INDAH HARI-HARI BERSAMA TUHAN

Mungkin ini adalah suatu cara yang diberikan Tuhan kepada saya untuk menyampaikan pengalaman dalam mengenal dan menikmati Tuhan.
Saya merasakan masih banyak sekali diantara kita yang sulit mengenal Tuhan secara riil, hal ini saya rasakan ketika kita melihat/mencoba melihat Tuhan dari sudut yang berada di luar Tuhan.
Pada Tulisan saya ini saya mengajak kita melihat Tuhan dari sudut Tuhan yang adalah Roh, melalui pemahaman lebih lagi akan Prinsip Roh itu sendiri.

Wednesday, December 26, 2007

YESUS ITU TUHAN DI DALAM KEBANGKITAN DAN KENAIKKANNYA KE SURGA (Bagian 2)

by Bode Haryanto, bro in His name

Lingkaran rohani di dalam Yesus Tuhan adalah sesuai dengan pengakuan iman rasuli yaitu:
Aku percaya kepada Yahweh, Bapa yang MahaKuasa, Al-Khalik langit dan bumi. (BAPA ROH ITU di surga). Aku percaya kepada Yesus Kristus, Anak Tunggal Yahweh, Tuhan kita……………………………………………………………….(1)
Dikandungi dengan kuasa Roh Kudus dan dilahirkan dara perawan Maria. (ROH MENJADI MANUSIA) ……………………………………………......…(2)
Yang menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati, dan dikuburkan, turun kedalam kerajaan maut. (PERJALANAN ROHANI MANUSIA TUHAN)…………………………………………………………(3)
Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati, ( MENJADI MANUSIA ROH)………………………………………………………… (4)
naik ke syurga, duduk di sebelah kanan Yahweh, Bapa yang MahaKuasa. (KEMBALI KE BAPA ROH di surga) ……………………............………………(5)

Dan Dia akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati. Aku percaya kepada Roh Kudus, Gereja yang kudus dan am, Persekutuan orang-orang kudus, pengampunan dosa, kebangkitan daging, dan hidup yang kekal. Amin. ( HASIL DARI PRINSIP ROHANI BAGI KITA) (6).

Dikutip dari "http://ms.wikipedia.org/wiki/Pengakuan_Iman_Rasuli"

Lingkaran rohani 1 ke 2 ke 3 ke 4 ke 5 kembali ke 1. membuat Yesus yang bersumber DARI ROH ITU KEMBALI KE ROH ITU.

Untuk memudahkannya dapat kita bayangkan lingkaran ini sebagai sistem RANTAI MAKANAN pada pelajaran biologi/ekologi, sehingga lingkaran rohani inilah menjadi dasar prinsip pemahaman rohani itu sendiri. Ini membuat saya semakin yakin bahwa benar Yesus itu Tuhan bukan sekedar di imani tapi secara sains pun dapat dibuktikan.

Jika kita bandingkan dengan kepercayaan lain yang diterangkan pada buku sdr Achyan Nudin (AN) (2004) yang berjudul Runtuhnya Ketuhanan Jesus, yang melihat mengenai Yesus secara alquran dan Alkitab, jelas bahwa mereka kehilangan beberapa tahap dalam pengenalan PRINSIP ROHANI KETUHANAN YESUS. Mereka percaya bahwa Yesus lahir dari RUH TUHAN bukan dari hasil pembuahan biasa, jadi mereka menerima Yesus memenuhi no.1 dan no.2 (tidak ikut istilah Tuhan pada no 1). Mereka juga percaya bahwa Yesus itu memiliki banyak keistimewaan, memenuhi sebagian no 3, tetapi mereka tidak percaya Yesus itu mati dan bangkit (no 3 dan 4). Tetapi mereka percaya Yesus itu naik kesurga dan berada di surga Mulia (memenuhi no 5 dan no1 kembali). Dan akan datang sebagai imam Mahdi, dari surga.

Berarti, kalau kita tanya mereka apakah dan bagai manakah Yesus bisa sampai ke Surga dan bagai mana mereka yakin bahwa Yesus (ISA ALMASIH) itu berada di surga, pasti mereka tidak dapat menjawab. Sehingga dari no 1 ke no 2 ke no 4 ke no.1, artinya secara natural law (science) ini tidak dapat dijelaskan, kecuali dengan keyakinan saja, ada tahapan yang hilang dan sulit untuk di jelaskan sehingga membuat mereka sulit menerima secara mutlak rohaniah Yesus adalah Tuhan.

Karena kurangnya pemahaman akan prinsip roh tadi maka hasilnya mereka akan mengandai andai atau mengikuti jalur kepercayaan lain seperti Sidarta yang mengalami Buddha dan reinkarnasi, atau mereka percaya dengan ajaran paganisme lainnya, yang sebenarnya mudah dipatahkan secara prinsip roh. Kita ambil contoh sidarta Buddha.

Coba saja baca http://id.wikipedia.org/wiki/Siddhartha_Gautama
Gautama Buddha dilahirkan dengan nama Siddhârtha Gautama (- Sansekerta, Siddhattha Gotama Pali: keturunan Gotama yang tujuannya tercapai), dia kemudian menjadi sang Buddha (secara harafiah: orang yang telah mencapai Penerangan Sempurna). Dia juga dikenal sebagai Shakyamuni atau Sakyamuni ('orang bijak dari kaum Sakya') dan sebagai sang Tathagata.

Tentu kita harus menghormati Gotama Siddhartha yang telah mengalami Buddha (pencerahan sempurna), dengan upaya-upayanya untuk mendapatkan pencerahan, dan kita menghormati ajaran beliau. Yang menarik adalah Roh apa yang mengakibatkan kebaikan Gotama Sidarta menjadi sang Buddha itu? Kita dapat mengatakan itu roh Tuhan atau bersumber dari Tuhan YME.

Dari sejarah perjalanan hidup Buddha dapat kita bandingkan dengan lingkaran rohani ke Tuhan Yesus. Bahwa telah terjadi UMPAN BALIK lingkaran prinsip roh yang diterangkan di awal di atas, yaitu; Buddha mencari Tuhan, Buddha mendapat pencerahan dan Buddha memiliki sifat-sifat Tuhan (kasih, damai dll). Berarti nomernya berubah, no 2 ke no 1 kembali ke no 2. Dalam buku AN 2004 P 30. bahwa Buddha hidup sebagai manusia yang penuh kasih tanpa pernah diketahui matinya tetapi diyakini bangkit tanpa saksi dan hidup berreinkarnasi. Tanpa pernah kembali ke no 1. (kenapa tanpa kembali ke 1?)

Karena ternyata bahwa Budha akhirnya diyakini oleh pengikutnya berreinkarnasi kembali menjadi sesuatu di bumi ini dan itu akan mengenerasi. yang terus menerus dan akhirnya reinkarnasinya menjadi apa beliau pada saat ini di bumi? malah menjadi membingungkan?. Jika ada reinkarnasi Buddha hingga saat ini, bagaimana sih modelnya, yang mana orangnya? binggungkhan. Namun kalau AJARANNYA itu menjadi abadi boleh-boleh saja, namun reinkarnasi itu diluar format rohani/ prinsip roh.

Apakah yang di maksud reinkarnasi itu rohnya saja? Kalau rohnya saja berarti telah terjadi KESALAHAN PRINSIP ROH, karena Buddha akan menjadi sumber roh, padahal sumber roh itu hanya Tuhan YME. Kalau benar2 reinkarnasi maka ini masih misteri karena hingga saat ini tidak adalagi manusia istimewa seperti Gotama Buddha.

Saya yakin secara prinsip roh mungkin Guatama sidarta Buddha telah berada di suatu tempat, sama seperti nabi-nabi Tuhan lainnya, menunggu untuk di muliakan, Namun secara ajaran reinkarnasi Buddha sekarang menjadi apa itu masih misteri artinya hanya dapat diyakini tidak memenuhi hokum siklus rohani.

Kenapa kemungkinan roh Gotama menunggu dimuliakan bersama nabi2 Tuhan alasannya adalah tentunya kita tidak dapat mengatakan kalau tidak mengenal Yesus atau Muhammad tidak mungkin masuk surga, yang pasti adalah sulit masuk ke dalam kerajaan surga. Alasannya adalah jauh sebelum orang mengenal Yesus dan Muhammad dan Buddha dan lain2 bahwa Tuhan juga telah bekerja buat Abraham, Nuh dan Elly dan lain2. Artinya kesempatan untuk menjadi orang istimewa itu tetap ada tetapi sulit, kecil kemungkinanya.

Menurut buku AN 2004, bahwa pembawa ajaran agama itu semua juga mati dan diyakini bangkit dari kematiannya (catatan: diyakini dalam arti belum tentu benar, sangat tergantung kepada pengikutnya dan tidak ada saksi), lalu diantara dari mereka disebut sebagai dewa/tuhan. (ini berlaku pada agama Paganisme saja, kalau jenis animisme, sumbernya bukan dari no1). Dapat di artikan bahwa ajaran ketuhanan yang mereka ajarkan itu bisa saja benar dan baik karena bersumber dari Tuhan. Tetapi tetap saja pada level manusia istimewa bukan sebagai Tuhan seperti Yesus karena mereka tidak memenuhi prinsip rohani. Naik kembali ke habitat Tuhan di Surga Mulia. Ingat karena yang berasal dari surga saja yang dapat kembali kesurga.

Yesus, Tuhan di dalam kebangkitannya. (bagian I)


By Bode Haryanto, bro in His name.

Memang sangat menyesakkan jika kita mengaku Yesus sebagai Tuhan kepada dunia, karena mereka akan mentertawakan keyakinan kita, dengan mengatakan seperti kalimat dibawah ini:

Masa Tuhan kamu lahir dikandang domba. Masakan Tuhan kamu disalib. Masakan Tuhan kamu anak seorang manusia, bagaimana mungkin? Kata mereka.

Sebuah contoh seperti apa yang dilaporkan seorang Doktor perbandingan agama dalam sebuah jurnal Al Kadim (saya baca dan saya copy, beberapa tahun lalu dari perpustakaan Tun Sri Lanang Malaysia) yang membandingkan Yesus dengan Nabi Muhammad. Apa hebatnya Yesus, tidak pernah memimpin organisasi, tidak pernah menang berperang, tidak memiliki jiwa bisnis, tidak pernah kawin/memimpin keluarga dan lain sebagainya. Apakah yang ditulis penulis itu adalah salah? Tentu tidak, memang Yesus tidak pernah melakukan itu semua.

Jika kita gabungkan dari kedua kondisi di atas maka memang keyakinan bahwa Yesus itu Tuhan di dalam kekristenan itu pantas untuk ditertawakan.

Lalu bagaimana cara kita memperkenalkan bahwa Yesus itu Tuhan kita kepada mereka? Lalu kita menerangkan teori Tuhan tritungal, Tuhan Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Mereka semakin tertawa lebar, hahaha, mengapa Tuhan kalian malah ada tiga? Lalu kita mengatakan kita memiliki tiga nama tetapi satu Oknum. Lalu apa bedanya dengan agama Hindu, Budha, Tautoisme lainnya, yang mengatakan bahwa tuhan/dewa-dewi itu adalah tuhan dengan fungsi yang berbeda, Siwa, Brahma dll, dengan fungsi masing, mencipta, memelihara, menghukum dll? Jadi dimana keunikan Tuhan kita, itulah yang perlu kita bahas lebih dalam agar mereka dapat membandingkan Tuhan kita dengan Tuhan mereka.

Inilah masalahnya, karena pertanyaan yang muncul adalah Apakah semua orang yang mengaku Kristen tertarik untuk memahami Tuhan sedemikian rupa sehingga telah dapat/mampu mengetahui dan mampu mengenalkan Tuhan kepada lingkungan kita bahkan dunia? Jawabannya pasti adalah TIDAK. Tapi bagaimana agar seorang yang mengaku Kristen mampu menerangkan itu semua kepada lingkungannya?, dan siapa yang bertanggung jawab mengajarkan kebenaran alkitab itu kepada manusia yang mengaku Kristen ? dan kapan waktu yang paling tepat untuk menyampaikan itu semua? adalah menjadi bagian yang penting untuk dipelajari dan di kaji lebih dalam.

Walaupun alkitab mengatakan, jika anda percaya dan dibaptis, anda telah dimateraikan menjadi bagian dalam gereja (orang yang telah dipangil didalam persekutuan antara manusia dan Tuhan dan manusia-manusia dalam penghidupan rohani), tetapi ultimat pengajaran Tuhan Yesus adalah menyampaikan kabar baik ini keseluruh dunia.

Parahnya lagi manusia adalah daging, jiwa dan roh, dengan berbagai ragam tingkah polah yang membuat kita sangat sulit menentukan standar pengenalan akan Tuhan secara individu, apalagi yang dimaksud dalam hal ini adalah masalah kualitas rohani, yang tidak sama dengan suatu produk atau organisasi seperti standar SII atau SNI atau ISO. Tapi walau bagaimanapun adakah usaha kearah itu sehingga setiap yang mengaku Kristen memiliki visi dan misi bagi penyampaian kabar baik ini ke seluruh dunia?


Jawaban yang mungkin adalah “Tergantung fungsi gerejanya, pengembalanya, jemaatnya dan tentunya manusiannya (si ndividu Kristen) apakah seseorang itu interes atau tidak mengenal Tuhan itu, hingga mampu menerangkan siapa Tuhan itu kepada dunia.

Pertanyaan di atas tidak dapat dijawab hanya dengan mendengar dari kotbah-kotbah dan renungan saja. Sebuah buku menuliskan ada empat tahap dalam mengenal isi firman Tuhan dalam rangka interaksi Tuhan dan manusia yaitu, Membaca, Mengerti, Menikmati dan Mengalami Firman Tuhan.

Apakah anda sudah membaca Alkitab/firman Tuhan? Apakah anda mengerti dengan firman yang anda baca? Apakah anda menikmati firman Tuhan itu? Dan terakhir apakah anda mengalami yang dikatakan dalam firman Tuhan itu?

Mungkin ditengah-tengah kehidupan bergereja kita yang kurang solid, dengan kondisi dan kemalasan kita mengenal isi alkitab, maka kita mengaminkan semua yang dikatakan dalam kotbah-kotbah dan pelajaran alkitab yang ditawarkan tapi apakah itu membuat kita mampu mempertahankan kekristenan kita di tengah pergaulan dunia? Kita memang merasa masih banyak hal-hal yang lebih penting ketimbang mengenalNya lebih dan lebih lagi.Seseorang mengatakan bahwa mengasihi Yesus dan mencintaiNya, tetapi tidak pernah melakukan dengan tekun apa yang Tuhan mau di dalam Yesus. Mereka menjadi kelompok yang asal Kristen.

Pernahkah kita bayangkan bagaimana susahnya orang dahulu membangun Pyramid, Spin, Patung-Patung kuno di Mesir, India, Aztek dll, semua itu untuk mencari hadirat tuhan/dewa, pernahkah anda bayangkan candi borobudur di bangun pada massa itu yang tidak memiliki alat mekanik yang cangih dan semua dilakukan oleh serba manusia adalah untuk mencari hadirat Tuhan. Cobalah anda bayangkan usaha apa yang telah kita lakukan untuk mencari hadirat Tuhan dibandingkan mereka pada jaman dahulu itu, tidak ada apa-apanya. Pernahkah anda bayangkan untuk apa gereja2 di eropah dan mesjid dan Negara islam yang super LUX untuk apakah itu semua?

Alkitab mengatakan bahwa Cari dahulu kerajaan surga maka segala sesuatunya akan ditambahkan, dan kita mengatakan amiiiiiiiin. Ayat ini menginginkan kita mengandalkan Tuhan di dalam hidup kita tetapi apakah dalam hidup kita sedang mengandalkan Tuhan?

Saturday, December 8, 2007

PERCAYA DIBAPTIS MENJADI DEWASA

By: Bode Haryanto Tarigan, Bro in His name.

PENGANTAR
Coba kita baca Gal 4;1-6, kita dibedakan antara anak-anak dan orang dewasa secara alkitabiah. Bahwa anak itu sama dengan budak dan budak itu harus dimerdekakan, dan ada syarat merdeka. Dalam hal ini anak sama dengan budak artinya hidup dibawah kendali orang lain yaitu orang tuannya secara rohaniah/spiritual.Coba kita baca lagi 2 kor 1; 21 -23, ada proses pembabtisan, pemateraian dst, apakah semua orang sedemikian saja langsung dapat dibabtis, tentunya seseorang itu dapat dibabtis jika dia memenuhi syarat. yaitu percaya dan dibaptis dan dimateraikan. Karena Roh Kudus akan tingga di dalm hati orang percaya dan kita menjadi ciptaan yang baru.Lalu bagai mana caranya orang supaya dapat dibaptis, dia harus percaya. Inilah salah satu bagian dari penghidupan gereja, pengembalaan, pelayanan, bermisi yang dimulai dari keluarga, dan gereja (internal). Ini adalah bagian dari mempertahankan dan mengembangkan yang sudah ada di dalam gereja.Jika kita bicara baptisan kita bicara password (istilah seorang saudara kita) itu memang benar, tetapi jika anda memiliki password tetapi tidak melakukan apa apa, atau anda sudah memasukkan password tetapi anda binggung dengan permainan atau sistem yang akan anda masuki, untuk apa password itu?Disitulah perlunya kita belajar alkitab dengan benar agar kita memahami betul ketika kita masuk kedalam system yang baru yaitu hal kerajaan surga didalam gereja yang benar. Gereja adalah system yang dibangun dan diciptakan Tuhan sendiri didalam Yesus Kristus kepala dan pemimpin gembala gereja.

USIA YANG TEPAT
Kapan waktu yang tepat untuk memberikan inti/bara/daging dari kekristenan itu sesuai alkitab? Secara effektif adalah hanya ketika anggota jemaat gereja masih relative remaja, dengan memberikan sebanyak-banyaknya pengetahuan dan pengajaran tentang alkitab/firman Tuhan diharapkan/sehingga mereka telah tertanamkan sebuah variable kasih Yesus dalam hatinya/hidupnya, sebelum variable variable dunia yang kompleks dan berbahaya mempengaruhi setelah terlalu dewasa dan atau mungkin mereka sudah terlanjur jatuh terlalu jauh, oleh variable lingkungan yang salah, pendidikan yang jelek, keluarga yang broken dllDengan pengajaran itu, diharapkan mereka sudah benar2 percaya dan dibaptis sebagai seorang yang merdeka, manusia baru, dengan password itu masuk kedalam sistem gereja sebagai ngawan, jemaat yang siap diberikan tugas-tugas gereja. Apakah ini tidak lebih baik?Yang menjadi masalah adalah orang-orang yang terpangil untuk memberikan pengajaran/ngawan yang belum siap, sehingga apakah anak-anak remaja itu telah benar-benar mengenal penghidupan Tuhan Yesus dan sistem Gereja sebagai organisasi surgawi secara benar? Banyak yang ingin di tuai tetapi kurang jumlah penuai.
BAYI DIBABTIS
Jika seorang anak bayi dibawa kegereja u dibaptis, tentunya patut kita dukung karena semangatnya adalah semangat yang mengikat secara roh/rohani sianak tersebut dan ibu-bapanya didalam gereja. (walaupun saya dengar dahulu katanya gereja Katolik yang memulai)Kita ambil contoh sebuah kasus, jika yang dibaptis itu adalah anak ANGKAT yang tidak tahu bapak-ibunya, babtisan itu akan membuat ikatan secara rohani sangat kuat dan ini adalah sangat baik secara rohani, di dalam penghidupan gereja.
MENGUBAH GEREJA?
Semangat untuk mengubah gereja tradisional dalam melaksanakan kebiasaan gereja menurut saya adalah dengan mengubah diri sendiri. Jika kita tidak puas dengan apa yang ada di dalam gereja saat ini kita boleh belajar dari mana saja tetapi dengan syarat karena SUKA CITA pengenalan akan TUHAN YESUS lebih lagi. mengapa saya berkata demikian?Bagi saya kembali kepertanyaan: siapakah saya ini? Mengapa saya dilahirkan sebagai orang karo? Mangapa ada GBKP? Mengapa Tuhan melahirkan saya dengan opung, kakek, bapak dan saya menjadi anggota GBKP? Saya hanya dapat mengatakan Syukur Tuhan saya saat ini menjadi orang Kristen dan saya tentunya berterima kasih kepada GBKP walaupun tetunya bukan GBKP yang menyelamatkan kita tetapi Kualitas Hubungan Kita Dengan Tuhan pribadi-lepas pribadi.Mengapa saya katakan begitu, karena GBKP dalam perubahan waktu bisa saja berubah, contohnya kalau dahulu pendeta hanya lelaki, sekarang boleh lelaki boleh perempuan bahkan kedua-duanya suami istri. Atau mungkin saja nanti 10 tahun lagi waria atau lesbian juga bisa saja diterima menjadi pendeta, bias saja. Bisa saja anggota beristri lebih dari satu jadi PT/DK bahkan Pendeta.

Tetapi Tuhan Yesus tidak berubah, orang-orang yang memimpin GBKP akan berubah-rubah tetapi Tuhan Yesus tidak berubah. Dan Ingat setan adalah roh, dan roh setan itu memang bertujuan untuk menghancurkan sebuah sistem rohani gereja. Saya juga tidak dapat membayangkan bagai mana jika saya lahir dengan agama yang lain, dan bukan seorang karo yang memiliki adat-istiadat yang sedemikian rupa, yang membuat saya boleh terikat secara gereja di GBKP, dan terikat secara adat sebagai seorang karo, di Indonesia yang Indah permai. WOW Tuhan begitubaik.
ALKITAB SEMUA
Bukan semua ayat alkitab itu harus diikuti, apalagi dalam perjanjian lama, karena kita dapat terjebak dengan perbuatan orang2 beriman sekapasitas Abraham, Samuel, raja-raja dll. Di Talun Kenas ada sebuah gereja yang pendetanya beristri lebih dari satu, apa alasannya? juga diambilnya dari alkitab. Ada negara di Afrika yang menjadikan dirinya Presiden seumur hidup. apa alasanya, juga dia ambil dari alkitab.

Neraca Energi Jesus Menaklukkan Topan dan Badai.

By: Bode Haryanto. bro in His name.

Dalam Lukas 8 ayat 23-24, dapat kita baca, bahwa Jesus meredakan taufan dan badai. Tentunya kita yakin bahwa Jesus adalah Tuhan, sehingga Ia mampu mengatur taufan dan badai sekalipun. Disisi lain kita coba untuk mencari tahu secara sederhana dan mudah di mengerti, berapa besarkah energi spontan yang dihasilkan untuk dapat menghardik taufan tersebut? dan dicoba dilakukan dengan pendekatan energi ekivalen dengan konsep rumus yang telah ada.

Ada beberapa sumber energi yang telah kita kenal secara luas yaitu, energi kinetik/gerak mekanik, energi elektrik/gerak elektron, energi kimia/akibat reaksi kimia, energi Nuklir (inti), energi thermal/panas dan sebagainya.

Pada Luk 8 tersebut diterangkan bahwa adanya taufan dan badai, jenis energi apakah ini? Di Belanda telah memanfaatkan aliran angin sebagai sumber energi melalui kincir angin, dan tentunya formula Energi Mekanik adalah cukup tepat. Formula Energi Kinetik (Ek) adalah 1/2 * massa dalam Kg.(M) * (kecepatan dalam meter per detik (v) di pangkat dua) = 0.5 * M * v * v (Smith 2000). Dengan asumsi, bahwa temperatur konstan dan arah gerakan energi berdimensi satu (satu arah saja).

Asumsi bahwa pergerakan udara/anginlah yang mengakibatkan terjadi taufan dan badai, dan dengan asumsi bahwa udara adalah relatif kering, maka kerapatan jenis (rho) udara adalah 1.184 kg/m3 pada T = 25 C (www.wikipedia.com) .

Jika kita gunakan data dari taufan Isabel yang memiliki kecepatan 200 meter/detik (Daniel, 2004) maka dapat kita hitung berapa energi yang diperlukan SETIAP DETIKNYA.

Ek = 0.5 * M * v * v
Ek = 0.5 * rho * V (volume) * v * v ; (V adalah volume udara, m3).

Dengan mengambil asumsi untuk 1 m3 volume udara bergerak dengan kecepatan 200 m/detik maka energi yang dihasilkan adalah:

Ek = 0.5 * 1.184 kg/m3 * 200 m/det * 200 m/det
Ek= 23680 Joule (dalam setiap 1 m3 udara dalam setiap detik)

Menghitung volume total Udara.

Jika kita asumsikan Yesus secara sepontan (30 detik saja) menggunakan waktunya untuk menghardik Taufan dan badai tersebut, dan jika kita asumsikan bahwa luas bidang area yang diterpa angin tersebut hanya seluas 20 m2 (meter persegi), (sesunguhnya ini terlalu kecil), maka:

Volume total udara adalah = 30 detik * 20 m2 * 200m/detik = 120.000 m3 (kubik)

Maka dengan data volume 120.000 m3 (kubik), total energi spontan yang dihasilkan Yesus adalah:

Ek(30 detik) = 23680 Joule/m3 *120.000 m3 = 2841,6 M Joule.

Dengan Prinsip bahwa Energi input = Energy output, maka energi minimal yang dihasilkan oleh Yesus secara spontan adalah 2841,6 M Joule. (dengan asumsi hanya 30 detik).

Energi ini identik dengan 2841,6 M Joule : 31,29 MJ/liter gasoline = 90,8 liter bensin. (Muller 1992).
Dengan pendekatan yang sama untuk mobil dengan perbandingan 1 : 10 (BMW), maka jarak yang ditempuh adalah 908 KM ( asumsi effisiensi 100%). Berarti dapat digunakan 7,6 kali pulang pergi Medan Berastagi (60 KM).

Pendekatan energi ini adalah kemungkinan jauh dari jumlah energi yang sebenarnya yang dihasilkan Yesus. Disisi lain ini adalah sebuah opini dan cara melihat Yesus sebagai Tuhan sang Pencipta energi spontan tersebut.

Logika ilmu pengetahuan adalah energi adalah kekal, tidak dapat binasa namun dapat berubah bentuk. Dalam hal ini energi angin taupan dan badai tersebut adalah akumulasi dari energi-energi yang lepas di udara, akibat perubahan tekanan atau beda konsentrasi udara.

Namun dari manakah Yesus dapat menghasilkan energi pembendung (counter energi) yang lebih relatif sama atau lebih besar? Dalam pengalaman saya perhitungan seperti ini cukup effektif dalam menghadapi kelompok ilmuan yang atheist, ini akan membuka wawasan mereka bahwa penciptaan energi spontan (tdk jelas sumbernya) itu adalah mustahil secara ilmu pengetahuan, namun didalam Tuhan Yesus energi spontan tersebut ternyata tidak mustahil.


(Pendekatan lain juga dapat dilakukan dengan W = P dV= Tekanan (T) * perubahan Volume (dV).

Referensi
Luk 18 cetakan 2001
Input Output Simulation Muller 1992
Topan Isabel, IEEE, Daniel 2004
WWW.WIKIPEDIA.COM
Int. to Che Eng Therm. Smith 1996.

Neraca Energi Mukjizat Jesus (I)

by: Bode Haryanto, MS. ChE in Energy Productivity Ratio (EPR)

Pengantar
Ketika pertama sekali Jesus memberika mukzijatnya adalah di sebuah Pesta perkawinan di kota Galilea (Yoh.2). Jesus mengubah AIR MENJADI ANGGUR. Anggur yang dihasilkan dari MUKJIZAT itu ternyata lebih baik dari anggur yang telah disajikan kepada para tamu sebelumya.

Pertanyaan?

Berapa besarkah energi yang dibutuhkan Jesus untuk mengubah air menjadi anggur?
Analisa Masalah
Ini adalah sebuah pertanyaan yang sulit untuk dijawab. Namun secara ilmiah kita dapat menghitung berapa energi ekivalen yang di perlukan Jesus untuk mengubah air menjadi anggur (Batchelor, 1995).

Pendekatan dan Penyelesaian Masalah
Dalam Yoh2 diceritakan sejumlah tempayan diisi penuh oleh air, selanjutnya dan jika kita asumsikan dipakai 10 tempayan air, dengan volume rata-rata adalah 10 liter maka total volume anggur adalah 100 liter Anggur.
Jika kita asumsikan bahwa anggur dengan kualitas no1. dengan kandungan bioalkohol (bioethanol) hingga 12% maka jumlah bioethanol murni pada kandungan 100 x 12% maka total bioethanol murni adalah 12 liter.Jika berat jenis dari alkohol yang dihasilkan sama dengan gasolin/bensin (0,7329 Kg/liter) dan energi alkohol setara dengan gasolin (42,7 MJ/kg; 31,29 MJ/L) (Muller 1992). Maka total energi yang dihasilkan dengan asumsi di atas adalah 12 x 31,29 MJ/L = 375, 48 MJ.Energi yang di hasilkan oleh Jesus secara spontan untuk mengubah air menjadi anggur adalah 375,48 MJ (12 liter bensin/gasoline/ ethanol). Alkohol dan bensin adalah memiliki kemampuan relatif setara seperti telah di uji di negara Brazili ( Angelo 2005).

Jika anda coba menggunakan 12 liter bensin dengan sepeda motor atau mobil, kira-kira berapa kilomenter yang dapat kita tempuh?Dengan sebuah mobil buatan jepang Toyota Kijang dengan perbandingan 1: 15 (1 liter berbanding : 15 kilometer jarak tempuh) maka total jarak tempuh yang dapat di lakukan mobil tersebut adalah 12 L x 15 Km = 180 Km.

Secara sederhana, kita dapat mengakut 4 orang dengan kendaraan tersebut sejauh 180 KM, atau dengan perbandingan Jakarta Bogor Pulang Pergi (jarak perlu konfirmasi) adalah ekivalen dengan asumsi bahwa anggur yang dihasilkan adalah 10 tempayan; 10 L per tempayan = 12 L bioalkohol.

Kesimpulan dan Masalah BaruBegitulah ekivalen energi mukjizat yang dilakukan oleh Jesus, dalam mengubah air menjadi anggur. Yang menjadi mengherankan dari manakah energi sebesar itu datangnya? Kalau ingin merasakan besarnya energi yang dihasilkan Jesus tersebut pada mukjzat pertama di atas, silahkan anda mendorong sebuah mobil dari Jakarta ke Bogor pulang balik. Kesimpulan EPR Mukjizat adalah 375,48 MJ atau naik mobil Jakarta Bogor PP.

Referensi.
1. Thesis Magister EPR, 2000
2. Yoh 12; 1-selesai; cetakan 2001
3. Angelo, Bio Energi, 2005
4. Batchelor, EPR in Rapseed oil;1995
5. Muller, Input Output Simulation, 1992