidupan kita yang SATU didalam TUHAN. Ingatlah ayat firman TUHAN yang menyatakan, barang sisapa yang mengikatkan diri dengan DIA satu ROH DENGAN TUHAN. Namun perempuan bijak mensyaratkan untuk segera membeli minyak ke penjual minyak. Namun dalam hal ini WAKTU TUHAN TIDAK SAMA DENGAN WAKTU MANUSIA. Karena saatnya telah tiba dan mereka wanita bijak itu masuk bersama mempelai ke ruang tempat perjamuan mempelai (10) dan pintu pun ditutup, Dan semua sudah dimulai sesuai dengan rencana TUHAN.
Disaat wanita yang tidak bijaksana itu datang mengetuk untuk membukakan pintu namun jawab penjaga itu aku berkata kepadamu Aku tidak mengenal kamu (11-12). Mengapa demikian? Kalau kita kaitkan dengan Lukas 13:25-27 maka sesunguhnya mereka tidak layak dan tidak memenuhi persyaratan walaupun mereka sudah menjadi bagaian dari rencana TUHAN dan melakukan berbagai aktifitas didalam kehidupannya bersama TUHAN (26) namun mereka melakukan hal hal yang tidak dikehendaki TUHAN ( 26).
Refleksi ini menunjukkan bahwa boleh saja kita berkata kita sudah percaya TUHAN YESUS DAN ROH KUDUS lalu kita dibaptis dan hidup sebagai manusia yang memilki roh sebagai pelita dari TUHAN, Namun ternyata didalam kehidupan kita tidak mengumpulkan HARTA Sorga dari buah-buah rohani kita bahkan melakukan tetap kejahatan, Hal ini mengakibatkan pelita kita tidak seiring dengan keinginan TUHAN/minyak sehingga kita tidak layak dihadapan TUHAN dan seperti wanita yang tidak bijak itu juga ditolak masuk ke ruang perjamuan kawin itu.
Bersambung.............
Thursday, November 27, 2014
Lima gadis yang bijak dan lima yang bodoh (bagian 1)
Hal kerajaan sorga
alkitab memberikan perumpamaan terhadap lima gadis bijak dan bodoh dalam
persiapan menyambut mempelai lelaki sebuah pesta perkawinan. Lima gadis
yang memiliki pelitanya yang menyala dan
mempersiapkan minyak cadangannya adalah gadis yang bijak sementara gadis yang
menyiapkan pelitanya yang menyala tetapi tidak memilki cadangan minyak adalah gadis
yang bodoh. Yesus menerangkan hal ini pada saat itu sebagai salah satu contoh
hal kerajaan sorga.
Dalam logika kita
tentunya bertanya siapakah orang orang ini yang telah memiliki pelita yang
telah berisi minyak dan menyala? Hal ini
perlu kita ketahui untuk menciptakan kondisi batas dari alkitab hal KERAJAAN
ALLAH yang bersifat general dan universal, KERAJAAN SORGA yang bersifat rohani
dan spesifik didalam Yesus DAN HAL SORGA
yang hanya TUHAN/BAPA YANG BERHAK MENENTUKANNYA.
Hal KERAJAAN SORGA yang
diumpamakan disini adalah SEBUAH SISTEM yang dirancang TUHAN yang ditawarkan
kepada manusia yang sdh mengenal DIA didalam Yesus. Mengapa demikian?
Karena hal Kerajaan Sorga ini sudah masuk dari bagian akhir kehidupan dunia
yang dikenal dengan proses pengangkatan kaum kudus yang akan naik ke sorga,
lalu memasuki masa antikris lalu dilanjutkan dengan masa penghakiman dan meraja
selama 1000 tahun sebelum diakhiri dengan bumi baru dan langit baru.
Dari bacaan Firman Tuhan di Matius 25:1-13 membahas
hal sekelompok GADIS GADIS yang sdh sama
sama memiliki lampu yang menyala dan
disatu kelompok mempersiapkan cadangan dan yang satu kelompok lain
tidak. Gadis gadis ini adalah melambang perawan suci yang dinikahkan dengan
seorang anak lelaki yaitu YESUS Kristus (2 Korintian 1:2). Mereka adalah manusia
manusia suci dan kudus yang diinginkan TUHAN untuk menjadi mempelai
anakNYA.
Lalu mereka membawa
pelita yang menyala yang melambangkan mereka memilki ROH-MANUSIANYA didalam
hidupnya dan TUHAN mengenal mereka secara rohani (Amsal 20:27; Roh manusia adalah
pelita TUHAN, yang menyelidiki seluruh lubuk hatinya). Dalam arti mereka ini
adalah orang orang yang sudah beriman kepada TUHAN. Orang orang yang sdh ada
didalam kehidupan rohani. Bahkan mereka adalah kelompok manusia special karena
merekalah gadis-gadis perawan yang melambangkan kekudusan.
Lebih spesifik lagi
untuk yang ada saat ini, maka dalam perumpamaan ini Yesus sudah membatasi bahwa
kedua jenis gadis ini sudah sama sama ada didalam GEREJA. Karena dasar gereja
adalah iman kepada TUHAN. Setiap orang didalam gereja telah percaya dan
melakukan pengakuan iman. Dalam arti bahwa kedua kelompok ini sdh memiliki
bekal ROHANI sebagai orang percaya.
Tapi apakah IMAN SAJA
SUDAH CUKUP? Ternyata hal kerajaan sorga iman saja itu tidak cukup. Jika dikaitkan
dengan referensi alkitab maka Roma 8:16 Roh itu (TUHAN) bersaksi bersama-sama
dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. Dalam arti bahwa kita
adalah anak-anak TUHAN karena kita memiliki roh yang menyala-yala seperti gadis
gadis tersebut yang bersumber dari TUHAN. Dalam dimensi rohani sesunguhnya
hanya TUHAN yang tahu apakah kita sdh benar benar memiliki roh-manusia kita
yang telah BERSAKSI (MENYALA) seperti gadis gadis itu. Secara spesifik semua
itu merupakan bagian dari kehidupan
manusia didalam sistem TUHAN saat ini yaitu DIDALAM GEREJA.
Kita sebagai
manusia gereja, kita adalah TERANG DUNIA yang cahayanya menerangi kegelapan
dunia ini (Matius 5:14). Orang orang yang bercahaya di antara mereka seperti
bintang-bintang di dunia (Pilipi 2:15b). Gadis gadis itu semua telah menjadi
terang dunia karena mereka memilki pelita itu. Lalu bagaimana dengan kita?
Apakah kita sebagai manusia gereja sudah melakukan fungsi kita untuk menerangi
kegelapan dunia ini? Jika tidak maka secara rohani kita bukanlah dari kedua
jenis gadis-gadis itu, tetapi berada
diluar dan bahkan tidak terhitung menjadi mempelai penganting pria tersebut.
Walaupun dalam ayat yang lain terbuka kesempatan untuk itu seperti dari
perumpamaan orang yang diundang pada Matius 22: 1-14 hal Perjamuan Kawin
Kerajaan yang juga mengambarkan hal kerajaan sorga.................bersambung
Tuhan Dalam Banyak Sisi Didalam Yesus
Hari ini khotbah Pdt dari Negara kepulauan Kiribati Rev. Nivanga Konono, membuka sebuah pembahasan TUHAN/YHWHyang menjadi sebuah hubungan yang lebih luas didalam YESUS. Didalam Yesus maka TUHAN bukan saja adalah TUHAN yang ada di Sorga, TUHAN yang kita sembah dan muliakan senantiasa. Didalam Yesus TUHAN menjadi Bapa kita yang telah melakukan perdamaian melalui anak NYA yaitu Yesus. Tuhan menjadi Bapa kita karena Yesus menjadi yang TUNGGAL dengan banyak saudara.
Didalam Yesus, kita menjadi bersahabat dengan TUHAN, Kita dan Yesus sebagai sahabat dapat saling mengkontak, saling bekerja sama khususnya untuk rencana TUHAN menjadikan segala bangsa menjadi muridnya. Walaupun itu adalah sebuah perintah namun disana menuai arti membuka hubungan kerjasama dibawah kendali TUHAN didalam Yesus. Yesus mencari patner untuk melaksanakan rencana TUHAN itu, Semua orang yang terlibat dalam pelaksanaan rencana TUHAN didalam Yesus itu menjadi patner TUHAN.
Menjadi penolong, yang riil bagi semasa manusia adalah contoh yang telah diberikan Yesus. Kita dapat melihat dimensi TUHAN didalam Yesus hal bagai mana cara TUHAN menolong manusia, menyampaikan kasihnya dan rencananya. Inilah dimensi yang dapat kita contoh dan kita lakukan dalam kehidupan kita secara riil saat ini,
Apakah orang lain dapat melihat TUHAN dari kehidupan kita? Manusia memiliki sisi atau dimensi ketuhanan dimana bagian dari unsur hidup manusia benar 2 bersumber dari TUHAN di Sorga. Manusia dapat berbuah secara rohani dengan buah buah roh seperti yang diajarkan dalam alkitab Galatia. Itulah menunjukkan esesensi mendasar dari kehidupan orang yang beesandar kepada iman dan rohani.
Yang menjadi persoalan apakah seorang benar benar berbuah karena rohaninya? Ini menjadi hal yang bukan sekedar melihat TUHAN dari sudut manusia tetapi manusia juga memiliki kemanusaiaannya yang dapat mengakibatkan dimensi TUHAN didalam manusia itu tercemar dengan kemanusiaan kita dan untuk itu semua harus dilatih dalam proses yang sesungguhnya didalam gereja.
Pekerjaan didalam TUHAN dan buah rohani itu harus sampai kepada pengalaman rohani dan disaat itu kita akan sadar bahwa TUHAN menjadi rill didalam hidup kita dan kita akan terus berbuah dan berbuah, Disaat itulah kita melihat bahwa ada manusia yang dapat menunjukkan dimensi TUHAN didalam hidupnya. Dan contoh itu sesunguhnya sudah sempurna didalam Yesus.
Banyak sisi yang dapat kita lihat di dalam HIDUP YESUS cara cara TUHAN yang sesunguhnya bahkan bagaimana TUHAN menyelamatkan manusia hingga ke SORGA didalam Yesus. Belajarlah lebih dan lebih lagi didalam Yesus.
Didalam Yesus, kita menjadi bersahabat dengan TUHAN, Kita dan Yesus sebagai sahabat dapat saling mengkontak, saling bekerja sama khususnya untuk rencana TUHAN menjadikan segala bangsa menjadi muridnya. Walaupun itu adalah sebuah perintah namun disana menuai arti membuka hubungan kerjasama dibawah kendali TUHAN didalam Yesus. Yesus mencari patner untuk melaksanakan rencana TUHAN itu, Semua orang yang terlibat dalam pelaksanaan rencana TUHAN didalam Yesus itu menjadi patner TUHAN.
Menjadi penolong, yang riil bagi semasa manusia adalah contoh yang telah diberikan Yesus. Kita dapat melihat dimensi TUHAN didalam Yesus hal bagai mana cara TUHAN menolong manusia, menyampaikan kasihnya dan rencananya. Inilah dimensi yang dapat kita contoh dan kita lakukan dalam kehidupan kita secara riil saat ini,
Apakah orang lain dapat melihat TUHAN dari kehidupan kita? Manusia memiliki sisi atau dimensi ketuhanan dimana bagian dari unsur hidup manusia benar 2 bersumber dari TUHAN di Sorga. Manusia dapat berbuah secara rohani dengan buah buah roh seperti yang diajarkan dalam alkitab Galatia. Itulah menunjukkan esesensi mendasar dari kehidupan orang yang beesandar kepada iman dan rohani.
Yang menjadi persoalan apakah seorang benar benar berbuah karena rohaninya? Ini menjadi hal yang bukan sekedar melihat TUHAN dari sudut manusia tetapi manusia juga memiliki kemanusaiaannya yang dapat mengakibatkan dimensi TUHAN didalam manusia itu tercemar dengan kemanusiaan kita dan untuk itu semua harus dilatih dalam proses yang sesungguhnya didalam gereja.
Pekerjaan didalam TUHAN dan buah rohani itu harus sampai kepada pengalaman rohani dan disaat itu kita akan sadar bahwa TUHAN menjadi rill didalam hidup kita dan kita akan terus berbuah dan berbuah, Disaat itulah kita melihat bahwa ada manusia yang dapat menunjukkan dimensi TUHAN didalam hidupnya. Dan contoh itu sesunguhnya sudah sempurna didalam Yesus.
Banyak sisi yang dapat kita lihat di dalam HIDUP YESUS cara cara TUHAN yang sesunguhnya bahkan bagaimana TUHAN menyelamatkan manusia hingga ke SORGA didalam Yesus. Belajarlah lebih dan lebih lagi didalam Yesus.
Tugas Yunus Saat Itu dan Tugas Kita Saat ini
Dalam bible study di Mambre GBKP membahas hal Yunus yang ditugaskan TUHAN untuk mengingatkan bangsa Niniwe agar meningalkan perbuatan perbuatan dosa, Tuhan memberi kesempatan kepada kota itu untuk tetap selamat dengan melihat bahwa ribuan anak anak yang masih belia yang tidak mengerti hal apa yang baik dan yang buruk sehingga jika Nininiwe dihukum TUHAN maka mereka juga akan binasa.
Hal kesempatan ini menunjukkan bagaimana cara TUHAN melakukan pendekatan secara manusiawi dan melihat nyawa manusia adalah sangat berharga. Poin pertobatan melalui nabi Yunus dimulai kepada orang-orang dewasa.orang tua dan tentunya dengan pertobatan itu akan memberikan contoh kepada anak-anak mereka untuk mengikuti perubahan yang terjadi pada orang tuanya, lingkungannya dan kebiasaan kebiasaan mereka.
Sesuatu nilai yang diangap jahat dan tidak berkenan dihadapan TUHAN karena terkait kepada manusia diciptakan segambar dengan ALLAH. Hal ini menjadi suatu hal yang penting bagi setiap manusia yang merupakan ciptaan yang memilki esensi ilahi yaitu roh manusia. Roh manusia adalah pelita TUHAN yang berfungsi untuk menyelidiki segenap lubuk hati manusia. Fungsi roh manusia adalah untuk berkontak dengan TUHAN yang adalah ROH. Hubungan Roh-roh ini adalah sangat mendasar sehingga manusia tetap dapat melakukan perbuatan sesuai dengan kehendak TUHAN.
Apa yang terjadi di Niniwe merupakan sebuah contoh bahwa TUHAN ingin mengembalikan citra TUHAN pada manusia saat itu. Dalam contoh ini dapat kita lihat bahwa pada akhirnya mereka itu bertobat dan TUHAN memberikan kesempatan kepada mereka untuk hidup dan memulai sesuatu dengan baik.
Demikianlah TUHAN memerintahkan kepada Nabi pada konteks kota Niniwe. Lalu bagaimana dengan kita saat ini, ketika TUHAN didala YESUS memerinthahkan kita untuk menjadikan segala bangsa menjadi MURID-NYA? Mengapa begitu penting untuk menjadi setiap bangsa menjadi murid YESUS? Hal ini tentunya menjadi perintah yang sangat mendasar bagi setiap kita yang percaya bahwa KESELAMATAN ITU hanya ada didalam Yesus. Dan keselamatan yang dinyatakan disini BUKAN SEKEDAR KESELAMATAN YANG SAMPAI BUMI SAJA TETAPI KESELAMATAN YANG SAMPAI SORGA.
Dianalogikan bahwa dalam perkembangan keyakinan yang ada telah tejadi penyimpangan akan pengenalan rencana TUHAN bagi manusia, mereka adalah ibarat anak anak yang tidak mengenal kebenaran yang sesunguuhnya, Mereka adalah ciptaan TUHAN yang segambar yang sama dengan kita tetapi mereka tidak mengenal dengan benar rencara TUHAN hal keselamatan manusia. Tugas dan tanggung jawab kita untuk menyampailan hal keselamatan yang ada didalam YESUS agar mereka bertobat dan menerima YESUS sebagai TUHAN dan Juruselatnya dengan mengajak mereka menjadi murid-murid YESUS.
Apakah ini sebuah hal yang sangat penting? Hal hari TUHAN hanya DIA yang tahu, tetapi hal HARTA SURGA adalah hasil yang akan kita bawa disaatnya MERAJA bersama KRISTUS. Pengenalan akan rencana TUHAN di PL dan tanggung jawab kita di PB merupakan sebuah nilai dari pekerjaan kita untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang megenal TUHAN dan itu menjadi PIALA dan HARGA yang akan TUHAN berikan kepada setiap orang yang BERANI BAYAR HARGA SECARA ROHANI KEPADA TUHAN. Itulah Harta Sorga kita.........
Saat ini, kegagalan manusia mengenal hal rohani/roh dan hal ultimate rencana TUHAN yaitu keselamatan kekal yang sampai ke sorga adalah bagian yang terpenting untuk menciptakan produk rohani manusia merupakan hal yang tidak diinginkan TUHAN. Kegagalan manusia akan hal identitas sorgawi yang teregistrasi sampai ke sorga merupakan hal yang tidak diinginkan TUHAN. Namun disisi lain Tuhan sangat mengasihi manusia dan masih ada kesempatan untuk mengingatkan setiap manusia akan hal ini. Menjadikan segala bangsa menjadi murid Yesus adalah TUGAS KITA SAAT INI maka mereka juga dapat diselamatkan pada waktu TUHAN. Sehingga hal hal rohani menjadi sesuatu yang memungkinkan merka selamat karena mengerti rencana TUHAN didalam Yesus..
Tuesday, August 12, 2014
Steps in working with GOD for world activities
In facing of various problems and opportunities, I always do a stage like in this picture.
(1) When there is a problem or opportunity, then the logic or emotion that is in our soul and brain, we should ask the Lord in our hearts that are filled with the Holy Spirit (2) before we make a decision to do so (3).
In order for all of our decision that is the best because we ask the Lord considerations that are in our hearts to give the sense/understanding more than just logic. That's what I always do.
It is different understanding about moral and spiritual. Moral is different every country, tribe, for example, Arabian moral is different in comparison to European or Chinese.
But the spiritual have to be the same because It have to be from the same resource, the GOD. But the problem many religion have not reach until to spiritual with the true GOD.
So, the error occur everywhere and it may be the some negative power can occupy people's soul that even do to kill in the name of wrong god.
Subscribe to:
Posts (Atom)


