INDAH HARI-HARI BERSAMA TUHAN

Mungkin ini adalah suatu cara yang diberikan Tuhan kepada saya untuk menyampaikan pengalaman dalam mengenal dan menikmati Tuhan.
Saya merasakan masih banyak sekali diantara kita yang sulit mengenal Tuhan secara riil, hal ini saya rasakan ketika kita melihat/mencoba melihat Tuhan dari sudut yang berada di luar Tuhan.
Pada Tulisan saya ini saya mengajak kita melihat Tuhan dari sudut Tuhan yang adalah Roh, melalui pemahaman lebih lagi akan Prinsip Roh itu sendiri.

Sunday, September 29, 2013

Sekilas hal Logika dan Iman

Adalah riil bahwa air mengalir dari atas ke bawah.

Hal penting hubungan ilmu pengetahuan dan iman dalam hal menciptakan kebijaksanaan. Pengetahuan selalu dikaitkan dengan alasan dan bukti. Pengetahuan selalu dikaitkan dengan BAGAIMANA KITA MENGETAHU HAL YANG TELAH KITA KETAHUI?

Disisi lain secara iman " BAGAIMANA KITA MENTAHUI YANG KITA PERCAYAI. Biasanya Pengetahuan dengan 2 cara
1. melalui pemikiran, perhitungan, matematika dan sejenisnya.
2. melalui pengalaman yang kita rasakan melalui: penglihatan, pendengaran, rasa/lidah, melalui sentuhan dan terakhir penciuman/aroma.

Ini adalah pengalaman dan menjadi pengetahuan  lalu kita tulisakan dan kita komunikasikan kepada orang lain, menjadi sumber pengetahuan.

Disaat kita berkata AKU KENAL TUHAN, bagaimana caranya mengenal TUHAN yang tidak dapat kita lihat? Yang tidak dapat kita rasakan, ini selalu dikatakan bahwa TUHAN adalah ilusi dan ketakutan spt seorang bayi,

Tuhan tidak ada seperti dikatakan oleh orang-orang yang mengunakan ilmu pengetahuan melulu. Alasan apa yang  tepat untuk membuktikan adalah TUHAN ada dan TUHAN riil. Hal ini dapat menyebabkan orang diangap lari dari rialitas dari logika ilmu pengetahuan.

Allah itu ada dan ALLAH adalah awal segalanya, orang IBRANI mengatakan ' Orang bodoh yang mengatakan TUHAN tidak ada". Hal ini menunjukkan bahwa sedari dulu lagi adalah bodoh jika menyatakan TUHAN tidak ada.

Iman diperlukan untuk bertemu dengan TUHAN, inilah yang dikatakan orang Ibrani, yang bertentangan dengan Filosofi orang Yunani yang menyatakan Allah tidak ada. Tentu Allah tidak dapat ditemukan di laboratorium, dibawah mikroskop, Allah bukan seperti itu.

Tuhan adalah riil sebuah pernyataan yang tidak dibantah, karena menjadi pengalaman orang-orang Ibrani yang melakukan pendekatan oleh iman. Hal ini akan dikaitkan dengan ILMU PENGETAHUAN/WISDOM yang dimiliki oleh manusia yaitu: WISDOM yang dari atas/ALLAH dan Wisdom yang dari bawah/manusia yaitu pengetahuan.  Namun hal TUHAN yang dari ATAS kita  dapat menggunakan IMAN.


Belajar Dari Pencobaan Terhadap Yesus

bukan hanya dari makanan semata

Saat Yesus dicobai di padang gurun, poin penting dari percobaan terhadap Yesus adalah bahwa YESUS SELALU MENGIKUTI KATA TUHAN. Apa yang dilakukan Iblis kepada Yesus yang pertama adalah menunjukkan dan menguji siapa YESUS. Matius 4:3 Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti."  

"Jika Engkau Anak Allah ..........merupakan poin iblis untuk mencobai Yesus dengan menunjukkan siapa Ia dan kemuliaannya. Demikian juga kita selalu dicobai iblis dengan menunjukkan siapa kita dari turunan kita, mungkin saja kita anak presiden, pejabat sebagainya. Jika kita tidak dapat melihat posisi kita dari sisi TUHAN maka kemungkinan akan jatuh kedalam pencobaan iblis sangat besar.

4:4 Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."  Demikianlah Yesus menjawab hal ini dengan pengertian bahwa apa yang ditawarkan iblis itu bukanlah yang utama karena ada yang lebih utama.

Ketika seorang dengan posisi bapaknya yang strategis bisa saja memanfaatkan hal itu dan hilang kendali maka ia dapat melakukan tindakan yang mungkin membuatnya merasakan sesuatu yang luar bisa namun menjadi penderitaan bagi orang lain. Hal yang banyak terjadi saat ini, seperti anak menteri yang menabrak orang hingga mengakibatkan kematian, secara tidak sadar ia tidak menyadari bahwa yang dilakukannya sdh menghancurkan apa yang dibanggakan bapaknya.

Cobaan yang kedua: 4.5 Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, 6.lalu berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu."

Iblis menawarkan sebuah pembuktian bahwa benarkah kamu anak-ALLAH? Kalau benar apapun yang akan kamu lakukan maka ALLAH akan peduli kepadamu. Namun Yesus tidak melayani iblis 7. Yesus berkata kepadanya: "Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!"

Dalam hal ini apapun posisi kita dan siapapun kita maka tantangan dari luar melalui kuasa iblis dapat terjadi dalam hidup kita. Misalnya jika kita anak seorang Jendral, lalu ada saja selalu yang menwarkan kita untuk melakukan apa saja karena jika kita melakukan kesalahan sekaliun akan diselamatkan oleh kekuasaan yang ada pada orang tua yang jendral. Hal seperti ini merupakan tawaran iblis yang sering sekali menjadi point bagi manusia untuk melakukan tindakan yang salah.


8. Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, 9. dan berkata kepada-Nya: "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku."

Tawaran iblis yang ketiga adalah langsung kepada sasaran yaitu sasaran yang sdh tampak didepan mata, masalah kekuasaan, kemegahan yang ditawarkan dengan syarat hanya SUJUD MENYEMBAH IBLIS. Hal ini langsung ditentang Yesus  dengan berkata seperti ayat 10 itu bahwa hanya TUHAN, ALLAHmu saja yang harus disembah. 

.10. Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"

Ini berbicara masalah hidup didalam TUHAN mengikuti kehendak TUHAN, menyembah TUHAN, memuliakan TUHAN adalah pekerjaan manusia seperti Yesus didalam kemanusiaannya. Tidak ada yang perlu disembah selain ALLAH, walaupun banyak tawaran dan kekuasaan yang seolah-olah mendapatkan hal yang lebih baik namun pada kenyataannya harus hidup dibawah kendali satan/iblis. 

Iblis menawarkan hal-hal yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan, nilai yang berada dibawah bahkan tidak bermoral dan ketika manusia melakukannya maka akan terjebak dalam kesadaran sudah hidup didalam nilai-nilai yang rendah dari apa yang diinginkan TUHAN.


Maka sebagai anak-anak TUHAN sebagai orang percaya, maka ikutilah apa yang dilakukan Yesus yaitu tetap berpegang dengan perkataan TUHAN. Sebagai orang Kriten tetaplah berdoa, melakukan kehendak TUHAN, menjaga kekudusan, menyembah dan memuliakan TUHAN didalam doa dan kehidupan kita senantiasa. 

Terinspirasi dari Khotbah Rev Augustine M. PhD, di TICC Taiwan, isi tanggung jawab penulis.

Cara Iblis menggoda Manusia.


Hati-hati dengan cara iblis/setan menggoda kita seperti yang terjadi kepada ADAM/Hawa dalam kitab Genesis:
1. iblis menawarkan pertanyaan dalam logika kita.
2. iblis meralat dan bahkan menidakkan perkataan/aturan TUHAN dan
 3. Iblis menawarkan alternatif untuk melakukan tindakan yang menawarkan hak dan kuasa.
Demikianlah cara iblis 1. Menawarkan kepada Hawa bahwa apakah kamu tidak mengetahui rahasia pohon itu?  Ketika Hawa mengatakan pohon yang itu tidak dapat dimakan kata ALLAH 2. Itu tidak benar, semua buah pohon ini dapat dimakan kata iblis, Hawa berpikir kenapa tidak dapat dimakan ya? Ada apa dibalik pohon itu? Iblis menjawab kamu akan menjadi seperti penciptamu. Hawa masih terus berpikir dan berpikir atas tawaran iblis  3. Cobalah kamu akan mendapatkan sesuatu yang baru. Dan ketika Hawa memgikuti kehendak iblis dan mengajak Adam untuk melakukanya  maka secara otomatis dia menentang kehendak ALLAH dan akhirnya dia menemukan dirinya terbuka/telanjang.  
Namun pada kenyataannya jika kita melakukan apa yang diingin iblis seperti yang dilakukan Adam/Hawa, kita akan mendapatkan sesuatu yang baru namun dalam logika iblis bukan dalam logika TUHAN. Adam mendapatkan dan mengetahui dirinya telanjang dan bersembunyi dari adapan ALLAH.
Dalam pengertian umum telanjang memilki arti yang negative. Telanjang dapat diartikan menjadi sangat  rendah atau menjadi tidak bermoral atau menjadi kelompok yang miskin atau menjadi serba kekurangan. Demikianlah yang ditemukan Adam setelah ia menerima tawaran dari iblis. Kemuliaannya berakhir dan dia hidup dengan ketelanjangannya.
Seorang murid Rev. Augustine saat dia mengajar di penjara New York adalah seorang pengacara terkenal, ketika beliau bertanya mengapa engkau sampai terpenjara. Dia menjawabnya ketika uang berbicara saya mengabaikan tindakan yang seharusnya sehingga melakukan sesuatu yang benar menurut iblis tetapi setelah saya sadar bahwa saya sdh berada dipenjara karena keinginan itu.

Hal yang paling penting adalah jangan mendengar perkataan iblis, semua yang bertentangan dengan apa yang dikatakan ALLAH tidak perlu didengarkan. Karena jika sudah mendengar kata iblis maka tidak lagi mendengar kata TUHAN. Cara yang paling seharusnya dilakukan adalah dengan BERDOA, menanyakan dan meminta pertolongan TUHAN bahwa kita sedang mengharapkan pengetian, kekuatan, kesabaran dalam menghadapi cobaan. 
Jika anda mencoba melakukan apa yang dikatakan iblis itu maka akan terjebak dengan realita yang lain seperti yang dialami oleh ADAM. Dalam menghadapi percobaan iblis seperti ini maka referensi kita adalah tetap TUHAN dan jangan sekali-sekali meninggalkan peritah TUHAN. Karena TUHAN memiliki aturan dan caraNYA.


Bagian dari khotbah Rev. Augustine M., PhD di TICC Tainan Isitulisan tanggung jawab penulis.

Tuesday, September 24, 2013

Sekilas Arti Doa: dan Janganlah Bawa Kami Kedalam Pencobaan

Dalam doa Bapa kami dikatakan DAN JANGANLAH BAWA KAMI KEDALAM PENCOBAAN. Pertanyaanya apakah TUHAN membawa kita kedalam pencobaan?

Yesus setelah dibaptis mengalami pencobaan. Yesus mengalamai pencobaan oleh iblis  dan Ia dapat mengalahkan pencobaan itu.  Dalam point itu menjelaskan bahwa iblis sipengoda itu adalah RIIL. Iblis dapat menggoda kita dengan banyak cara dan jika TUHAN mengijinkan kita sekalipun masuk kedalam pencobaan maka TUHAN memilki kuasa untuk menjadikan kita pemenang.

Iblis secara riil mencobai kita dengan segala masalah yang kita hadapi. Kesempatan untuk melakukan dosa selalu ada didepan mata seperti melakukan korupsi, perzinahan dan berbagai kesempatan kejahatan lainnya bahkan hingga membunuh atas nama keyakinan adalah pekerjaan iblis. Untuk kejahatan pembunuhan maka karena segala nyawa adalah milik TUHAN sehingga pekerjaan itu menjadi target iblis untuk menciptakan perselisihan, kedukaan rasa dendam dan sebagainya. Semua itu menjadi pencobaan-pencobaan yang baru dari pencobaan yang sebelumnya.

Pencobaan-pencobaan itu dapat dikalahkan jika kita berada didalam TUHAN oleh karena kehendak TUHAN. Dalam arti bukan kita dan karena keingin kita ingin melakukan perbuatan dosa/bersekutu dengan iblis. Untuk itu semua kita perlu hidup didalam TUHAN sehingga jika TUHAN menginginkan kita mengalami pencobaan itu dan kita harus tetap dapat mengalahkannya untuk mengatakan TIDAK untuk melakukan KORUPSI, PERZINAHAN dan kejahatan lainnya.

Dan jika dalam pencobaan itu ketika kita berusaha untuk  tidak melakukannya namun  oleh karena itu kita kehilangan nyawa sekalippun maka TUHAN adalah TUHAN yang memilki kuasa dalam memuliakan kita. Orang-orang yang setia didalam TUHAN bisa menjadi bencana bagi para penikmat dosa dan mereka bisa saja membunuh orang-orang yang setia dan tidak mau melakukan kejahatan. Hal ini sangat mungkin terjadi.

Jika semua itu didalam rencana TUHAN bagi kita maka seperti Yesus yang mati tersalib dan memperoleh kemuliaanNYA bersama BAPA di sorga, maka kita juga mendapat bagian dari kemuliaan itu. Dalam rancangan TUHAN semua adalah baik dan sempurna, sehingga kematian sekalipun tidak dapat mengalahkan kemuliaan manusia yang kehilangan nyawanya dalam pencobaan oleh karena kuasa TUHAN.

bagian dari Khotbah Rev. Augustine Musopole, PhD..di TICC Taiwan. Isi tanggung jawab penulis……………..

Sunday, September 15, 2013

Kita sebagai Anak Allah

peace  

Inilah syarat menjadi anak ALLAH/TUHAN:

Yohanes 1
12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.

18. Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.

Yang dinyatakan dalam ayat itu adalah MENERIMA YESUS. Manusia yang menerima Yesus diberi NYA KUASA supaya menjadi anak-anak NYA.  Hal ini adalah kebenaran didalam YESUS yang adalah  anak TUNGGAL ALLAH.

Menjadi anak Allah merupakan anugrah bagi manusia, seperti kata ayat dibawah ini:
1 Yohanes 3: 
1. Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia.

2.Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.

3.Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.

Oleh karena itu kita akan menjadi seperti Yesus (2) namun dengan syarat hidup dalam kekudusan, suci karena Yesus adalah KUDUS.

9.Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah.

10. Inilah tandanya anak-anak Allah dan anak-anak Iblis: setiap orang yang tidak berbuat kebenaran, tidak berasal dari Allah, demikian juga barangsiapa yang tidak mengasihi saudaranya.

Menjadi Anak ALLAH memilki standarnya sendiri, hidup dalam kekudusan dan tidak berbuat dosa lagi dalam arti sadar dan sengaja berbuat dosa tidak dilakukan lagi.

Sebagai anak TUHAN didalam YESUS maka manusia didalam kemanusiaannya akan memilki kebiasaan/habit melakukan perbuatan kasih dan melakukan dosa sebagai sebuah kecelakaan (accidental)  dan sebaliknya diluar TUHAN maka melakukan dosa adalah sebagai kebiasaan/habit dan melakukan perbuatan baik adalah sebagai sebuah kecelakaan. …………..Dari Khotbah Rev. Augustine Musopole PhD at TICC  Tainan Taiwan……….isi tulisan tanggung jawab penulis.

Saturday, September 14, 2013

Merasakan Daun dari Pohon Kehidupan.

Ada penyembuhan dan kedamaian dari daun-daun pohon kehidupan

Bayangkan anda berada di ruangan terbuka yang dipenuhi pepohonan (tiga dimensi). Dan bayangkan daun daun dari pohon pohon itu berguguran satu persatu menyentuhmu. Bayangkan daun-daun itu hingga memenuhi ruangan tempat kamu bersiri dan kamu menyambutnya seperti anak kecil yang bermain ditumpukan dedaunan itu.

Kamu bermain-main dengan dedaunan itu yang telah memenuhi ruangan bahkan setinggi dadamu. Kamu menikmatinya dan menyukainya, daun-daun itu menyentuh tubuhmu dan semua seperti sesuatu yang sangat mengembirakan, sangat menyenangkan dan engkau bersuka cita.

Sekarang bayangkan dedaunan itu adalah kuasa TUHAN yang menyentuh bagian tubuhmu, menyentuh sehingga engkau dapat merasakan itu seperti AdA KUASA yang mengalir dikulit tubuhmu. Rasakan karena sentuhan daun itu dengan kuasa dari TUHAN dan menyembuhkan segala penyakit yang ada didalam tubuhmu.

Sadari bahwa itu adalah daun-daun dari pohon kehidupan yang TUHAN tuangkan kedalam ruangan itu, ke atas kamu. Itu adalah daun-daun dari pohon kehidupan  yang dituangkan dari sorga untuk menyentuhmu sehingga kuasaNYA dapat dirasakan dari sentuhan daun-daun itu dan merasa ada perubahan. Ada kuasa penyembuhan ada suka cita, ada damai disaat itu. 

Bayangkan, lakukan, rasakan, bagaimana TUHAN menaburkan daun-daun kehidupan kepada kita semua.... Khotbah Rev. David Alexander dari Tainan Seminari di TICC

Wednesday, September 11, 2013

Belajar dari YESUS hingga Hidup Kudus.

menikmati makanan/kekudusan bersama TUHAN

Kekudusan adalah syarat manusia untuk dapat menjadi satu dengan ALLAH, pengalaman ini dapat dilihat seperti apa yang dikatakan oleh Johanes dalam kitab 

1. Yohanes 3:24 Barangsiapa menuruti segala perintah-Nya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Dan demikianlah kita ketahui, bahwa Allah ada di dalam kita, yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita. 

Perintah Allah adalah hukum yang pertama dan kedua, hal mengasihi ALLAH adalah yang terlebih dahulu dan dari pengalaman mengasihi ALLAH sebagai sumbernya kita akan mengasihi sesama manusia seperti mengasihi diri kita sendiri.

Satuhal yang terpenting dalam kehidupan kita adalah hingga kita MENJADI SATU DENGAN ALLAH. Denga menjadi satu maka segala pergerakan hidup kita akan menjadi satu dengan rencana ALLAH bagi dunia ini. Damai di bumi seperti di Sorga itu hanya dapat dipahami dengan lebih lagi mengasihi ALLAH dan sesama manusia.

Cara yang paling tepat untuk menjadi seperti itu adalah menjadikan YESUS sebagai Model kita. Dalam Ayat dibawah ini mengajarkan kita bahwa kita belajar mengenal YESUS dengan benar. Dari latihan kita dalam mengenal YESUS dan melakukan tindakan yang dilakukan YESUS kita mengalami pembaruan roh dan pikiran. Sehingga kita dapat mengalahkan keinginan-keinginan yang aneh dan menyesatkan dan sehingga kita diubahkan menjadi manusia baru dan hidup dalam kebenaran dan KEKUDUSAN.


Efesus 4:20 Tetapi kamu bukan demikian. Kamu telah belajar mengenal Kristus. 21 Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus, 22 yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, 23 supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, 24 dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya........
Scara sederhana dapat disimpukan langkah menjadi kudus:

Belajar dari Yesus ===>; diperbaharui roh dan pikiran ===>; manusia baru ====>; hidup dalam kebenaran dan kekudusan.... Salam 

Friday, September 6, 2013

Bekerja Sama Dengan Tuhan secara Rohani

semua telah tersedia

Dalam sebuah diskusi di facebook terungkap banyak yang sulit memahami arti Bekerja Sama Dengan TUHAN. Kalau menyangkut di cerita para Nabi bahwa TUHAN menggunakan mereka untuk menyampaikan perintahNYA melalui sang nabi kepada ummatnya dibumi. Namun setelah Yesus semua itu menjadi berubah dan perubahan itu sangat signifikan khusunya dalam hubungan antara manusia dan TUHAN. Yahweh yang jauh di sorga telah dipanggil menjadi BAPA didalam YESUS. Allah yang jauh di sorga yang mulia telah menjadi manusia didalam YESUS yang datang kedunia. Hal ini dari satu sisi kita dapat melihat bahwa TUHAN sdh mengubah dimensi pengenalannya kepada manusia.
Pengalaman Alkitab menunjukkan bahwa ALLAH sdh mempermudah kita mengenalNYA khususnya melalui YESUS. Dalam arti YESUS adalah MODEL yang telah digunakan oleh TUHAN untuk mempermudah manusia mengenal dan berkontak denganNYA. Tidak perlu lagi membakar dupa, dan korban persembahan seperti ada perjanjian lama untuk mencari hadirat TUHAN, didalam YEsus cukup MENYERU NAMANYA OH TUHAN YESUS and OH LORD JESUS, kita sdh dapat berkontak dengan TUHAN disorga. KArena Yesus berkata AKU DAN BAPA ADALAH SATU. Pasti anda akan bertanya satu dalam APA? BAPA dan Yesus satu didalam ROH. Pemahaman akan dimensi roh inilah sebagai syarat untuk mengenal hubungan TUHAN dengan manusia didalam YESUS.
Kontak ini telah diperkuat secara ROH dengan Turunya ROH KUDUS, sehingga TUHAN dalam DIMENSI ROH KUDUS dapat tinggal di hati manusia. Istilah dapat tinggal dihati manusia ini harus diperjelas bahwa untk dapat tinggal maka manusia perlu menjaga KEKUDUSANNYA. Karena ROH TUHAN adalah KUDUS dan manusia harus kudus agar kekudusan bertemu dengan kekudusan. LINK Manusia menjadi KUDUS. Dalam Yohonas 14:20 diktakan: Pada waktu itulah kamu akan tahu, bahwa Aku di dalam Bapa-Ku dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Ini mengacu kepada ROH KUDUS yang tinggal dihati manusia: Aku di dalam kamu.
Disaat manusia dan TUHAN satu didalam hati maka disanalah dimulai kerja sama antara TUHAN dan Manusia. contoh kerja sama ini dapat di logikakan seperti ini:  Yesus berkata :
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.” Markus 12 30-31.
Inilah syarat dari sebuah kerja sama yaitu memenuhi HUKUM TUHAN yang utama mengasihi ALLAH secara TOTAL, dan yang kedua SESAMA MANUSIA. Kerjasama ini adalah kesepakatan dalam kebenaran ALLAH itu sendiri. Yohanes 15:10 Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.
Seara logika karena manusia terdiri dari ROH, JIWA dan TUBUH:
Jiwa itu bersifat netral yang menghasilkan keinginan-keinginan, semangat, emosi bisa berupa hal yang baik dan jahat. JIKALAU orang yang menggunakan rohnya maka mereka kembali kehatinya dan bertemu TUHAN dihati secara ROHANI (Roh-roh) lalu hasil jiwanya akan ada pengaruh dari sifat2 rohani yaitu buah-buah roh, kasih, panjang sabar, selalu bersuka cita dll. INILAH HASIL KERJA SAMANYA SEHINGGA MANUSIA MENGHASILKAN SESUATU TINDAKAN/PERBUATAN YANG SESUAI DENGAN KEHENDAK TUHAN.
BANDINGKAN dengan orang yang tidak mengunakan hatinya maka melulu meggunakan logika hasil logika melulu itu akan melulu demi kepentingan pribadi kelompok dan paling maksimal balance. Sama dengan orang yang tidak percaya TUHAN seperti Ateis atau orang yang mengatakan bertuhan tapi korupsi dan melakukan kejahatan dll.  Yang mereka lakukan  tidak bekerja sama dengan TUHAN. Tidak ada TUHAN disana yang ada melulu kepentingan pribadi dan paling tinggi adalah balance (input =output), kalau pun mereka tampak mengalah (seperti ingin mengasihi) tetapi ada kepentingan dibalik itu. Contoh seperti ini seolah 2 menolong tapi merampok banyak terjadi dimana-mana, seoalah menolong pembangunan disana tapi menyedot gas milik Indonesia. Itu melulu logika jiwa demi kepentingan bisnis dan bahkan kelompok/negara tertentu demi memanfaatkan kelemahan dari sistem yang ada. Semua itu tanpa TUHAN. tidak ada TUHAN disana yang ada kepentingan manusia hasil produk jiwa/logika.
Dalam logika lain bekerja sama secara rohani bukan harus antara ROH TUHAN dan roh manusia, Karena itu harus dipahami dahulu mengenai prinsip hubungan roh-ROH dan ini berlaku umum. Mereka yang mengapdi/menyembah setan juga satu roh dengan setan. Dan tentunya hubungan roh-roh ini juga akan mempengaruhi outputnya. Contoh beberapa waktulalu yang menghebohkan Indonesia, Seorang kakek yang memilki istri banyak dan selalu mengkaitkan dengan kekuatan GAIB/EYANG GAIB. ITU ADALAH CONTOH SATUROH DENGAN SESUATU YANG GAIB.  Roh yang tidak terdefenisikan yang dari buahnya/outputnya adalah roh setan (ini sekedar contoh bukan menghakimi). Apa alasan mengawini begitu banyak istri dan tanpa memilki rasa bersalah dan malu? Kenapa tidak dilakukan prinsp KASIH menolong tanpa mengharapkan balas? Ini malah meniduri begitu banya perempuan. Kalau mau nolong orang yang kurang mampu silahkan ditolong saja dan jangan ditiduri, dijadikan istri ke 5,6 dan seterusnya. Dalam ajaran Kristen orang seperti ini itu berzinah sepanjang hidupnya............inilah contoh lain bekerja sama dengan iblis.
Bekerja sama dengan TUHAN harus dipahami sebagai KERJASAMA ROHANI, bahwa dalam setiap tindakan manusia seharusnya manusia kembali kepada hatinya sehingga ada kontak dengan TUHAN secara rohani. Hal ini akan sangat penting agar tindakan manusia itu ada dalam buah-buah rohani, buah-buah roh, dengan kasih, dan suka cita sehingga menjadikan kebaikan bagi manusia dan menyenangkan HATI TUHAN.

Wednesday, September 4, 2013

SISTEM KESELAMATAN Yang Exclusive Telah Menjadi Universal didalam Yesus...

Jembatan menuju tempat/posisi/keselamatan 


Sebagai pembanding: 
Yesaya menyampaikan firman Tuhan : AKULAH YANG MENCIPTAKAN NASIB MALANG DAN MENJADIKAN NASIB MUJUR (Yes. 45:6). Kalau kita memgangaplah pernyataan di Yesaya itu dia sebagai nabi dengan fungsi khusus kepada bangsa Israel. Kalau kita anggap Israel sebagai sebuah satu kesatuan SISTEM, maka pernyataan itu berlaku hanya kepada bangsa ISRAEL yang adalah sebuah sistem didalam KINGDOM OF GOD.

Karena oleh nabi yang dengan fungsi khusus, lalu bagaimana  dengan PERNYATAAN NABI ITU, apakah  orang lain, bangsa lain, para penyembah berhala dan semua  yang berada diluar sistem juga berlaku hal ini?

Kalau seorang hidup diluar sistem TUHAN maka siapa yang menjadii hakimnya? Siapa yang mengendalikan dirinya? Supaya kita jangan meilhat sedikit sedikit dan semunnya dikaitkan kepada TUHAN,  padahal itu kehendak bebas mereka yang tidak bersumber dari TUHAN dari dalam sistem TUHAN. 

Dalam sisi pilihan TUHAN itu sendiri, di PL misalnya fokusnya kepada Israel, oleh karena itu semua perkataan Nabi bersifat ekslusif, namun setelah di PB maka semua itu bersifat universal. Karena dari apa yang terbaca sepertinya ada yang membedakan perlakuan TUHAN terhadap manusia adalah masa Yesus dan setelah hadirnya Roh Kudus. Ada hal yang menjadi lebih mudah setelah YESUS dan hadirnya ROH KUDUS, minimal dalam mengenal siapa itu ALLAH/YAHWEH. Karena Allah,Yesus dan Roh Kudus telah menjadi satu kesatuan didalam pengenalan akan Yesus dan dalam pertolongan Roh Kudus kepada manusia yang percaya.

Secara umum bahwa TUHAN telah menyediakan segalanya, dan kembali kepada manusia. Apakah mau menerima Yesus atau tidak. Itu adalah keselamatan universal yang ditawarkan kepada manusia. Ini terbuka untuk umum.

Namun disisi lain maka dalam hal keselamatan ini di PB jelas sekali bahwa HANYA manusia yang menerima Yesus yang masuk didalam SISTEM  KESELAMATAN dan  system itu dibangun di dalam GEREJA. Mereka dikatakan HIDUP DALAM PERSEKUTUAN/Gereja adalah hidup secara rohani bukan gereja secara organisasi.

Sehingga tidak semudah yang dilakukan beberap gereja  sebagai contoh misalnya maaf misalnya Katolik, orang mati pun bisa dapat diselamatkan. Dalam hal ini akan menghasilkan ERROR, banyak penjahat yang telah mati dari keluarga Kristen yang selama ini diluar kehidupan persekutuan didalan gereja, melakukan tindakan diluar nilai-nilai rohani namun minta disucikan dan didoakan masuk kedalam sorga atau secara singkat doa setelah kematian. Hal ini tidak sesuai dengan alkitab kita, tapi saya tidak tahu alkitab mereka......Karena contoh saat  menulis hal untuk apa gereja mendoakan Osama Binladen seperti oleh gereja Katolik ,lalu katanya  mereka juga memiliki referesi kebiasaan orang katolik yang tidak ada dalam alkitab kita jadi kita tentunya mereferensi ke Alkitab kita.......

Ada perbedaan yang mendasar akan hal keselamatan, padahal dalil nya sdh dijelaskan didalam Alkitab. Alkitab bukan sekedar mengajarkan KASIH tetapi hingga kepada HARTA SORGA, dan disana alkitab memilki standarnya yaitu kasih dari dalam hati yang tumbuh karena tunduk kepada TUHAN dengan segenap, hati, jiwa kita sebagai hokum yang pertama. Diluar itu maka hal2 seperti itu bukanlah kasih yang bersumber dari ROH ALLAH tetapi kasih yang Kondisional.

 Saat Yesus didalam kubur Yesus mendatangi orang-orang terkemuka di PL untuk mentahirkan mereka dari kematian sehingga semua memilki amugrah yang sama di dalam orang percaya setelah Yesus...Kalau menurut referensi alkitab  disebuah  catatan kaki, bahwa hal penyelamatan roh di 1 Petrus dibagi 2: yaitu kepada roh yang dipenjara, ini menyagkut kepada para Malaikat yang tidak setia kepada TUHAN dan dipenjara dalam arti ditempatkan di satu tempat khusus untuk diselamatkan (1Petrus 3:19). Yang kedua mengacu kepada orang-orang saleh yang telah wafat terlebih dahulu yaitu 1 Petrus 4:6 dalam hal ini dikatakan Yesus menginjili mereka yang telah lebih dahulu telah mati dan khususnya yang telah bekerja untuk kemuliaan TUHAN dimasa sebelum Yesus. Namun intinya bahwa Yesus disaat itu didalam alam maut, Ia telah melakukan hal itu demi menyamakan semua manusia di hadapan TUHAN khususnya bagi orang yang telah melayani TUHAN, mungkin para nabi dan kaum kudus dimasa sebelum Yesus dan bukan kepada orang yang tidak dikenalNYA didalam SISTEM KESELAMATAN yang dibangunnya di DUNIA ini.


Dosa dalam dimensi Manusia dan TUHAN


Apakah makanan ini haram atau tidak?........melihat dari sisi masing-masing.

Contoh Tuhan mengirim roh jahat kepada Raja Saul dan dia mati........kalau Tuhan adalah manusia maka Tuhan sdh melakukan dosa......sama seperti manusia mengirim santet untuk membunuh orang. Apakah kita berani mengatakan TUHAN melakukan dosa? Tentunya tidak, karena siapakah manusia Saul dihadapan TUHAN. Ini semua karena dimensi kita berbeda dengan TUHAN.

Apakah Tsunami rancangan TUHAN? Bisa Ya bisa Tidak, tetapi paling tidak TUHAN membiarkan itu terjadi. Artinya bahwa Tuhan dapat mengendalikan itu semua, bahkan universe ini dan juga hingga hal sedetail TUHAN menenun gen manusia dalam kandungan dapat melakukannya, KALAU TUHAN MAU. Bagaimana jika Tuhan tidak mau maka semua dibiarkanNYA saja. Contoh mengapa TUhan membiarkan segala keyakinan dan tidak dengan jelas melarang dan segera menghukum mereka, karena itu pilihan dan saat ini TUHAN membiarkan semua itu. Tapi TUHAN berkata DIHARI TUHAN semua akan mendapat hukuman bagi yang tidak mengikuti kehendak-NYA.

Sebagai contoh  dalam KASUS ADAM yang jatuh ke dalam dosa. Ketika manusia melawan perintah Allah yang berdosa itu manusia. Lalu manusia mendefenisikan itu dosa, tetapi itu untuk manusia dan bukan untuk TUHAN dan TUHAN tidak menyuruh manusia melawanNYA tetapi melakukan perintahnya. Apakah TUHAN menjadi bagian dari dosa manusia itu yang telah menciptakan manusia?

TUHAN kan bukan hakim di kehakiman, TUHAN adalah MAHA KASIH bahkan mau menanggung dosa manusia di dalam YESUS. Apa yang ada saat ini adalah MASA KASIH KARUNIA, dimana setiap orang diberikan kesempatan untuk menerima Yesus, namun disisi lain membiarkan semua itu hingga HARI TUHAN tiba........ini bukan masalah rentang kekuasaan TUHAN yang menjadi terbatas, tetapi KESEMPATAN yang diberikan TUHAN dimasa KASIH KARUNIA INI dan ini akan berakhir kepada masa penderitaan ANTI KRIS seperti kata Wahyu. TUHAN didalam ROH KUDUS kan terus bekerja membangun kerajaannya contohnya diam-diam di China sekarang sdh 30 jt yang percaya Yesus, ......di Indonesia juga sangat luar biasa...jadi ini adalah misteri TUHAN...

Contoh Kontak Roh-roh: Dari Pengalaman Wanita Yang Disembuhkan Yesus

Permata GBKP Simpang Marindal: Berkontak Secara Rohani dengan TUHAN Melalui PUJIAN.

Ketika Yesus melihat seorang perempuan yang mengalami pendarahan selama 18 tahun secara spontan Yesus menegurnya dan menyatakan kamu sembuh dari penyakitmu. Bagaimana Yesus dapat mengetahui bahwa wanita itu sedang mengalami penyakit dan apa logikanya itu dapat terjadi? Itu dapat terjadi karna sang wanita itu menggunakan rohnya dari keyakinannya bahwa YESUS memilki kuasa untuk menyembuhkannya.
Lukas 13:10 Pada suatu kali Yesus sedang mengajar dalam salah satu rumah ibadat pada hari Sabat. 11 Di situ ada seorang perempuan yang telah delapan belas tahun dirasuk roh sehingga ia sakit sampai bungkuk punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak. 12. Ketika Yesus melihat perempuan itu, Ia memanggil dia dan berkata kepadanya: "Hai ibu, penyakitmu telah sembuh." 13. Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas perempuan itu, dan seketika itu juga berdirilah perempuan itu, dan memuliakan Allah.
Secara rohani/roh dia memilki keyakinan bahwa Yesus memilki kuasa untuk meyembuhkannya. Dan ketika Yesus berada disana Yesus merasakan adannya KONTAK ROH dengan wanita itu dan akhirnya Yesus menyapa wanita itu dan dia sembuh. Ini adalah logika yang sedikit lebih rumit dibadingkan dengan seorang wanita yang percaya dengan memegang jubbah Yesus saja dia dapat sembuh dan benar dia sembuh.
Matius 9:19   Lalu Yesuspun bangunlah dan mengikuti orang itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya. 9:20   Pada waktu itu seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya. 9:21   Karena katanya dalam hatinya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh." 9:22   Tetapi Yesus berpaling dan memandang dia serta berkata: "Teguhkanlah hatimu, hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau." Maka sejak saat itu sembuhlah perempuan itu.
Yesus mengkomfirmasi wanita pemegang jubbah tersebut dan tentunya keyakinan wanita itu telah menyelamatkannya. Demikianlah wanita yang berpengharapan dengan keyakinanya rohaninya bahwa Yesus dapat menyembuhkannya, namun karena hari itu hari sabbat da nada larangan hari sabbat untuk tidak melakukan  (Luk:13). Namun TUHAN YESUS dapat melihat hati orang itu sehingga secara rohani dapat berkontak dan merasakan adanya keinginan dari ibu itu dan Yesus menyapanya dan menyembuhkannya.
Ini adalah contoh bagaimana berkejanya roh-ROH itu dan disaat ini Roh Kudus dapat melakukannya sebagai ROH PENOLONG bagi setiap orang yang mengalami masalah kususnya seperti ibu tersebut yang mengalami penderitaan karena akibat pekerjaan iblis ( Luk 13:10). Maka kita dapat mencontoh pekerjaan rohani ibu ini didalam menghadapi segala masalah kita dan TUHAN akan bekerja secara rohani dengan caraNYA.