INDAH HARI-HARI BERSAMA TUHAN

Mungkin ini adalah suatu cara yang diberikan Tuhan kepada saya untuk menyampaikan pengalaman dalam mengenal dan menikmati Tuhan.
Saya merasakan masih banyak sekali diantara kita yang sulit mengenal Tuhan secara riil, hal ini saya rasakan ketika kita melihat/mencoba melihat Tuhan dari sudut yang berada di luar Tuhan.
Pada Tulisan saya ini saya mengajak kita melihat Tuhan dari sudut Tuhan yang adalah Roh, melalui pemahaman lebih lagi akan Prinsip Roh itu sendiri.

Saturday, August 27, 2011

Metamorfosa Rohani


Bermetamorfosis secara rohani

Bermetamorfosis secara rohani

Diumpamakan seperti ulat yang terus bekerja memakan makanannya untuk bertumbuh, sehingga pada saatnya berubah menjadi kepompong dan akhirnya dapat terbang seperti kupu-kupu. Inilah sebuah analogi pemahan akan perubahan seorang yang mencari Tuhan, dan ingin lebih lagi mengenal, hidup dan diproses menajadi lebih lagi seperti Yesus (Jesus-like). Dalam arti manusia menjadi mengalami perubahan/metamorfosis sehingga menjadi sesuatu dalam analogi perubahan ulat menjadi kupu-kupu. Dan secara rohani Yesuslah modelnya.

Walaupun perubahan yang diterangkan dalam proses metamorfosa itu adalah bersifat fisik, namun hakekat dari perubahan itu adalah SEMUA BERUBAH, semua mengalami perubahan. Dari ulat yang lemah dan cendrung bergerak lurus, berubah menjadi kupu-kupu yang memilki kuasa untuk terbang dan juga dapat melakukan gerakan manufer di udara…ini sebagai contoh. Perubahan seperti ini tentunya bagian dari proses MENJADI ANAK TUHAN.

Menjadi Anak Tuhan, merupakan tahapan akhir dari proses metamorfosis. Dalam langkah seorang percaya tentunya seperti ulat yang terus meningkatkan energinya melalui makanan yang dimakannya demikian juga kita memakan firman TUHAN sebagai makanan rohani kita untuk menumbuhkan rohani kita. Dalam proses itu ada PEMAHAMAN, ADA PENGERTIAN dan ADA KENIKMATAN. Nikmat dalam arti rindu untuk terus belajar dan mengenal firmanNYA. Dalam hal in seperti kata alkitab BERBAHAGIALAH ORANG YANG MELAKUKAN KEHENDAKNYA, untuk itu kita berusaha memahami kehendak Tuhan dalam hidup kita, Bekerja sama dengan TUHAN dan menjadi SUBJEK dalam kehidupan rohani dengan MELAKUKAN KEHENDAKNYA.

Proses ini dikatakan dalam Roma 12: 1-3, melakukan kehendak Tuhan adalah mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Dan bekerja berdasarkan Karuni dan Iman yang ada pada kita, yang diberikan TUHAN pada kita.

Dengan demikian kita sedang diprose menjadi seorang yang LAYAK dihadapan TUHAN, untuk mendapatkan dan menjaga keKUDUSAN dan akhirnya DIMULIAKAN oleh TUHAN dan akhirnya diangakt/adopsi menjadi anak. Disanalah sebuah proses yang membuat seorang menjadi MERDEKA DIDALAM TUHAN, seperti kupu-kupu yang dapat terbang tinggi di udara bebas.

Dalam hal ini metamorfosis atau prose itu bukan saja proses fisik dan jiwa, tetapi juga secara rohani, sehingga seorang itu layak di hadapan TUHAN secara keseluuruhan didalam hidupnya.

Matius 16: 13-20, yang intinya hal siapakah Yesus, namun kita melihat dari sisi perubahan yang dialami oleh SIMON murid Yesus. Siapakah Yesus menurut Simon?

Lalu Yesus bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?”* jawab Simon Petrus: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!” Kata Yesus kepadanya: “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.*

Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.* Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.”*

Dalam hal ini, bahwa Simon dalam kehidupannya besama Yesus telah membuat dia dapat mengenal Yesus adalah Tuhan. Artinya Simon telah mengalami proses pembelajaran dan dia mengeti dengan siapa dia sedang berbicara. Dalam hal ini, Simon mengalami metamorfosis rohani dan dia menjadi orang yang mengenal TUHAN SECARA ROHANI/ROH. Dalam hal ini tentunya Simon mendapat tambahan gelar sebagai BATU KARANG/Petrus, dan Tuhan didalam Yesus memberikan KEPERCAYAAN Kepada Simon. Hal ini tentunya karena proses METAMORFOSIS ROHANI SEORANG SIMON telah sempurna. Dalam kehidupannya Simon bekerja membangun persekutuan, menjadi Subjek dalam pelayanannya kepada Tuhan hingga ia harus kehilangan nyawanya demi menyampaikan kabar kemuliaan TUHAN didalam Yesus.

Terinspirasi dari Khotbah Rev. John Crocker di TICC Taiwan 21 August 2011

Sunday, August 7, 2011

Neraca Energi Yesus Memberi Makan 5000 Orang (Hanya Dari 2 Ikan dan 5 Potong Roti)


http://acharn-ph.blogspot.com/2011/04/jesus-feeds-five-thousand-bread-and.html

http://acharn-ph.blogspot.com/2011/04/jesus-feeds-five-thousand-bread-and.html

Neraca Energi Yesus memberimakan 5000 orang ini di catat dalam alkitab Mat 14:13-21

Pendekatan dapat dilakukan minimal dengan 2 cara:

1. Memperhitungkan energy kandungan dari ikan dan roti yang menjadi awal/sumber energy.

2. Degan menghitung neraca balance dari roti dan ikan menjadi balance dari energi yang terukur seperti biodiesel (10%) dan methanol terhadap harga yang berlaku saat ini. Metoda kedua ini banyak digunakan dalam menghitung neraca energy neraca energy terbarukan.

Metoda pertama memerlukan ditel kandungan dari ikan dan roti, dari protein, karbohydrat dan lemak dan sebagainya sehingga diperoleh total energy dari komponen awal. Sehingga untuk memudahkan perhitungan, tulisan ini akan mengikuti metoda kedua dengan menyederhanakan perhitungan dimana bahan bakar biodiesel dipakai sebagai ekual basis energy.

Metoda neraca energy ini dengan menghitung semua energy yang dibutuhkan untuk menghasilkan produk bahan bakar terbarukan (renewable) seperti biodiesel atau etanol dalam hal ini disebut dengan input energy (Ei). Kandungan energi yang dikandung dari total volume biodiesel atau etanol yang dihasilkan dihitung sebagai output energy (Eo). Dalam hal ini dengan mengurangkan Eo-Ei akan diperoleh berapa energy yang terakumulasi atau terkonsumsi, dapat menjadi positif dan negative dalam perhitungan energy yang dilakukan untuk Renewable Energy.

Balance = energy output –energy input = Eo-Ei

(hasilnya dapat negative dan positif)

Dua ikan dan lima roti, jika diperkirakan/diasumsikan saat ini 2 ikan = Rp.24 ribu dan 5 roti Rp 24 ribu dehingga totalnya sama dengan Rp.48 000 maka dengan harga normal bidiesel yang ekonomis sekitar Rp.6.000/Liter maka diperkirakan awal energy yang menjadi sumber makanan yang dibagikan kepada 5000 laki-laki hanya ekual dengan Rp 48.000/ Rp 6000/liter = 8 liter. Jika energy satu liter biodiesel adalah ekual dengan 33.3 - 35.7 MJ/liter maka total energy saat itu adalah 8 L x 35.7 MJ/L = 285.6 MJ (dari nilai energy biodiesel tertinggi). Link ekual energy biodiesel,

Jika diasumsikan setiap orang memakan 1/3 ikan dan ½ roti maka seorang memakan lebih kurang 1/6 + 1/10 =16/60 = 0.2667 bagian dari makanan yang tersedia. Hal kebiasaan makan orang saat itu perlu mendapat referensi tambahan. Maka setiap orang menghabiskan energy dari makanan tersebut 0.2667 x 285.6 MJ =76.16 MJ. Artinya bahwa saat itu diperlukan energy bagi setiap orang sebesar 76.16 MJ.

Dengan jumlah yang hadir 5000 orang maka total energy yang dibutuhkan untuk makanan saat itu adalah 5000 orang x 76.16 MJ = 380800.0 MJ. Ini tidak termasuk anak-anak dan istri, tentunya anak-anak memakan porsi yang lebih kecil dan istri juga demikian. Bahkan belum termasuk sisa makanan yang ada dan cukup banyak. Jika dikembalikan ke biodiesel maka 280800MJ/35.7MJ/L = 10.666,67 L, jika dikembalikan ke Rupiah maka sebesar Rp. 64 juta rupiah.

Dalam hal ini yang menjadi luar biasa adalah Yesus berhasil melipat gandakan energy? Bagaimana mungkin? Dari hanya 285.6 MJ menjadi 380.800 MJ. Jika dimasukkan kerumus persamaan di atas maka:

Balance = Eo –Ei = 380800.0 MJ - 285.6 MJ = 380514.4 MJ ini adalah nilai yang impossible secara logika ilmiah. Ini adalah sebuah hal yang tidak mungkin dalam logika ilmiah, namun di dalam Yesus ini adalah mungkin.

Mengapa ini mungkin, karena Yesus adalah Tuhan yang dapat mencipta. Yesus adalah Tuhan yang memilki kuasa untuk menciptakan dari yang tidak ada menjadi ada. Ini adalah salah satu MODEL EMPIRIK yang membuktikan bahwa PENCIPTAAN NYATA, bahwa Tuhan menciptakan Universe adalah sebuah yang masuk akal melalui empirical model yang dilakukan Yesus ini. Satu hal Yesus adalah Tuhan karena mampu menunjukkan ketuhanannya dalam mencipta dari tidak ada menjadi ada.

Semoga bermanfaat……………………

Roti dan ikan yang berlimpah

Roti dan ikan yang berlimpah