INDAH HARI-HARI BERSAMA TUHAN

Mungkin ini adalah suatu cara yang diberikan Tuhan kepada saya untuk menyampaikan pengalaman dalam mengenal dan menikmati Tuhan.
Saya merasakan masih banyak sekali diantara kita yang sulit mengenal Tuhan secara riil, hal ini saya rasakan ketika kita melihat/mencoba melihat Tuhan dari sudut yang berada di luar Tuhan.
Pada Tulisan saya ini saya mengajak kita melihat Tuhan dari sudut Tuhan yang adalah Roh, melalui pemahaman lebih lagi akan Prinsip Roh itu sendiri.

Wednesday, October 21, 2009

Siapa yang meng UPLOAD roh anda ke surga?
(Alam maya dan dimensi Surga)

Saudara dalam namaNya: Bode Haryanto Tarigan.
PhD Candidate di NCKU Tainan Taiwan.

Pendahuluan
Kejadian gempa di Sumatera Barat di awal oktober 2009, merengut nyawa manusia hingga lebih dari seribu korban. Ibaratkan teori dari kematian itu adalah benar maka sang Malaikat pencabut nyawa itu saat itu sedang bekerja keras untuk menyelesaikan pekerjaannya dalam hitungan jam dan hari. Dan jika semua mereka yang meninggal itu masuk ke dalam taman firdaus, maka saat itu begitu sesak antrian para roh yang ingin bersama-sama masuk ke tempat yang baru itu, apakah sedemikian? Pertanyaan ini hampir sama dengan pertanyaan Matius 22:23-32, hal sekelompok orang saduki yang bertanya hal seorang wanita yang bersuamikan tujuh bersaudara. Lalu dihari kebangkitan siapakah yang menjadi suami perempuan itu? (ayat: 28).

Walaupun jawaban Yesus kamu adalah sesat (ayat: 29), namun ide tulisan itu bukan bertujuan menyesatkan. Perkembangan teknologi internet dan telekomunikasi mungkin akan membuat manusia semakin mudah percaya bahwa surga yang di imani berbagai agama dan kepercayaan itu adalah benar adanya. Hal surga mungkin sulit untuk dilukiskan hingga saat ini, surga yang dikenal adalah sebagai tempat yang mulia dan suci serta agung. Surga adalah tempat komunitas Tuhan, yang memiliki dimensi Tuhan yang adalah Roh.

Surga dan dimensi roh alam maya
Di dalam iman orang-orang percaya surga adalah tempat yang akan dituju setelah kematian. Surga digambarkan sebagai suatu tujuan yang kekal, rumah abadi. Salah satu tahapan yang dikenal untuk dapat mencapai Surga melalui kematian dan dilanjutkan kepada kebangkitan roh manusia menuju surga. Bicara surga adalah bicara roh, bicara dimensi roh adalah berbicara sesuatu yang bersifat abstrak-rohani. Lalu bagaimana untuk mencapai surga? Mungkin untuk menjawabnya tidak sesulit pelaksanaanya, seperti yang di ajarkan oleh berbagai agama.

Disisi lain, sekitaran dua dekade belakangan ini kita mengenal aktifitas alam maya (cyber space), yang dikenal dalam aktivitas berinternet. Banyak hal yang mengagumkan dari teknologi komunikasi ini, karena membantu kita lebih cepat untuk bertukar informasi yang telah diupload ke dunia maya tersebut.

Namun dalam tulisan ini yang ingin dilihat adalah sebuah proses perubahan dimensi dari concrete menjadi abstrak/maya atau didalam bahasa rohani mungkin lebih tepat dikatakan dari kehidupan dimensi manusia kehidupan dimensi rohani. Contoh analognya adalah dengan teknologi internet saat ini bagaimana berbagai dokumen dari concrete/fisik dapat diubah menjadi maya, tersimpan di suatu ruang maya disebuah space provider seperti yahoo, gmail, google dan lain sebagainya.

Saat ini kita dapat dengan mudah mengakses berbagai dokumen yang telah diupload ke internet. Pernahkan kita bayangkan jika dokumen itu semua dicetak ulang maka berapakah ruang nyata (concrete space) yang kita perlukan. Semua dokumen itu berasal dari 100 tahun yang lalu hingga hari ini. Semua itu telah dikirim dan berada di alam maya dan mungkin saja bentuk concrete dari dokumen-dokumen itu telah musnah dan rusak di makan waktu namun jika mereka telah di upload ke dunia maya, maka itu semua dapat menjadi abadi selama semua itu masih diberi ruang di alam maya dan selama bumi masih berenergi.

Manusia sebagai surat/dokumen rohani (2 Korintus 3:3)
Jika kita analogikan pekerjaan Tuhan atas manusia maka seperti apa yang terjadi dengan Yesus, sebenarnya itu dapat terjadi juga didalam kehidupan kita. Kejadian 2000 tahun lalu ketika Yesus dapat berubah dari dimensi manusia (volume) dimensi roh manusia (setelah bangkit dari kubur) dan menjadi roh itu telah membuka mata logika kita akan adanya sesuatu ruang rohani (spirit space) yang memiliki dimensinya sendiri. Kenaikkan Yesus kesurga adalah rangkaian dari sifat rohaninya, kembali ke surga sebagai tempat komunitas roh (Roh Tuhan). Jika kita diibaratkan selembar kertas, yang bertuliskan catatan-catatan kehidupan kita, maka sama halnya selembar kertas yang hanya tinggal di scan lalu filenya diupload ke internet space (cyber), dan jika kertas itu harus dibakar atau rusak (kalau manusia mati), demikianlah surat itu secara dimensi alam maya masih ada dan masih dapat dicetak ulang jika perlu.

Arti dari alinea di atas adalah bahwa pada kenyataanya, sama seperti kita adalah suratnya Kristus, maka jika kematian itu datang maka sebenarnya karena kita didalam Tuhan kita mungkin mati (rusak/hilang/terbakar), namun kita telah diubah sedemikian rupa didalam dimensi roh, dimensi alam maya seperti yang kita kenal sejauh ini (internet). Kehidupan di alam maya dapat mengambarkan sebagai kehidupan alam roh dan semua itu telah tersusun dan tertata sedemikian rupa. Semua itu telah diposisikan sesuai dengan space yang disediakan. Manusia yang memiliki tubuh yang concrete dan jiwa yang dapat berubah menjadi roh ieni adalah sebuah petunjuk bahwa surga itu ada tetapi sulit untuk mengambarkannya karena beberapa alas an diantaranya adalah karena kita BELUM MENGENAL YESUS DENGAN BENAR, sehingga perkembangan teknologi saat ini belum sangup melihat bahwa alam maya adalah sebuah pembuktian empiris akan adanya alam lain yang telah disiapkan bagi roh manusia.

Persoalannya adalah apakah roh anda terupload atau tidak kesurga? dan siapakah yang mengupload roh anda itu? dan siapa yang menjamin anda terupload ke surga?. Di dalam Yesus kita adalah anak Tuhan, dan hudup didalam jaminan roh kudus dan tentunya kita harus hidup didalam kekudusan agar berkenan di hadapan Tuhan. Dan Tuhan sendiri di dalam Yesus Kristus akan mengupload roh kita ke surga.

Jika seorang atheist yang tidak pernah menghidupkan roh manusianya, maka mereka dapat dianalogkan sama dengan dokumen-dokumen yang terbakar sia-sia tanpa pernah terupload ke alam surga (maya). Seorang yang salah memilih pilihan rohaninya akan mengalami kerugian karena tidak ada yang menjamin rohnya akan terupload ke surga mulia, karena tidak ada prangkat teknologi yang memastikan mereka terupload ke surga. Dan beruntunglah mereka yang mengenal Yesus, karena didalam Dia, dan seperti apa yang telah terjadi padan Nya, menjadikan itu semua sempurna akan kemana arah roh orang-orang percaya terupload ke surga yang mulia.

Penutup
Teknologi internet (cyber technology) membuka analogi logika manusia akan adanya dimensi baru yang dapat mendekatkan kita pada pemahaman dimensi alam Surga (alam roh). Manusia yang menghidupkan rohnya memiliki kesempatan memasuki alam roh. Setiap roh manusia didalam kehidupan rohaninya akan bergantung kepada Tuhan mana yang akan mengupload rohnya ke alam surga. TUhan yang tepat adalah kunci kemana setiap roh orang percaya akan ter upload. Di dalam Yesus dan Ia sendiri telah menunjukkan bahwa roh-roh orang percaya akan menuju satu arah dengan Yesus yaitu surga mulia. Hanya di dalam Yesus, kita dapat memahami lebih sempurna akan alam roh (surga) itu. Logika ini bahkan menjadi pembuktian bahwa teori Budha akan reinkarnasi adalah tidak benar, dan yang benar adalah teori inkarnasi manusia menjadi roh, seperti apa yang terjadi di dalam Yesus Kristus.

Catatan Penulis:
Demi kemuliaan Tuhan, semua ini adalah upaya melakukan Logika Rohani, agar para pekerja ilmiah dapat melihat dari sisi lain bahwa Tuhan adalah riil dan surga adalah sebuah kepastian dari pembuktian teknologi itu sendiri.

No comments: