INDAH HARI-HARI BERSAMA TUHAN

Mungkin ini adalah suatu cara yang diberikan Tuhan kepada saya untuk menyampaikan pengalaman dalam mengenal dan menikmati Tuhan.
Saya merasakan masih banyak sekali diantara kita yang sulit mengenal Tuhan secara riil, hal ini saya rasakan ketika kita melihat/mencoba melihat Tuhan dari sudut yang berada di luar Tuhan.
Pada Tulisan saya ini saya mengajak kita melihat Tuhan dari sudut Tuhan yang adalah Roh, melalui pemahaman lebih lagi akan Prinsip Roh itu sendiri.

Saturday, February 18, 2012

Diskusi TUHAN dan Manusia 3

Bapa merekomendasikan anak (saat Yesus di baptis), anak merekomendasikan roh kudus (saat Yesus hidup) dan roh kudus memampukan kita mengenal Bapa di dalam Anak. Lalu manusia mengalami roh kudus di dalam hatinya untuk mengenal lebih lagi Bapa melalui anak. Dalam hubungan manusia dengan TUHAN didalam Yesus dengan pertolongan Roh Kudus maka kita dapat merasakan sesuatu dan mengaminkan pengalaman kita/orang percaya dan salah satunya adalah HAL TRINITAS, ALLAH YANG ESA DALAM dalam TIGA KESATUAN, BAPA, ANAK DAN ROH KUDUS.  Namun tentusaja ada yang tidak dapat meyakinkan hal trinitas kepada jemaatnya adalah hal yang wajar saja, karena memahami trinitas diperlukan PEMAHAMAN MINIMAL dari pengajaran akan siapakah TUHAN sehingga TUHAN BAPA ANAK DAN ROHKUDUS adalah SATU KESATUAN ALLAH TRITUNGGAL.
BAPA ANAK dan ROHKUDUS adalah ALLAH yang adalah ROH. ALLAH BAPA = ROH BAPA, ALLAH ANAK = ROH ANAK, ALLAH ROH KUDUS= ROH PENOLONG adalah ALLAH = ROH, adalah salah satu cara untuk melihat TUHAN TRINITAS didalam dimensi ROH, MEREKA adalah ROH ITU.

Tuhan adalah ROH, dalam dimensi roh TUHAN dapat menjadi apa saja. dalam DIMENSI didalam Yesus kita mengenal dan mengaminkan hal TRINITAS sebagai iman percaya dari pengajaran, tetapi TUHAN adalah TUHAN dan TUHAN melebihi TRINITAS. INI adalah sebuah sukacita juga jika kita dapat menerima TUHAN dalam TRINITAS sebagai buah pengalaman orang-orang percaya.
Namun jika kita ingin melihat lebih luas lagi maka: Siapakah  atau TUHAN yang manakah yang mengerakkan Sidarta Buddha dalam mencari hadirat TUHAN?.Apakah TUHAN Yang ada didalam Trinitas atau Tuhan lain yang tidak terdefenisikan? Atau siapakah dan apakah yang mengerakkan HATI SANG SIDARTHA BUDDHA untuk mencari hadirat TUHAN? 

Apa yg dilakukan Sidarta dengan meningalkan ISTANA, dan bertapa untuk mendapatkan sebuah pencerahaan sehingga menjadi BUDDHA adalah sebuah pencarian hadirat "TUHAN".......walaupun dalam pemahaman dari alkitab pencarian tidak sempurna, contoh ajaran REINKARNASI adalah sebuah kesimpulan yang dapat dipatahkan dengan munculnya kenyataan INKARNASI dalam bible.... Namun secara prinsip arah pencairannya adalah mencari sesuatu diluar dimensi manusia....dan disanalah kita dapat melihat sebuah SISTEM LAIN diluar sistem yang kita kenal

Hal lain misalnya, Allah manakah yang membiarkan terjadinya Tsunami yang membunuh 120 000 di Aceh  pada tahun 2004, atau bencana lainnya di muka bumi yang menewaskan beribu orang?  Bencana ini adalah HAL YANG TIDAK KITA TEMUKAN DIALAM TUHAN yang kita kenal pada Yesus dan Roh Kudus, namun kita kenal didalam Allah pada Perjanjian Lama (PL)  yang membiarkan banyak perkara terjadi di PL, sepeti bencana bagi Mesir, bencana pada zaman NUH atau bencana bagi kota niniwe yang akhirnya ditemukan dibawah laut beberapa puluh tahun lalu. Apakah Tuhan Allah yang kita kenal dalam Trinitas yang mengujinkan semua itu terjadi?
Tuhan didalam Kejadian menyatakan semua diciptakan dalam keadaan BAIK, namun TUHAN memberikan KONDISI BATAS/KEPATUHAN yang harus diikuti ADAM dan HAWA dan MEREKA JATUH kedalam DOSA. Kalau kita lihat dalam hal ini berarti di sana ada KEHENDAK, yaitu antara KEHENDAK TUHAN dan KEHENDAK MANUSIA.......Dalam posisi ini didalam ALKITAB SEKALIPUN ABRAHAM pernah jatuh dalam KEHENDAK KEMANUSIAANYA, demikian juga Yakop, MUSA, DAUD, SALOMO dst.....Dalam arti, Mereka orang yang terkemuka didalah alkitab terjebak dalam kehendak KEMANUSIAANNYA dan bukan kehendak TUHAN. 

Demikianlah juga Sidarta dengan KEHENDAKNYA dia Mencari TUHAN dan dia dinyatakan mengalami BUDDHA.....dapat dilihat bahwa TUHAN memilki kehendak kepada Abraham DLL, namun mereka ada yang GAGAL MENGENAL KEHENDAK TUHAN maka demikianlah SIDARTA dengan rencananya mencari kehenda ALLAH. Kebaikan ALLAH dikalahkan oleh kehendak manusia spt SALOMO misalnya, sementara didalam SUDARTA kehendak manusia mencari kehendak ALLAH/ kebaikan ALLAH..itu yang dapat dilihat dari sisi TUHAN ===> Manusia (bible) dan dari Sidarta ===> Tuhan.......

Manusia/orang percaya dalam pengenalannya akan TUHAN didalam Yesus, telah berubah dari HAMBA menjadi ANAK dan disaat manusia adalah anak-anak TUHAN, maka selain manusia adalah ANAK manusia dan anak TUHAN juga adalah PATNER TUHAN, sebagai Patner Manusia bekerja sama dengan TUHAN untuk mencapai tujuan TUHAN bagi dunia ini, yaitu DAMAI di Bumi seperti di Surga. Untuk mencapai tujuan itulah kita adalah KAWAN TUHAN, Kita adalah manusia-TUhan, Roh Kudus/Tuhan tinggal di hati kita...........jika kita memiliki sifat ini maka sesunguhnya DOKTRIN, atau apapun itu seperti Tritungal dll, menjadi TIDAK PENTING, karena yang penting adalah KITA DAN TUHAN SUDAH MENJADI SATU KESATUAN YANG DIBANGUN TUHAN DIDALAM DUNIA INI................persoalannya yang saya tuliskan itu adalah KONDISI IDEAL, apakah kita mampu mencapai kondisi ideal itu?

No comments: