INDAH HARI-HARI BERSAMA TUHAN

Mungkin ini adalah suatu cara yang diberikan Tuhan kepada saya untuk menyampaikan pengalaman dalam mengenal dan menikmati Tuhan.
Saya merasakan masih banyak sekali diantara kita yang sulit mengenal Tuhan secara riil, hal ini saya rasakan ketika kita melihat/mencoba melihat Tuhan dari sudut yang berada di luar Tuhan.
Pada Tulisan saya ini saya mengajak kita melihat Tuhan dari sudut Tuhan yang adalah Roh, melalui pemahaman lebih lagi akan Prinsip Roh itu sendiri.

Tuesday, October 23, 2012

Yesus Sebagai Pusat Pengajaran Katekisasi

Yesus sebagai pusat pengajaran..........................

Ada hal yang sangat mendasar yang perlu kita sadari dalam hal memberikan PENGAJARAN KATEKISASI khusunya kepada mereka yang muda yang ingin di baptis dalam gereja (naik sidi). Mereka orang muda gereja (SMP, SMA atau kuliah awal)  seharusnya mendapatkan pengajaran yang dari ALKITAB dan hal-hal rohani lainnya dalam arti mereka di ajarkan hal informasi-informasi rohani, itu merupakan data-data yang ditanamkan pada mereka untuk mempengaruhi LOGIKA hingga menumbuhkan keyakinan dan mengambil kesimpulan menjadikan YESUS sebagai TUHAN dan JURU SELAMAT. 
PENGAJARAN itu dapat dibagi dua yang dari ATAS, dari TUHAN dan yang dari BAWAH dari MANUSIA.  Dalam sejarah manusia, tidak ada pengajaran yang dari bawah mampu membuat manusia mengenal TUHAN dengan benar. Itulah mungkin salah satu tujuan YESUS datang ke bumi ini. Semua agama termasuk pengajaran di Perjanjian lama alkitab (PL) gagal mengenal TUHAN dengan benar. Oleh karena itu karena dalam hal ini menyangkut pembentukan IMAN yang bertujuan membentuk manusia-manusia baru yang takut akan TUHAN dan memilki IMAN untuk menghadapi PERADAPAN YANG BERKEMBANG SAAT INI maka diperlukan pengajaran yang dari ATAS yang dari TUHAN sendiri yaitu Yesus itu sendiri. Kalau kita ingin menguji isi dari pelajaran Katekisasi maka coba diidentifikasi berapa % yang dari atas dan berapa % yang dari bawah?
Secara pribadi yang penulis dapat dari alkitab, untuk mengenal Tuhan didalam PL adalah sebuah kesulitan besar, apalagi manusia cendrung melihat contoh dari HASILnya seperti error-error yang terjadi disana, seperti ada apa dengan Raja Salomo,  Yakup  dan sebagainya. Diperlukan sebuah IMAN yang sungguh untuk dapat menerima pebuatan-perbuatan orang percaya sekaligus penyimpangannya. Sulit melihat TUHAN secara benar dari pengalaman mereka dan itu jelas terjadi dalam contoh-contoh di alkitab sendiri. Lalu kemana kita membawa-orang-orang muda ini untuk siap dan dapat melihat itu (PL). Sebelum pengetahuannya berproses untuk mengenal error di sana maka perlu di ajarkan hal YESUS yang sempurna.

Yesuslah yang mengatakan: 
1. Rahasia Bapa adal di dalam ANAK, artinya kalau mau kenal ALLAH kenali YESUS dengan benar. 
2. Yesus meminta Bapa di Sorga untuk mengirimkan Roh Penolong yaitu Roh Kudus, artinya bahwa hal Roh Kudus adalah bagain yang terintegrasi dari dalam pengenalan akan Yesus itu sendiri. Poin-poin ini akan menciptakan sebuah pemahaman yang sempurna akan Bapa, Anak dan Roh Kudus.
Lalu apakah ADA KESELAMATAN DILUAR YESUS.....kalau kita tidak memilki hak untuk menghakimi tapi Yesus sendiri telah mengatakan bahwa tidak ada yang sampai kepada Bapa selain melalu DIA/Yesus. Walaupun ini banyak tafsir tetapi minimal kita dapat menganggap ini sebagai hal selain didalam Yesus akan sangat sulit mengenal BAPA, sangat sulit diluar dari pemahaman akan ANAK/YESUS. Kenapa? Karena didalam YEsus kita akan memiliki ROH KUDUS yang akan MENOLONG kita mengenenal dengan baik 1. ALLAH itu sendiri, 2 Rencana Allah dalam hidup kita dan 3. membantu kita saat memperkenalkan/menyebarkan FT kepada lingkungan kita.
Bagaiman orang diluar Yesus/kekeristenan tapi percaya Yesus + orang yang sama sekali tidak ada kesempatan mengenal TUHAN dimasa lalu?
Kalau kita bicara misalnya seorang Buddha yang percaya Yesus namun dia adalah tetap seorang Buddhis maka dia tidak sesuai dengan rencana ALLAH di dalam YESUS yaitu hidup dalam GEREJA. Gereja adalah salah satu poin penting didalam ALKITAB PB, ini menyangkut PASANGAN ROHANI, mempelai wanita YESUS adalah Gereja. 
Dan hal bagaimana orang yang di PL dimasa lalu dan yang tidak sempat mengenal YESUS, maka kalau kita cermati ALKITAB disana ada 2 bagian yang SANGAT penting HAL:
1. KERAJAAN ALLAH
2.KERAJAAN SORGA.
Allah adalah kasih dimana ada kasih di sana ada ALLAH, setiap orang siapa saja yang hidup didalam kasih sebelum mengenal ALLAH dan Yesus maka sesunguhnya ALLAH ada di sana dan untuk keselamatan semua itu kita serahkan kepada ALLAH karena mereka berada dalam jalan yang benar di KERAJAAN ALLAH, dalam hal ini mungkin termasuk si Buddhis tadi yang percaya Yesus tetapi tetap pada keyakinanya. Namun di dalam Yesus kita mendapatkan KERAJAAN SORGA/KINGDOM OF HEAVEN dan untuk itu kita harus hidup didalam YESUS dan menjadi JESUS-LIKE sehingga kita ada dalam Kerajaan itu dan bahkan akan meraja bersama Kristus dikedatangan-NYA yang kedua kali kebumi. Kita meraja bersama Yesus selama seribu tahun sebelum masuk ke Jerusalem baru.
Pengenalan akan Kingdom of Heaven itu/sampai kesorga itu hanya diperoleh dari YESUS. Dan jika orang-orang muda itu telah mengenal Yesus hingga ke Kingdom of Heaven, maka seharusnya arah kehidupannya akan menjadi Jesus-Like dan semua yang diinginkannya adalah untuk mengumpulkan HARTA SORGA yaitu iman yang bertumbuh didalam Yesus sehingga mereka akan senantiasa menghasilkan buah-buah roh/rohani yaitu suka cita-damai. panjang sabar dsbagainya
Dalam hal ini pengajaran hal YESUS yang dari atas adalah sangat penting untuk membawa mereka mengenal dengan benar rencana TUHAN sampai ke sorga di dalam YESUS.  Di dalam perjanjian baru (PB), didalam Yesus dan  didalam Roh Kudus itu sdh tersusun secara sistemmatis, hanya kita perlu lebih dalam lagi melihat HAL ini untuk disusun sedemikian rupa dalam PENGAJARAN..............Disusun ulang dari pendapat pribadi dalam diskusi di FB GBKP.


Saturday, October 20, 2012

Pengalaman Nabiah Amos dan Kita Saat Ini

TICC...Foto by Ruby....

Apa kata AMOS kepada Amaziah : 7: 14. Aku ini bukan nabi dan aku ini tidak termasuk golongan nabi, melainkan aku ini seorang peternak dan pemungut buah ara hutan. 15. Tetapi TUHAN mengambil aku dari pekerjaan menggiring kambing domba, dan TUHAN berfirman kepadaku: Pergilah, bernubuatlah terhadap umat-Ku Israel.  Sebagai catatan: tidak ada dalam alkitab mengatakan Amos adalah pemilik ternak, kemungkinan ia hanya level pengembala (orang biasa) tapi diperintahkan TUHAN untuk menemui Raja Israel bahkan yang bukan di daerah dalam pemerintahaan yang sama. 

Begitulah cara TUHAN memakai Amos dan kita harus ingat bahwa YAHWEH telah menyuruh kita melalui YESUS untuk menyampaikan Firman Tuhan keselurug dunia, untuk menjadikan segala bangsa menjadi murid-NYA. Kalau Amos diberikan TUGAS KHUSUS OLEH TUHAN, maka tugas kita secara umum adalah menyampaikan Tuhan dalam YESUS merupakan sebuah suatu kesatuan TUHAN itu sendiri yaitu Kasih TUHAN kepada seluruh dunia. 

Tugas utama kita adalah menyampaikan TUHAN yang adalah Kasih agar setiap manusia kembali mengenal arti CIPTAAN YANG segambar, agar manusia menjaga HARGA KEMANUSIAANNYA yang secara khusus diciptakan TUHAN untuk mencontohkan KASIH TUHAN kepada setiap manusia lainnya.

Kita dapat mengatakan dalam masanya seperti saat ini maka, setelah Yesus, kita semua adalah "NABI" untuk menubuatkan kemabali semua Firman Tuhan  yang ada di dalam ALKITAB, dan kita semua ADALAH "RASUL" bagi orang-orang yang sama sekali belum mengenal jalan keselamatan. Kita membuka kesempatan bagi setiap orang menerima keselamatan yang selalu BARU dari TUHAN didalam YESUS. 

Jika Nabi lah yang diinginkan TUHAN maka kita harus menjadi NABI, jika rasullah yang diinginkan TUHAN maka kita semua adalah rasul...namun puncaknyanya adalah Kita harus menjadi seperti Yesus karena Yesuslah yang diinginkan TUHAN. Dalam hal ini, masih banyak manusia-manusia diluar yang belum mengenal jalan ini dan masih banyak bagsa-bangsa yang mencari Tuhan dalam dimensi TUHAN yang sesunguhnya. Untuk itu semua kita tidak harus menjadi pengkotbah untuk menyebarkan Firman Tuhan  contohnya AMOS seorang penjaga ternak. 

Siapapun kita pertama kita seharusnya sudah mengenal TUHAN dan kasihnya sehingga apapun kita saat ini kita dapat mengambil bagaian dalam menyebarkan TUHAN dalam arti TUHAN adalah KASIH............

Arti Manusia Sebagai Ciptaan TUHAN Yang Segambar

Manusia sebagai ciptaan adalah sebuah hadiah dari yang menciptakan. Hadiah itu diberikan oleh sipemberi hadiah yang pasti mengasihi yang memperoleh hadiah. Bayangkan, sebuah keluarga mendapatkan seorang bayi  didalam kehidupan mereka, itu adalah sebuah kebahagiaan, karena sang bayi hadir untuk kedua orang tuanya dan orang tuanya mendapatkan suka cita dari sang bayi dan sang bayi mendapatkan sukacitanya karena telah hadir didunia dan memilki kehidupan dunia. Lalu siapakah yang memberikan suka cita itu? Sipemberi suka cita itu adalah yang menciptakan manusia yaitu TUHAN.  Jika manusia dengan kelahiran merupakan sebuah kesempatan bagi perpanjangan kehidupan sang keluarga itu adalah HADIAH dari sipemberi hadiah kepada keluarga itu. Artinya TUHAN MENGASIHI MANUSIA DAN MEMBERIKAN KEHIDUPAN MELALUI TURUNAN/KELAHIRAN SEBAGAI HADIAH BAGI MANUSIA.

Lalu untuk apa TUHAN menciptakan manusia? Manusia secara khas diciptakan segambar dengan TUHAN, mengapa? Manusia diciptakan segambar untuk menghargai karunia yang diberikan TUHAN kepada manusia, sehingga mengetahui bagaimana seharusnya kita hidup. Bagi manusia dalam pengenalannya akan TUHAN adalah KASIH-NYA. Dimana ada kasih disana ada TUHAN, dimana ada TUHAN disana ada Kasih, karena sumber kasih adalah TUHAN.

Pemahaman kita akan kasih adalah sangat terbatas bahkan sangat terkait dengan kepentingan pribadi dan terbawa emosional atas nama kesepakatan, keinginan khusus dan pengalaman.  Namun setiap yang kita lakukan jika itu tidak bersumber dari KASIH TUHAN maka kasih itu adalah sebuah kasih yang kondisional yang merupakan 'Kasih" yang diciptakan manusia. Disisi lain ada yang mengkorupsi kasih itu dengan mengatas namakan TUHAN. 

Pengenalan kita akan Tuhan seharusnya terintegrasi didalam kehidupan kita, dalam pengenalan kita akan TUHAN yang adalah kasih tidak dapat kita bagi-bagi dalam kehidupan rohani saja dan berbeda didalam kehidupan sekuler/umum. Tuhan adalah TUHAN yang selalu ada didalam apa yang kita lakukan, dalam arti yang kita lakukan dimana pun dan kapan pun kepada siapapun maka jika kita ada didalam kuasaNYA maka yang keluar adalah tidakan atau bentuk perbuatan apapun berdasarkan kasih yang bersumber dari TUHAN. 

Bagaimana jika kita berhadapan dengan dunia yang tidak mengenal Kasih TUHAN? Kita bertemu dengan orang-orang yang tidak mengenal etika, sangat materialistis dan sangat sukuistis, nepotisme? Ini menjadi sebuah tugas bagi kita untuk menyampaikan KASIH yang dari TUHAN kepada mereka agar mereka dapat melihat KASIH TUHAN melalui kasih yang kita sampaikan.

Dengan mengetahu bahwa kita adalah mansuia yang diciptakan segambar dengan TUHAN  dan menghargai hadiah kehidupan yang diberikan TUHAN kepada kita maka disanalah kita  berpungsi untuk menjadi kasih TUHAN yang nyata dalam kehidupan kita, orang lain bahkan mereka yang belum mengenal arti manusia sebagai ciptaan yang segambar hidup didalam KASIH karena TUHAN adalah KASIH.

Sunday, October 14, 2012

Orang Kaya Bertanya Hal Hidup Kekal

Tainan International Community  Church at Tainan Taiwan

Markus 10:17 Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya, datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut di hadapan-Nya ia bertanya: "Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?

Dalam logika untuk mendapatkan hidup yang kekal itu dapat dibagi menjadi dua bagian: 
1. Di dalam kerajaan ALLAH
2. Di dalam kerajaan Sorga

Hal ini perlu di tekankan bahwa si penanya itu adalah seorang yang sdh melakukan kebaikan seperti yang diterangkan Yesus kepadanya:

Kata Yesus 10:19 Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, jangan mengurangi hak orang, hormatilah ayahmu dan ibumu.

Jawab seorang itu 10:20  Lalu kata orang itu kepada-Nya: "Guru, semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku."

lalu jawab Yesus lagi: 21: Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya: "Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku."

Lalu apa yang dilakukan orang itu  22 Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya.

Lalu kata Yesus 23: Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya di sekeliling-Nya dan berkata kepada mereka: /"Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah."

Dalam hal  Yesus menekankan hal KERAJAAN ALLAH, bukan KERAJAAN SORGA, karena Yesus tahu apa yang dilakukan orang itu masih sebatas ATURAN, UNDANG-UNDANG, Kebiasaan dan sebagainya yang dilakukan orang itu demi KEPENTINGAN yang terbatas, bukan karena sebuah suka cita dan sepenuh hati, Yesus menawarkan menjual hartanya untuk masuk ke dalam KERAJAAN ALLAH/Kingdom of God, karena dia masih berada dikerajaan lain selama dia hidup, selama dia masih muda.

Disaat itu dia ditawarkan hal kerajaan ALLAH agar saatnya nanti dapat masuk kekerajaan SORGA. Inilah sebuah misteri dari proses mengenal ALLAH hingga didalam YESUS. Proses ini membentuk manusia yang menjadi bagian dari kerajaan SORGA bukan sekedar kerajaan ALLAH.

Didalam ALLAH seperti didalam perjanjian lama maka semua ada dalam KERAJAAN ALLAH bagi mereka yang berkenan dihadapan ALLAH. Namun didalam Yesus mereka yang berada didalam kerajaan ALLAH ditawarkan hingga masuk kedalam KERAJAAN SORGA. Inilah misteri yang terjadi dari orang yang menanyakan hidup yang kekal itu.

Kekekalan kerajaan ALLAH adalah riil didalm bumi ini dan itu menjadi kehidupan yang kekal bagi siapa saja yang menerima ALLAH yang empunya kerajaan. Namun kekekalan yang sempurna adalah ada didalam KERAJAAN SORGA, yang hanya diberikan kepada mereka yang menerima YESUS sebagai TUHAN  dan juruslamat. Ini sangat penting difahami oleh setiap orang percaya bahwa kekekalan didalam Kerajaan SORGA adalah kekekalan bersama ALLAH, YEsus dan Roh Kudus dan untuk meraja bersama didalam kerajaan Sorga. Sementara kekekalan didalam kerajaan ALLAH adalah kekekalan manusia yang akan siap untuk di hakimi dalam masa pemuliaan demi kekekalan di kerajaan ALLAH itu nantinya. 

Secara umum dia itu sedang ditawarkan masuk dari BEBAN HIDUPNYA YAITU ADALAH HARTANYA, MENUJU KEPADA KERAJAAN ALLAH dan AKHIRNYA MASUK DALAM KERAJAAN SORGA, tetapi dia tidak mengambil kesempatan itu...........

Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Mengenal ROH MANUSIA


Dalam sebuah link video di youtube seorang Magician bernama Dynamo berjalan di atas air, dalam video lain dia keluar dari ruangan tertutup tanpa melalui pintu, di tempat lain dia mengubah kertas jadi uang, dia juga mengubah kupu-kupu kertas dapat terbang seperti hidup dan banyak lagi lainnya. Orang yang melihatnya berteriak dan mengatakan. wow amazing, impossible, miracle dll, dalam arti mereka kagum dan tidak percaya akan hal itu namun itu terjadi.Apa yang dilakukannya sangat mirif dengan dengan yang dilakukan Yesus, Lalu apa bedanya yang dia lakukan dengan dilakukan  YESUS? Apakah dengan melihat hal ini maka kita akan bertanya-tanya akan hal ini dan menjadi biasa saja terhadap MUKJIZAT yang telah dilakukan Yesus 2000 tahun lalu? 

Ilmu pengetahuan lainnya menemukan banyak hal yang membuat kita terkagum-kagum dan dapat kehilangan keyakinan kita. Ketika belajar Genetik Engineering dan merekayasa gen. Untuk mendapatkan sebuah protein yang diinginkan maka dilakukan REKOMBINASI dari susunan genetika pada plasmid. Lalu Saya berpikir apa yang tidak bisa diubah lagi? Sapi berukuran gajah sdh ada, singa dengan harimau sdh ada turunannya namnya Liger (lion-tiger).....sepertinya semua sdh bisa direkayasa.......LALU UNTUK APA ADA TUHAN?
Hal lain misalnya semakin  ditemukannya kemiripan secara genetik antara manusia dengan jenis kera simpanse, lalu apakah manusia sama dengan kera? Apakah teori evolusi itu benar adanya? 

Artinya bahwa dengan perkembangan teknologi yang ada maka semua itu akan dapat membuat kita menjadi ragu bahkan kehilangan kepercayaan bahwa TUHANLAH sumber segala-galanya. Semua telah TUHAN Ciptakan dan semua baik.

Saat di Bandung (2000) saya menemukan pengajaran hal ALKITAB sampai ke sorga ....Syukur kepada YESUS yang telah mengajarkan kita hal ROH dan SORGA, dan saya percaya bahwa kita memilki kesempatan seperti YESUS jika kita menjadi JESUS-LIKE didalam hidup kita... Karena identitas rohani/roh kita bersifat kekal............sehingga kita harus tetap dan semakin percaya dari temuan yang saya baca dan pelajari walaupun nanti manusia dan jenis Simpanse memilki kemiripan yang semakin besar namun ALKITAB DENGAN JELAS MENGATAKAN BAHAW YANGMEMBEDAKAN MANUSIA DENGAN CIPTAAN LAIN ADALAH ROH KITA. Ini sesuatu hal yang luar biasa yang perlu di ajarkan kepada setiap orang KRISTEN, bahwa yang membedakan kita dengan ciptaan lainnya termasuk hewan adalah dengan jelas dikatakan dalam alkitab yaitu ROH-MANUSIA kita.

Roh kita sebagai identitas sorgawi kita, kalau saat ini dengan TEKNOLOGI SULAP/MAGIC  manusia benar mampu melakukan MUKJIZAT seperti YESUS maka secara positif kita berpikir bahwa BENARLAH YESUS ITU TELAH MELAKUKANNYA PADA MASANYA DULU. Apa yang dilakukan Yesus bukan omong kosong tetapi itu adalah kebenaran. Yesus memberimakan 5000 orang, Yesus mengubah air jadi anggur, menyembuhkan orang sakit dll. Maka yang membedakan YESUS dengan semua para magician itu adalah bahwa YESUS telah MATI, dan BANGKIT dan KEMBALI KE SORGA. Jawabnya hanya 1 Yesus kembali ke SORGA..

Dalam perkembangan apapun dengan kekampuan teknologi merekayasa setingkat apapun bahwa manusia dengan ROH-MANUSIANYA adalah bersifat kekal dan itu yang membedakan kita dengan apapun ciptaan yang lain. Dengan identitas rohani itu membuat kita berbeda dengan DIHADAPAN TUHAN. Mereka mampu merekayasa segala sesuatu baik dengan ILMU PENGETAHUAN atau dengan MAGIC, tetapi tanpa didalam YESUS mereka tidak akan mengenal SORGA dan SAMPAI KE SORGA.

Dalam pemahaman kita ketika kita dengan BENAR MENGENAL FIRMAN TUHAN DENGAN BENAR dan JUGA MEMPERSENJATAI DIRI KITA DENGAN ILMU PENGETAHUAN......Percayalah bahwa kita jika kita memilki itu maka kita tidak lagi memilki beban untuk melakukan kebaikan dan mencar kebenaran akan ilmu pengetahuan......karena ALKITAB dan FT berada diatas itu semua.