INDAH HARI-HARI BERSAMA TUHAN

Mungkin ini adalah suatu cara yang diberikan Tuhan kepada saya untuk menyampaikan pengalaman dalam mengenal dan menikmati Tuhan.
Saya merasakan masih banyak sekali diantara kita yang sulit mengenal Tuhan secara riil, hal ini saya rasakan ketika kita melihat/mencoba melihat Tuhan dari sudut yang berada di luar Tuhan.
Pada Tulisan saya ini saya mengajak kita melihat Tuhan dari sudut Tuhan yang adalah Roh, melalui pemahaman lebih lagi akan Prinsip Roh itu sendiri.

Monday, September 9, 2019

Berinteraksi Dengan Tuhan

Yesus yang mulia berkuasa untuk segala perkara. Tuhan pemilik otoritas untuk menguasai segala hal dan itu Ia tunjukkan didalam Yesus. Apakah kita tetap mengandal Tuhan dalam hidup kita? Yesus menunjukkan kekudusan NYA, yang berkuasa dan menguusir roh roh jahat yang mengenal DIA anak Allah yg Maha Tinggi. Dan sang roh jahat mendengar perintah Yesus dan keluar dari seorang yg kerasukkan (Markus 5) . 

Yesua berkuasa akan kuasa kuasa roh roh iblis roh jahat. Hal ini menjadi sesuatu yg sangat luar biasa dan semua orang menjad takjub. Maka kita dapat belajar dan melakukan untuk menunjukkan ketakjuban kita dgn memberikan waktu kita, kebaikan dan menyebarkan kabar baik akan Tuhan kita dalam kehidupan kita dalam aktifitas kita. Contoh Daud dalam penderitaannya tetap memuliakan memuji Tuhan Allah dgn bersyukur, bernyanyi dan berdoa tetap bersatu didalam Allah. 

Daud kembali kepada hati nuraninya untuk meminta Tuhan mengajarinya dalam mengambil keputusan dalam hidupnya. Apakah kita sdh melakukannya untuk menanya Tuhan kepada hati nurani kita mengapai dan menghadapi hal hal dihadapan kita. Spt itu maka kita juga hrs belajar spt Daud untuk kembali kehati nurani kita untuk bersatu dgn Tuhan meminta pengajaran Nya, meminta hikmatnya dan tetap bersyukur memuliakan Tuhan, menyanyi dan berdoa

Tuhan Memberikan Kemenangan

Tuhan memberikan kemenangan... Kita siap menjadi terang, sangup melihat terang didunia ini yaitu Yesus. Apakah kita sdh mengenal Terang itu. Lalu apakah kita sebagai orang percaya sangup merasakan terang itu? Dalam tigal hal ini seharusnya kita mendapatkan KEMENANGAN dari Tuhan. Lalu apakah kita dpt lebih baik di Tahun 2019 ini? Jika memutuskan dan berkomitmen bersatu didalam terang itu maka kita akan mendapatkan KEMENANGAN ITU. 

Tuhan memiliki standar spt contoh bahwa Raja Daud tidak diijinkan Tuhan untuk membangun bait Allah saat itu karena dia memiliki banyak musuh, banyak membunuh musuhnya dan bertentangan dgn anaknya Salamo. Namun Daud tetap berpikir positif dan berusaha senantiasa mengandalkan Tuhan agar mendapat berkat berkat NYA dan dia tetap diberkati Tuhan melalu banyak hal termasuk melalui anaknya Salomo. Demikian kita melihat seorang Daud. 

Saat ini kita sdh memiliki Yesus yg telah menyempurnakan hubungan kita dgn Allah. Karena itu ketika kita menghadapi persoalan maka kita harus siap dan meleburkan persoalan itu didalam terang sehingga kita dpt menghadapinya secara positif dan hasilnya adalah tetqp menjadi buah dari persatuan kita dgn Tuhan. Spt apa yg dilakukan Yesus saat bertemu bangsa Israel yg berlogika negatif akan tanah Zebulon dan Naftali dengan berkata Bertobatlah sebab kerajaan Sorga sudah dekat menunjukkan pentingnya pertobatan. Demikian dalam mengharapkan belas kasihanNYA dan berbaur didalam Tuhan dimulai dengan Pertobatan untuk menjadi pemenang. musa juga senantiasa mengarapkan belas kasihan Tuhan dalam memimpin bangsa Israel keluar dari perbudakan.

 Walaupun sulitnya memimpin bangsa Israel namun dengan penyataan Tuhan bahwa AKU besama mu, membuat Musa kuat menghadapi dan memimpin bangsa itu. Saat ini bagaimana kita menghadapi persoalan kita, pekerjaan, studi dan sebagainya maka handalkanlah Tuhan agar kita mendapatkan kemenangan. Lakukan prosedur dan proses yg benar agar semua sesuai dgn prosedur kebenaran. Jadilah pemenang.

TUHAN TERUS BEKERJA

Tuhan yang memperbarui dengan baik. Program Tuhan bekerja setiap hari dalam kehidupan kita sebagai manusia manusia gereja. Tuhan terus bekerja memberikan kuasa kepada manusia bekerja beraktifitas berinovasi seperti Tuhan menciptakan manusia dihari ke 6 didalam kesempatan yang lebih besar menguasai bekerja berinovasi pada ciptaan ciptaan yang telah ada. 

Yesus dan Tuhan terus bekerja dengan kuasa Roh Kudus memimpin kita untuk bekerja berinovasi untuk kebaikan dunia untuk kemuliaan Tuhan. Tuhan memberikan kesempatan kepada kita untuk berkarya didalam hidup kita. Jadikanlah talenta yang kita miliki itu untuk beraktifitas dan berkarya dan berinovasi tetap didalam Tuhan. Kreatifitas dari talenta kita sebagai pengusaha, sebagai dosen, pns, tentara, pejabat dan lainnya bersatu didalam Tuhan untuk menghasilkan bermanfaat baik bagi lingkungan, kesehatan, ilmu pengetahuan dll. 

Kreatifitas dan inovasi didalam Tuhan memberikan kebaikan dan sukacita bagi orang lain. Semakin banyak suka cita yg dpt kita berikan kepada lingkungan sosial dan ekonomi dan ilmu pengetahuan membawa semakin banyak pembuktian akan kuasa Tuhan. Hal itu semau harus kita berpikiran positif didalam TUHAN memjadikan kita menjadi sekerja NYA dalam menunjukkan aktifitas kreatiftas inovatif untuk semua sektor kehidupan manusia, lingkungan, pengetahuan dan semua aspek kehidupan... Mari menjaga hubungan dgn Tuhan untuk semua itu..

Allah didalam Yesus

Didalam Yesus sempurnalah firman Tuhan didalam kitab suci/Alkitab. Kita mengenal Allah yg kita kenal maha pencipta, maha kuasa, maha baik maha kudus menjadi sempurna didalam Yesus. Allah yg banyak dikenal sebagai doktrin sebagai informasi dari orang lain telah dengan mudah dan sempurna kita kenal didalam Yesus. Allah telah menjadi manusia didalam Yesus. 

Dia menunjukkan kuasanya dengan pebuatanNya, pengetahuanNya, kuasNya, mukjizatNya. Yesus menunjukkan pengetahuannya di Sinagoge bahwa dia memiliki kuasa dan memgenapi firman Tuhan akan kelahiran juru selamat (Lukas 4: 16-21). Kebersamaan Yesus yg dikenal selama ini dari turunan, dari kanak kanakNya, dari Nazaret tidak dpt diterima sebagai anak tukang kayu. Logika sebelumnya akan Dia tidak dpt menerima Yesus sebagai Mesias. Nubuat nubuat akan kehadiran Yesus tidak dpt diterima dengan logika saat itu karena mereka menggarapkan yg lahir itu spt Daud yg mampu meraja. Apakah logika kita spt itu? Karena didalam logika Yesus membawa kuasa secara kekuasaan dunia saja, namun didalam Yesus sebagai mesias membawa kuasa keselamatan kekal (rohani). 

Logika kita membawa kepicikan sekedar keterbatasan dalam melihat keselamatan yg lebih luas. Variabel logika kita saat itu tidak sampai kepada keselamatan kekal didalam kehadiran Yesus. Saat ini didalam logika keselamatan kabar baik akan Yesus ini untuk kita berkarya dan akan kaya secara rohani walaupun kita harus manusia biasa, manusia yg bekerja disegala hal baik sebagai pejabat bahkan pemulung sekalipun semua itu sdh kaya didalam Tuhan akan pengenalan dan iman kita kedalam Yesus. Kekayaan rohani didalam Yesus adalah kekayaan itu karena kita adalah anak anak Allah. 

Rohani kita adalah bagian yg terintegrasi dalam kehidupan kita saat ini dalam pekerjaan kita hingga keselamatan kekal kita sebagai anak anak Allah. Pengenalan kita didalam Yesus telah menyempurnakan pengenalan akan Allah, rencana Allah hingga kehidupan keselamatan kekal. Berbuahlah dan bekerjalah dalam persatuan kita dengan Allah didalam Yesus hingga menghasilkan suka cita dan keselamatan kekal..

Aku ini siapanya Tuhan Jesus??


Paling sedikit ada tiga model membangun hubungannya dengan Tuhan Jesus yang kita praktekkan selama ini:

1. Coba kita bayangkan sebuah kursi dan kita duduk di kursi tersebut, sementara Jesus berada disebelah kita duduk dilantai seperti seorang pembantu/jongos yang siap melayani kita.

2. Coba kita bayangkan sebuah kursi dan Jesus duduk dikursi tersebut dan kita berada disebelah kursi tersebut dilantai seperti seorang pembanntu/jongos yang siap melayani Tuhan Jesus.

3. Coba anda bayangkan sebuah kursi dimana Tuhan Jesus dan kita duduk bersama dalam satu kursi dan siap bekerja sama melakukan segala aktivitas kita.

Model manakah yang sedang kita praktekkan dalam kehidupan kita saat ini? Apakah kita membuat Tuhan sebagai posisi pembantu kita? Atau kita merasa selalu siap membantu Tuhan didalam hidup kita bagaikan seorang pembantu? atau kita selalu berdiskusi dengan Tuhan didalam hari-hari kita karena Tuhan adalah patner kita?

Dalam era perkembangan informasi dan teknologi serta kebebasan, model pertama adalah model yang paling banyak terjadi saat ini, disengaja ataupun tidak. Kita membuat Tuhan Jesus bukan saja juru penyelamat tetapi juga pembantu kita. Kita adalah bosss, dengan kebebasan dan kesukaan hati kita, kita melakukan apa saja yang kadang kala jauh dari kewajaran sebagai seorang kristen, dan bila kita masuk ke dalam perangkap yang kita buat sendiri maka kita tinggal TERIAK YEEESUUUSSSSSSSSSSSSS TOLONG AKU. Maafkanlaaaaaaaaah dosa-dosaku, pulihkanlah aku.
Ini sama dengan kita memanfaatkan Tuhan Yesus sebagai ditergent untuk membersihkan kotoran, dan secara tidak sadar kita memperalat Tuhan dengan alasan bertobat dan mohon pengampunan.

Orang seperti ini banyak terdapat digereja-gereja lepas, yang mementingkan hubungan pribadi dengan Tuhan Yesus, namun tidak dengan sesama jemaat. Karena biasanya mereka meyimpan banyak rahasia didalam aktifitasnya yang tidak sesuai dengan firman Tuhan dan mereka hanya ingin dia dan Tuhan saja yang tahu apa yang mereka lakukan. Persoalannya sampaikapan Tuhan sabar melihat orang seperti ini? Seolah-olah mereka lupa bahwa Tuhan adalah kudus, dan Tuhan menginginkan kita di dalam kekudusan itu. Tuhan tidak ingin ada rahasia di antara individu - Tuhan dan Gereja

Model kedua adalah melihat Tuhan Jesus adalah Tuhan yang sangat jauh dengan kekudusan yang diharapkan TUHAN kepada kita. Atau malah kita mengatas namakan TUHAN untuk berbagai kegiatan kita sehingga kita lupa untuk melakukan kepada sesama manusia. Banyak orang yang melayani tetapi sangat menjaga kewajaran dalam hidupnya seolah dialah yang paling dekat dengan TUHAN.

Yesus Kemuliaan ALLAH

Yesuslah yang menguatkan dan menunjukkan kekuasaan dan kemuliaan Allah. Jemaat di Korintus dikota yg penduduknya dari berbagai suku, yang cukup terbuka sehingga mudah memerima masukkan/ajaran/filsafat dari mana saja. Disaat Paulus memberikan pengajaran hal iman dgn logika keselamatan didalam Yesus yg adalah Tuhan yg harus mati menjadi persoalan bagi mereka yg sudah berlogika di Korintus khususnya orang Yahudi.

Logika keselamatan hal Yesus yang adalah Tuhan dalam logika keselamatan menjadi perkara yg besar saat itu. Demikian Paulus membangun logika keselamatan bahwa Yesuslah yang menunjukkan kuasa dan kemuliaan dalam rencana Allah. Paulus memastikan bahwa hanya didalam Yesus kita dapat mengenal Allah dan rencananya hingga keselamatan kekal. 

Dalam logika keselamatan inilah yg melebihi logika dan hikmat dunia karena dimensi Allah inilah suatu yang perlu ditunjukkan dalam logika iman yg dapat mengalahkan logika dan kebijakan dan hikmat dunia. Hikmat Allah didalam Yesus dimulai dari kesederhanaan, anak tukang kayu lahir dikandang domba namun saat ini berapa juta orang percaya dan memuliakan Allah oleh karena Yesus demikianlah contoh HIKMAT DAN KEKUASAAN ALLAH. 

Sampai saat ini begitu banyak hal hal yg luar biasa didalam Yesus, bagaimana gereja gereja berkembang saat ini karena Tuhan didalam Yesus menunjukkan kuasanya. Demikianlah juga kita menerima Yesus dalam mengenal Allah maka kita memiliki kemuliaanNYA untuk menjadi lebih baik dan mendapatkan kemenangan yg abadi

Tuhan Membimbing Jiwa Kita

Tuhan membimbing jiwa kita untuk melakukan yang baik. Apa yang kita peroleh saat ini didalam Tuhan Yesus adalah sebuah kasih yang sempurna. Untuk kasih Allah itu membawa jiwa kita kepada kehendak untuk menyebarkan kasih kepada sesama manusia. 

Perbuatan baik/kasih Allah itu sebuah hal yg mungkin secara logika dan kebiasan manusia tidak dapat diterima spt contoh memerintahkan murid muridnya melemparkan jala kearah yg tidak biasa dan ketika muridnya mendapatkan ikan ikan yg sangat banyak. Demikian kita diminta untuk belajar mengenal Allah didalam Yesus yang mungkin dalam hidup kita mendapatkan hal yg sama spt memaafkan musuh kita, harus bekerja lebih dari teman sesama sekerja dikantor dll. 

Semua itu untuk menunjukkan kasih dan bahwa logika/jiwa kita dipimpin oleh Tuhan karena kita mampu tetap bersuka cita walau secara logika manusia dirugikan. Logika seperti seorang kanak kanak mungkin diangap sesuatu yg tidak sempurna namun dalam pengenalan akan Tuhan kita diminta untuk mau belajar dan belajar dalam mengenal rencana kasih Allah dalam hidup kita.

Karena Yesus adalah Raja

Yesus,ingatlah aku (Luk 23:39-43). Jawab Yesus kita akan bersama didalam Firdaus. Allah yg maha kasih dan maha baik, demikianlah didalam Yesus begitu baik kepada seorang manusia berdosa/penjahat yang ada disebelah kanan salib Yesus. Demikianlah kebaikan Allah dalam menyelamatkan orang yg berseru dan bermohon kepadaNYA. Dari manusia disebelah kanan Yesus berkata bahwa dia takut akan Tuhan dan mengharapkan belas kasihanNYA. Dia sadar sebagai orang yg berdosa yg dihukum dan dia berpaling kepada kebenaran. 

Disisi kiri juga mengenal Yesus sebagai Kristus namun menawarkan kejahatan agar Yesus menyelamatkan semua saat itu untuk melawan hukum yang berlaku. Hal ini menunjukkan perbedaan yg nyata. Yg disebelah kanan Yesus menyadari dia orang yg layak untuk dihukum namum walau disisi manusia dia tidak dpt diampuni namun dia mengharapkan belas kasihan Tuhan. Demikianlah kita juga dari perbuatan kita yg sedang dituntut dalam keselahan kita dalam banyak perkara untuk tetap setia dgn keaalahan atau kita memilih untuk bertobat dan kembali kepada Dia. Spt disebelah kanan yg mengenal Yesus sebagai orang benar yg dpt melihat logika kebenaran Yesus walaupun disalahkan terhadap pilihan Barnabas atau Yesus yg salah walaupun Pilatus sendiri tidak menemukan kesalahan Yesus. 

Ketika lingkungan kita memilih yg salah yaitu menyalibkan Yesus maka seharusnya lah kita tetap memilih kebenaran dalam pengenalan kita secara pribadi kepada Yesus. Kita juga berharap dalam kepastian agar Yesus menyelamatkan kita bahkan hingga dalam kedatangan NYA dalam Kerajaan Sorga NYA. Demikianlah iman yg menjadikan contoh seorang yang mengenal Yesus hingga Kerajaan Sorga dalam kekekalan itu. 

Apapun yg kita lakukan dalam iman kita adalah bukan kesuksesan dunia namun hingga Kerajaan Kekal sehingga kita dapat melakukan dan menghasilkan buah buah roh-ani kita untuk menjadi modal meraja bersama Kristus... Karena Yesus adalah Raja dan yg empunya Kerajaan Sorga yang kekal.

Tuhan Memberikan Semua yang Baik

Tuhan memberikan semua yang baik. Meminta sesuatu, menyampaikan permohonan dan mengucap syukur kepada Tuhan adalah suatu hal yang menjadi bagian dalam hidup kita. Dalam buah buah doa doa kita memiliki pengalaman masing masing dalam hidup kita. Bahkan ada Doa yg dijawab Tuhan lebih dari yg kita minta. Menjawab doa kita adalah otoritas Tuhan dalam berkat dan kasih Nya yg diberikan kepada kita. 

Dalam Luk. 11: 1-13 menerangkan hal doa dan prinsip berdoa dalam berkontak yg diajarkan oleh Yesus. Disisi lain ada juga doa yg tidak benar seperti diajarkan Yesus dalam Mat. 6. Yesus mengajarkan hal yg sempurna didalam doa spt dlm Doa Bapa Kami. Ada kisah yg diajarkan Yesus dari pengalaman di Luk 11, bagaimana seorang bermohon untuk mendapatkan roti yg dibutuhkannya dari tetangganya untuk sesuatu yg berguna karena ada yg membutuhkan demi kebaikan orang lain dalam arti didalam doa kita belajar bagaimana seorang bermohon demi kepentingan orang lain spt contoh tsbt dengan cara menyampaikan permohonan yang benar. Hal ini menunjukkan bahwa doa juga memerlukan ketekunan, memohon Luk 11: 9. 

Hal semua itu yg memberikan pengajaran kepada kita dalam berdoa. Namun semua itu memiliki syarat bahwa kita sudah hidup didalam rencana Tuhan. Hiduplah didalam Firman dan Firman Ku dalam arti kita harus hidup didalam Tuhan, dalam kekudusan dan kebaikan dan suka cita. Spt Ayat 13 bahwa Tuhan akan mengirimkan Roh Kudus NYA kepada kita sehingga doa kita itu menjadi alat komunikasi didalam kebenaran sehingga kita tetap mengandalkan Iman kita untuk semua permintaan kita. Dalam doa kita meminta jangan menyerah tetapi apakah doa kita akan dijawab NYA kita berserah. Doa kita dalam memuji, berserah kepadaNya, memohon kepada NYA dan mengetuk, berkontak dengan NYA dalam iman kita kepadaNYA. 

Seperti pe Masmur yg begitu mengandalkan Tuhan dalam pengalaman hidupnya. Demikianlah kita dalam kehidupan kita bersekutu dengan Tuhan didalam doa. Demikian spt Yesus tetap berdoa hingga Dia dalam penderitaan penyalibannya. Karena Doa adalah nafas kehidupan orang orang percaya.

Bekerja Memuliakan TUHAN

Berdoa dan bekerja demikianlah kita saling mendukung didalam doa dalam pekerjaan kita karena kuasa kemuliaan Tuhan dalam Roh Kudus menyertai kita dalam pekerjaan kita yg kita doakan. Bersykurlah didalam doa dalam pekerjaan Tuhan demikian kita mengandalkan Tuhan dalam pekerjaan kita karena kita satu dalam Roh Kudus yg menolong kita. Doa adalah satu kesatuan dalam doa spt yg diajarkan Yesus yang hanya sejauh doa. Ketika kita berdoa akan membawa kita kepada sebuah perubahan yg positif, dari ragu jadi yakin, dari tdk semangat menjadi semangat, dst.
Demikian doa itu membawa kita berkontak dengan Tuhan dalam kehidupan kita. Demikian juga Bekerja adalah suatu kewajiban dan perintah Allah. PL menyatakan kita 6 hari bekerja dan 1 hari berlibur, dan demikian kita bekerja karena Allah bekerja. Bekerja adalah ibadah sehingga apa yg kita kerjakan hrs sesuai dgn sesuai rencana Tuhan. Demikianlah bekerja bukan sekedar hal hal duniawi tapi hingga kepada kemuliaan Tuhan dan menjadi harta surga bagi orang percaya. Jangan bekerja yg merusak, merusak lingkungan, merusak logika, merusak ekosistem, merusak manusia dan merusak segala sesuatu semua itu bukan bagian dari rencana Tuhan tapi menunjukkan keserakahan, eggo kemanusiaan kita. 
Jangan melakukan pekerjaan yg merusak, yg menhalalkan segala cara yg akhirnya membuat kebencian, kehancuran dan sebagainya. Demikian bekerjalah dengan baik dan benar dan menjadi beban bagi orang lain, bekerjalah untuk mendukung segala aktifitas yg positif dan baik. Demikianlah sbg orang percaya untuk menjadi Conto dan Teladan bagi orang lain sehingga pekerjaan itu menunjukkan hal yg Positif spt yg dicontohkan Rasul Paulus bagi jemaat di Tesalonika. Hidup pasti memilki tantangan sehingga kita membutuhkan pertolongan Tuhan sehingga kita mampu menghadapi perkara yg kita hadapi dan kita menjadi pemenang karena kita dapat menghadapi masalah masalah itu secara benar dan positif. 

Tuhan mengasihi kita dan kita adalah milik Tuhan, sehingga apapun yg kita lakukan lakukanlah semua karena kita takut akan Tuhan dan untuk kemuliaan Tuhan. Tuhan bukan melihat ukuran pekerjaan kita tetapi bagaimana kita melakukan semua itu karena takut akan Tuhan. Bekerjalah didalam Tuhan dan kita bawakan semua dalam rencana Tuhan, berkontaklah dalam Tuhan dalam doa dan persembahan kita. Sebagai pengusaha kerjakanlah semua untuk kebaikan, jgn merusak lingkungan, dan berbagai propesi lainnya hasilkanlah yg terbaik untuk Tuhan.

Bersyukur dan Berterima Kasih dari Yang Tuhan Berikan dalam Hidup Kita

Ini adalah peringatan hari raya pesta panen yang adalah hari raya yang sebenarnya, inilah pesta yang sesunguhnya. Untuk semua itu kita menunjukkan kebersamaan kita pesta panen adalah hari raya kita bekerja sama, masak bersama dan pesta bersama. Inilah interaksi yang kita bangun dalam gereja. Kerja rani adalah membangun suka cita bersama dengan berpesta lalu didalam suka cita dalam memberikan persembahan ucapan sukur. 

Demikianlah bersuka citalah kita dalam berpesta panen membawa suka cita dan memberikan persembahan suka cita kita. Dasar dari pesta ini ada dalam kitab bilangan hingga Imamat saat bangsa Israel sedang berjuang dalam perjalanan menuju tempat hidup. Ini adalah rencana dan janji yang diikuti dalam perjalanan untuk tujuan tempat yg dijanjikan Tuhan. Demikian semua itu terjadi untuk menunjukkan rencana dalam janji Tuhan untuk bangsa Tuhan. Dan kita melihat bagaimama bangsa Israel semakin besar walaupun mereka ditekan dan direncanakan dimusnahkan oleh Raja Faroug yg kawatir melihat perkembangan bangsa ini saat di Gasson. Oleh karena itu dalam pesta ini kita dapat melihat 1. 

Tuhan memberikan kemerdekaan, kehidupan kepada kita spt bangsa Israel. Spt mereka lepas dari perbudakan Mesir 2. Tuhan tetap terus memberkati kita dalam hidup kita. Karena kita tdk tahu apa yg terjadi besok hari. Dan Tuhan terus menemani dan mengkawal kita/ bangsa israel dgn memberi tempat wilayah yg baik di Jerusalem memiliki gandum, anggur dan lainnya. Saat ini Tuhan yang memberikan banyak kesempatan dalam berkatNYA spt. Pekerjaan pekerjaan kita, jadi supir, pengusaha, pns, dst. Kita diberkati sesuai berkat yg diberikan NYA. Sehingga kita bersuka cita dari buah buah berkat Tuhan Kepada kita. Demikianlah berikan persembahan dengan suka cita. Kerja rani ini memberikan karena setiap orang mendapatkan hasil dari pekerjaan kita. Dalam hal ini semua kita berbeda dan berkat Tuhan dalam mengucap syukur dalam apa yg diberikannya kepada Kita... Mari kita merayakan kerja rani kita dalam suka cita karena Tuhan. Demikianlah mintalah Tuhan memberikan memberikan berkat berkatnya dalam hidup kita.... 

Mari kita dalam vesta ini berhenti dalam bekerja karena Tuhan ingin bekerja untuk kita. Demikianlah kita bekerja untuk untuk menikmati hidup kita dengan harta kita dan gunakan harta kita untuk mendapatkan harta sorga dalam suka cita dan mengucap syukur. Kumpulkanlah harta sorga untuk kemuliaan di Sorga. Harta dunia yang kita ubah menjadi harga dunia dalam ucapan syukur kita.

Mempersiapkan Diri dan Generasi Baru

Tetap belajar dan mengajar. Setiap hari yg diberikan Tuhan adalah kesempatan, marilah kita bersyukur karena Tuhan memberi nafas untuk belajar dan mengajar. Banyak masalah yang kita hadapi tetapi masalah itu kebanyakan kita ciptakan sendiri contoh memotong gaji bulanan untuk membayar kredit mobil baru.

Jika kita menjadi terganggu karena tidak lagi dpt lebih leluasa karena terjabak dalam perbuatan kita sendiri. Ini adalah salah satu contoh pembelajaran dari pengalaman kita kepada orang lain. Demikian kita dapat belajar dari seorang Yosafat seorang yg tanggap situasi dan mempersiapkan Yehuda dari serangan dari luar. Dia juga memperbaiki kebiasaan tidak baik bangsa Yahudi dgn menghancurkan baal baal yg ada. Dia juga mengumpulkan orang orang pintar untuk mengajarkan kepada rakyat hal hal yg penting untuk bangsa Yahudi untuk setia dan takut akan Tuhan. 

Demikian juga Tumotius mengajarkan memberikan pengajaran akan kehidupan yg harus diperbaiki hingga hidup dalam kebenaran. Mengajarkan agar setiap pribadi memiliki hikmat yg beriman dan melakukan perbuatan baik. Untuk itu kita dapat belajar agar kita memiliki rasa tanggung jawab untuk mempersiapkan diri dengan belajar akan kemuliaan dan kebenaran hidup ini didalam Tuhan. Pengajaran itu bertujuan untuk membangun generasi baru kita yg tekun dan takut akan Tuhan. Membentuk karakter anak anak turunan kita yang berhikmat dan takut akan Tuhan. Demikianlah kita menyiapkan diri kita dan anak anak kita dan sesama kita memiliki hikmat menuntun kepada keselamatan melalui iman didalam Yesus Kristus. 

Demikianlah kita siap sedia untuk belajar dan memberikan pengajaran dalam membangun kemuliaan Tuhan dalam hidup kita

Hidup Menyenangkan TUHAN

Hidup untuk menyenangkan Tuhan, mengacu kepada kehendak Allah dalam hidup kita. Allah menginginkan kita menanamkan iman percaya kepada Yesus yang menyenangkan hati BAPA. Kasih Kristus itu sangat efektif mentransformasikan hidup jemaat di Tesalonika. Jangan melakukan kesalahan dalam hidup spt sebelum menjadi Kristen spt selingkuh, kawin cerai, berjinah dan hal hal yang negatif dilingkungan Tesalonika yang mempengaruhi mereka kembali kepada hidup yg lama. 

Rasul Paulus menuntut jemaat agar tetap hidup kudus. Menjaga kehIdupan yg berhati hati yg baik dan semua itu harus dimulai dengan membangun relasi yg baik dengan Allah. Demikian semua awal dimulai dengan pengenalan lebih lagi dengan Tuhan didalam Yesus. Relasi dikita dengan Tuhan agar semakin dekat dgn Tuhan sehingga dalam interaksi dengan sesama dan lingkungan dapat tetap menjaga kekudusan. Rasul Paulus mengingatkan kembali agar kita kembali kejalan yg benar yg berkenan dihadapan Tuhan. Sebuah contoh seorang anak yg buta yg hidup dgn sang nenek. Sang nenek tetap semangat untuk mengajarkan membaca dan menyanyi dan hingga anak itu bisa membaca dan menulis hingga dia menuliskan 6000 nyanyian rohani oleh Fanny JC seorang Jerman yg berkenan kepada Allah dalam hidupnya. 

Demikian contoh seorang buta yg menyenangkan hati Tuhan dalam menghargai hidupnya. Lalu bagai mana dengan kita? Hidup kita yg sdh dibaptis dan percaya dan beriman, apakah kita sdh mandiri, apakah kita sdh dewasa dalam hidup kita sbg orang percaya. Kemandirian kita membanggakan Tuhan sebagai anak anak Tuhan. Hidup dalam Kemandirian rohani harus tetap dijaga dalam persekutuan. Paulus mengingatkan kita untuk hidup dalam kuasa Tuhan yaitu hidup dalam kasih. Kasih sdh kita pahami dan kita lakukan merupakan bentuk yg dpt kita tunjukkan karena Allah adalah Kasih semua itu ada didalam Yesus yg telah disalibkan itu. Kita mengasih Allah karena Dia telah lebih dahulu mengasihi kita didalam Yesus. Apakah kita hidup didalam kasih? Apakah kita hidup didalam Allah? Hidup didalam Yesus? Tanya kepada diri kita karena kasih itu bersumber dari Allah. Jangan terjebak dalam ajaran ajaran sesat karena itu menghambat pekerjaan kasih dalam hidup kita. 

Paulus mengingatkan kita jemaat Tesalonika untuk bekerja dan bekerja dengan semangat dan suka cita didalam Tuhan. Jangan jadi pemalas karena pemalas menghambat kasih Allah yg dpt kita tunjukkan. Jangan bergantung terhadap orang lain tetapi kreatif dan bekerja dan rajin untuk berkarya sehingga menjadi mandiri dan membangakan. Lakukan semua itu dengan kreatif jangan menjadi beban kepada orang lain yg membawa ketidak nyamanan orang lain. Maka bekerja bekerja bekerjalah untuk kemandirian yang membanggakan dan dari Kemandirian itu kita dpt menyebarkan Kasih itu yang bersumber dari Allah. Ayo bekerja, berkaya, menjadi mandiri dan menyebarkan Kasih dari Kemandirian kita yg membanggakan Tuhan.

Menjaga dan Memelihara Kemuliaan TUHAN dalam Gereja

Jaga dan rawatlah inventaris rumah persekutuan gereja, Ezra 8:24-30. Sehari dirumah Tuhan lebih baik dari 1000 tahun ditempat lain. Drmikian para pemasmur menikmati pengalaman hidupnya dirumah Tuhan. Demikian kita mengenal kehidupan dirumah Tuhan dengan suka cita, dengan nyanyian pujian dan kebaikan didalam Tuhan. Demikianlah pengalaman israel yang membangun rumah Tuhan setelah mereka kembali dari Babel. Dalam kehidupan gereja, bangunan gereja juga dapat merepresntatifkan suka cita kita didalam Tuhan. Ini menjadi hal yg perlu kita perhatikan bagaimana Salamo mengutamakan membangun rumah Tuhan sebelum membangun istananya. Yerusalem yang dikunjungi Yesus dimana rumah Tuhan bisa disalah gunakan untuk menjadi aktifitas yg salah sudah seperti "sarang panyamun". 

Demikianlah fungsi yg Gereja itu dapat disalah gunakan. Demikianlah gereja adalah kudus dengan kemuliaanNYA kita memjaga kekudusan hidup kita agar kita dapat bersekutu didalam kekudusan dirumah Tuhan/Gereja. Hidup kita dalam kekudusan dan suka cita kita dapat mengawal kehidupan gereja dalam kekudusan. Untuk membangun dan menjaga rumah Tuhan kita memiliki suka cita yang dapat secara pribadi memberikan yang terbaik untuk Tuhan. Demikianlah dalam membangun gereja kita siap memberikan yang terbaik untuk Tuhan. Namun semua itu harus diperoleh dari buah buah yang benar untuk kemuliaan gereja. Walaupun dalam penyimpangan para imam di Jerusalem untuk berbagai persembahan disaat itu karena gereja melalui imam imam ingin menunjukkan kekuasaan para imam. Namun semua itu menjadi pengalaman yg negatif agar kita dapat belajar bahwa rumah Tuhan memiliki aturan dalam Kemuliaan Tuhan bukan kepentingan gereja dan imam imam. Demikian Ezra dan Nehemia membangun bait Allah untuk membangun dan mengembalikan fungsi Rumah Tuhan walau dalam awal yg masih sedemikian saat itu untuk memberikan ada yg hingga 70% untuk membangun rumah Tuhan. 

Dia juga mengumpulkan kembali Taurat dan dokumen dokumen pengalaman rohani bangsa Israel sebagai bangsa pilihanNYA. Demikianlah kita juga dapat memberikan dengan suka cita yang terbaik untuk membangun gereja kita secara fisik dalam setiap aktifitas rohani untuk dapat dgn sempurna dalam berinteraksi dalam kehidupan rohani kita. Untuk GBKP Simpang Marindal saat ini ruang sermon Pdt Pt Dk terasa kurang representatif sehingga kita dpt membuktikan sukacita didalam Tuhan untuk menyempurnakan lebih baik lagi. Demikianlah kita dapat mengekspresikan suka cita dalam bersekutu. Semua yg kita serahkan kepada gereja menjadi milik Tuhan dan menjadi milik bersama secara rohani didalam kehidupan kita secara pribadi sebagai manusia manusia gereja anak anak Tuhan.

Kita Semua Adalah Bangsa Pilihan

Bangsa pilihan Tuhan, demikian Allah mencintai seluruh ciptaanNYA. Tuhan memberikan Solagratia kepada ciptaanNya karena kasih karunia kemuliaan Tuhan yang diberikannya kepada manusia. Demikianlah Allah memilih bangsa yang dipilh Tuhan untuk menunjukkan kemuliaan Tuhan. 

Jika dahulu bangsa Israel menjadi bangsa yg dipilih Allah melalui Abraham. Namun pemahaman bangsa yang dipilih telah disempurnakan didalam Yesus. 

Dalam 1 Petrus 2:9-10. Kita menjadi imamat yang rajani, bangsa yang kudus..., kita telah menjadi pemenang kita telah memperoleh belas kasihan Tuhan. Hiduplah dalam kekudusan hidup didalam Tuhan, KARENA KITA ADALAH BANGSA PILIHAN TUHAN. Demikian kita menunjukkan kekudusan kita sebagai anak anak Tuhan bangsa pilihan Tuhan kita hidup bersekutu, bersaksi dan berdiakoni didalam kehidupan gerejani kita dan lebih luas lagi. 

Semua itu telah disempurnakan didalam Yesus demikianlah kita mengasihi Allah karena kasih NYA Solideogloria yang memilih ciptaanNya menjadi bangsa pilihanNYA. Menjadi terang dan garam dunia.

MENGENAL KASIH BAPA DIDALAM YESUS

Tuhan yang mengasihi kita, hiduplah kita didalam iman kita. Seorang bapak mencari Yesus untuk menyembuhkan anaknya dari kerasukkan roh setan/sakit ayan. Demikian seorang bapak ingin mejaga dan mengawal anaknya. Kita dapat melihat bagai mana kuasa Tuhan Yesus mengalahkan kuasa setan yg sdg merasuki seorang anak yang kerasukan itu sehingga terbangunlah suatu pengalaman rohani dalam kehidupannya. 
Demikian Ayub juga membangun persekutuan dengan anak anaknya. Mereka berkumpul bersuka cita dengan anak anaknya namun Ayub tetap mengkawal hubungan anak anaknya dengan Tuhan dengan memperhatikan apa apa saja yg dilakukan anak anaknya dalam aktifitas mereka agar tetap layak dihadapan Tuhan dengan memberikan pengakuan dosa jika terjadi hal hal yang kurang berkenan. 

Demikian sebagai orang tua kita wajib menjaga dan mengkawal anak anak kita dalam kehidupannya untuk mendapatkan kebaikan dalam kehidupannya dan hal itu seharusnya dimulai dari keluarga dan tentunya dari seorang Bapak sebagai imam dalam keluarga. Demikianlah seorang bapak wajib mengandalkan Tuhan hidup didalam Tuhan dalam mengawal anak anak kita spt contoh seorang bpk yg mencari Yesus untuk kesembuhan anaknya dari penyakit ayan Mat. 17:14-18. Anak anak kita membutuhkan bukan sekedar uang materi fasilitas mobil, internet, hp, sekolah hebat dll, tapi yang lebih penting adalah perhatian, kasih, suka cita dari seorang bapak/keluarga yang tentunya bersumber dari Tuhan. Kita boleh sibuk dalam berbagai aktifitas namun jangan lupa untuk lebih perhatian kepada istri, anak dalam keluarga dan terus mengandalkan Tuhan. Membangun aktifitas doa bersama sebelum tidur atau saat teduh dan sejenisnya semua aktifitas membangun kasih dan rohani yg dimulai dari keluarga. 

Kita berharap anak anak kita seturut dengan Firman Tuhan dan itu menjadi suka cita kepada kita dan menjadi conyoh dan kebaikan bagi orang disekitar kita. Ihh anak siapa itu ya kok baik sama sekali, sopan sekali, suka menolong... Dan hal hal itu membawa sukacita kepada kita dan lingkungan dari anak anak kita yg kiya kawal dengan benar didalam Tuhan. Mari mamre GBKP melakukan hal hal yg mengandalkan Tuhan dalam membangun kehidupan rohani kita semakin dekat dalam Tuhan sehingga buah buahnya membawa sukacita bagi kita bagi lingkungan dan tentunya juga bagi Tuhan karena kita menunjukkan bahwa kitta anak anak Tuhan

Bekerjalah Dengan Benar Sesuai Kehendak TUHAN



Bekerjalah dengan benar sesuai kehendak TUHAN. Namun ada istilah No Body is perfect. Hal no body is perpect malah menjadi alasan membuat banyak orang berbuat kesalahan/dosa dalam aktifitas kehidupannya. Benar bahwa tidak ada manusia yang sempurna namun hal itu tidak sesuai dengan rancangan Firman Tuhan, namun TUHAN menginginkan manusia hidup menuju kepada kesempurnaan hidup. Walau benar manusia tdk ada yg sempurna namun kekeristenan mengajarkan agar setiap manusia berusaha menuju dan menjadi sempurna. 
Dalam pilihan hidup ini seperti dua warna yaitu putih dan hitam maka kita diajarkan untuk menuju ke titik putih untuk melakukan kebaikan walaupun tidak mungkin sempurna. Bagaimana manusia untuk dapat memilki prinsip hidup mendapat kesempurnaan hal itu sangat terkait dengan cara pengajaran, cara berpikir dan perilaku kita dalam kehidupan. Demikian Paulus mengirim surat ke jemaat di Efesus untuk membangun mainset logika berpikir jemaat disana. Kebiasaan jemaat saat itu melakukan kejahatan kejahatan yg diangap wajar ini salah satu contoh bagaimana Paulus mengubah itu sehingga  damai sejahtera (SYALOM) itu dapat dirasakan diperoleh dengan benar didalam Tuhan. 
Jangan melakukan hal hal yang tidak benar untuk menikmati kehidupan ini. Lakukanlah bekerjalah dengan baik dan benar. Demikianlah jika kita juga ingin meningkatkan ekonomi maka lakukanlah dengan benar. Ubahlah kebiasaan yg tidak benar, seperti marah marah, bicara kotor dan kasar, logika berpikir negatif dan sejenisnya adalah cara yg harus diubah. Demikian kita membawa logika dan melihat bagaimana Tuhan mengasihi kita, memberkati kita maka nilai itu akan membawa logika kita didalam Tuhan yang lebih dahulu mengasihi kita dengan luar biasa. Hal itu akan memudahkan kita untuk berbuat baik dan menghasilkan perbuatan yang sesuai dengan kehendak TUHAN.
Hal konsep ajaran kedamaian dunia ini ada namun kedamaian didalam Tuhan adalah jauh lebih sempurna karena kasihnya yg luar biasa. Ada yang hidup dalam kejahatan dan dosa namun disisilain dia seolah menunjukkan bahwa dia hidup kudus dan percaya pada TUHAN. Jangan melakukan hal hal jahat seperti korupsi, berjinah dan sejenisnya  namun disisi lain kita percaya juga didalam Tuhan karena hal itu adalah kesalahan, kitab Jeremia 17: 10 menyatakan Tuhan akan menghukuman kepada orang orang spt itu. Kita harus bekerja keras, dan melakukan kebaikan yang benar didalam Tuhan (Efesus 4). Bekerja berjuang lakukan dengan baik namun jagan lupa bahwa kita orang Kristen kita anak anak Tuhan yg beriman kepada Tuhan..... Bekerja keras dan lakukanlah dengan baik dan benar dalam hidup kita karena TUHAN LEBIH DAHULU MENGASIHI KITA.