INDAH HARI-HARI BERSAMA TUHAN

Mungkin ini adalah suatu cara yang diberikan Tuhan kepada saya untuk menyampaikan pengalaman dalam mengenal dan menikmati Tuhan.
Saya merasakan masih banyak sekali diantara kita yang sulit mengenal Tuhan secara riil, hal ini saya rasakan ketika kita melihat/mencoba melihat Tuhan dari sudut yang berada di luar Tuhan.
Pada Tulisan saya ini saya mengajak kita melihat Tuhan dari sudut Tuhan yang adalah Roh, melalui pemahaman lebih lagi akan Prinsip Roh itu sendiri.

Monday, September 19, 2011

Belajar Alkitab Tanpa Iman: Non Religi di Taiwan (2)




Iman Hanya dari TUHAN
Iman Hanya dari TUHAN
Bagimana membahas mengenai Alkitab kepada orang-orang yang tidak mengenal sama sekali akan TUHAN, mereka yang cendrung berpikir semua adalah karena logik atau hasil pemikiran manusia tanpa pernah mengandalkan kekuatan lain di luar LOGIKA dan semua adalah USAHA serta kerja keras. Mereka yang saat ini mendapat pelajaran Alkitab adalah anak sekolah yang sedang kursus bahasa Inggris. Di kesempatan 1x seminggu dilakukan pelajaran membaca alkitab/ bible study yang dipimpin penulis. Pada dasarnya tujuan utama adalah belajar bahasa Inggris dari terminal kata-kata dan kalimat yang ada di alkitab.
Bagamana memulainya?
Sebuah kesulitan yang paling menonjol dari mana kita harus memulai sebuah pembahasan akan ALKITAB/FIRMAN TUHAN tanpa menggunakan IMAN hanya logika semata. Mengapa dikatakan tanpa iman? Karena mereka yang datang belajar sama sekali NOL tidak  mengenal bahkan tidak memilki latar belakang hal AGAMA dan TUHAN. Generasi muda Taiwan cendrung tidak digajarkan hal apapun mengenai Tuhan oleh orang tuanya. Pengakuan Jeff (nama inggrisnya), yang sekolah di SMU yayasan agama Buddha, juga mengatakan disekolah tidak diwajibkan untuk belajar mengenai agama khususnya Buddha. Jeff mengatakan kami diajarkan untuk Vegetarian, tetapi hanya di sekolah saja, kalau sdh di rumah maka semua kembali bebas.
Kiat Pengajaran!
Kiat pengajaran tentunya dari apa yang telah dilakukan orang lain dan pengalam mereka itu digunakan untuk merangsang setiap murid mengenal siapa TUHAN. PERTANYAAN PERTAMA ADALAH. WHY WE NEED GOD? Kenapa kita memerlukan TUHAN?
Lalu dari apa yang ada dari mereka dan keluarga mereka yang relatif KAYA dan BERPENDIDIKAN.
DO YOU THINK, MONEY CAN BE SATISFYING YOUR LIFE? Apakah uang dapat memuaskan hidup anda.
DO YOU THINK, EDUCATIONAL CAN BE SATISFYING YOUR LIFE? Apakah pendidikan dapat memuaskan hidup anda.
Lalu dari kedua pertanyaan ini akan muncul diskusi yang panjang. Khususnya di Taiwan dilaporkan 13 orang setiap hari komit bunuh diri. Mereka ada memilki pendidikan yang baik, seperti seorang Professor wanita di NCKU yang membunuh dirinya didalam mobil dengan selang CO2 dari knalpotnya. Mengapa? Demikian juga sejumlah yang bunuh diri adalah orang-orang kaya yang tidak kekurangan apapun secara ekonomi. Lalu mengapa?
Jawabnya tentunya ada didalam ALKITAB, dan itulah Alasan mengapa kita membutuhkan TUHAN. Diskusi seperti ini membuat mereka mudah mengerti karena sunguh menjadi contoh yang dapat secara langsung menjadi LOGIKA BARU bagi mereka. …………Untuk itu dibutuhkan sebuah KERJA SAMA dan PENGENALAN akan TUHAN agar TUHAN membantu utuk mengenalkan arti kehidupan khususnya HAL KASIH bahkan HIDUP KEKAL secara ROHANI.
Pembelajaran kelas bahasa Inggris dengan mengajarkan alkitab ini merupakan kelas kedua. Kelas pertama sejak dua tahun lalu  telah menghasilkan sejumlah murid yang tersebar di berbagai universitas di Taiwan yang telah dengan keinginannya sendiri selalu hadir dalam kehidupan gereja. Sebut saja Vivian dan Linda, mereka diterima di univ. di Taipeh dan mereka dengan senang hati bergereja di Taipei Int. Church. Walaupun hingga saat ini mereka berdua belum di baptis, tetapi mereka sdh dapat merasakan kehidupan mereka di dalam  TUHAN dan tinggal di gereja.
Mengapa dikatakan belajar Alkitab tanpa iman? Karena jika seorang belajar Alkitab dan kemudian percaya akan apa yang disampaikan dalam Aklitab dan kemudian mereka dibaptis dan terima Yesus dan dimateraikan sebagai tanda milik Tuhan, maka disanalah akan dimulai HAL IMAN (FAITH). Namun selama mereka dengan senang hati belajar Alkitab dengan berbagai motivasi, misalnya untuk belajar bahasa Inggris dll tanpa ada hasil sebagai seorang percaya dan di baptis tentunya ini dinamakan bejar Alkitab sebagai media dan tanpa Iman. Tidak bedanya dengan orang-orang yang belajar mengenai KRISTOLOGI hingga bergelar PhD, namun mereka bukanlah seorang percaya/Kristen, mereka belajar alkitab karena mereka adalah dosen, guru, ahli perbandingan agama, tanpa memilki motivasi untuk beriman, hanya sekedar mengangap Alkitab sebagai sumber pengetahuan.
Namun dalam perjalanan mengenalkan Alkitab, walau dalam berbagai motivasi, selalu saja ada yang diproses dan akhirnya secara naluri kemanusiaan berubah menjadi naluri rohani. Walaupun hingga saat ini mereka belum di baptis seperti contoh Vivian dan Linda, disana ada pekerjaan TUHAN/ ROh Kudus untuk mengubah mereka dan semoga saja mereka menjadi Percaya kepada TUHAN khususnya dalam kekristenan.
……………..bersambung.  Gamba dari http://royantonapitupulu.wordpress.com/2009/11/04/faith/

No comments: