INDAH HARI-HARI BERSAMA TUHAN

Mungkin ini adalah suatu cara yang diberikan Tuhan kepada saya untuk menyampaikan pengalaman dalam mengenal dan menikmati Tuhan.
Saya merasakan masih banyak sekali diantara kita yang sulit mengenal Tuhan secara riil, hal ini saya rasakan ketika kita melihat/mencoba melihat Tuhan dari sudut yang berada di luar Tuhan.
Pada Tulisan saya ini saya mengajak kita melihat Tuhan dari sudut Tuhan yang adalah Roh, melalui pemahaman lebih lagi akan Prinsip Roh itu sendiri.

Tuesday, July 18, 2023

KITA CIPTAAN YANG MULIA

 Minggu Hak Asasi Manusia, manusia adalah ciptaan yang mulia dan manusia adalah sama dihadapan Allah. (1 Korintus 7: 17-24) Ketika manusia manusia dipangil Tuhan adalah milik Tuhan adalah hamba Tuhan.

Ada bagian yang sudah melekat didalam Identitas setiap pribadi kita. Itu adalah bagian dalam hidup setiap pribadi sedari awal diciptakan Tuhan untuk kita, misalnya, lahir sebagai seorang laki laki, sebagai suku Karo Warga Indonesia. Dan tentunya itu menjadi Fakta Identitas pribadi kita sebagai manusia ciptaan TUHAN. Kita adalah bagian dari ciptaan Tuhan dari manusia manusia lainnya di dunia, apakah orang Inggris, Korea, Afrika dan lainnya tetapi tetap melekat sebgai identitas diri kita sesuai apa yg ada seorang lelaki, berdarah suku Karo, warga negara Indonesia. Hal ini mengingatkan kita disaat apa yang dilakukan Rasul Paulus dalam menghadapi logika perbedaan yang terjadi di Korintus, mereka yang sudah menerima Yesus sudah dipanggil menjadi hamba hamba Tuhan yang percaya kepada Yesus namun antara mereka kaum Yahudi dan non Yahudi memilki perbedaan yang mereka bawa sebagai identitas mereka yaitu ada dimana Yahudi yang BERSUNAT dan non Yahudi yg tidak BERSUNAT.
Latar belakang, suku, turunan, gender dan ekonomi, menjadi masalah dalam pengalaman hidup kita di dunia ini contoh yang pernah terjadi adanya masalah Nazi yang ingin melenyapkan bangsa Yahudi, seperti adanya kaum Pribumi dan non pribumi, mayoritas dan minoritas dan lainnya. Dalam hal ini tentunya ada hal yang tidak benar dalam memahami perbedaan yang tentunya memberikan hal yang negatif.
Dalam hal yang terjadi di Korintus dimana hal berusunat dan tidak bersunat antara kaum Yahudi dan non Yahudi, bahwa dalam logika bangsa Yahudi tidak sempurna jika tidak bersunat namun dalam bangsa Yunani dan Romawi sunat adalah sebuah pelecehan, sehingga perbedaan identitas ini menjadi hal yang menyulitkan dimana gereja sedang berkembang saat itu. Untuk itu Rasul Paulus menekankan hal menghargai siapa dirinya dan identitasnya masing masing seperti apa dia dipangil menjadi orang percaya anak anak Tuhan. Paulus menekankan hal hubungan Yahudi dan Non Yahudi tidak perlu dibesar besarkan namun tetap menjadi siapa anda apa adanya. Karena ketika kita memaksakan orang lain menjadi spt diri kita sebenarnya kita sedang memancing hal untuk konflik, bertikai dan pecah. Hal ini menjadikan prinsip agar masing masing menjadi diri kita sebenarnya yang bersunat tetap sunat dan yang tidak bersunat adalah bagian dari bagian dari identitas kita untuk tetap menjadi diri sendiri.
Hal ini penting karena terkait denganhak asasi manusia, bahwa kita harus menghargai manusia dalam bagian identitasnya. Karena semua itu adalah bagian dalam rancangan TUHAN dalam hidup kita. Maka kita harus menghargai perbendaan yang ada dalam hidup kita. Hal akan sunat menjadi masalah disana saat itu namun kita belajar dari bagaimana Rasul Paulus memberikan pengajaran yg mengajarkan bahwa kita Bersyukur siapa dan apa yg menjadi dan siapa kita karena itu adalah apa yg diberikan Tuhan kepada kita, baik yg BERSUNAT dan tidak bersunat adalah identitas kita menjadi bagian perbedaan dalam hidup kita yang harus kita hargai. Demikianlah kita dalam hidup kita dari apa yang kita punya dan identitas kita saat ini kita tunjukkan saja apa adanya dan semua kita lakukan demi kebaikan sehingga apa yang kita tunjukkan dari berkat Tuhan didalam hidup kita bukan sebagai perbedaan namun sebagi berkat TUHAN bagi setiap orang.
Paulus nenekankan yang terpenting adalah menjalankan hukum hukum Tuhan. Hidup didalam hukum TUHAN menjadikan kualitas dalam kehidupan kita bukan sekedar luaran spt sunat dan tidak bersunat, kesukuan dan kebanggan pribadi/partikular. Jadi yang harus kita pelajari untuk tidak sombong karena perbedaan luaran, hal kaum yahudi untuk mensuperiorkan dirinya, namun hal itu bagian pribadi yang sekedar luaran dan demi kepentingan dalam kelompok namun tidak boleh dipaksakan kepada yang lain. Demikian yang terpenting adalah hidup dalam berkat Tuhan bagi setiap pribadi/suku dalam menikmati berkat Allah dalam hidup kita, dan juga membawa berkat bagi orang lain dalam nama TUHAN.
Spt dalam kitab Imamat untuk mengembalikan harga diri setiap manusia, untuk mengembalikan manusia dalam kehidupan hak hak manusia dalam menghargai kehidupan kita sebagai manusia dan menghargai kehidupan yang lain. Allah mengingatkan agar penindasan tidak terjadi lagi ditengah tengah kehidupan manusia (Imamat 25: 39-55). Karena manusia adalah ciptaan manusia yang sempurna sesuai dengan rencana ALLAH (Kej. 1:27).
Dalam Hal ini kita dengan Iman, dalam pengajaran teologia dan hidup didalam gereja untuk mengembalikan hak hak asasi manusia, untuk menghargai keberadaan diri sendiri untuk mencintai karunia Tuhan kepada kita sekalian. Kembali agar setia dan taat untuk menunjukkan kasih karunia TUHAN yang menjadikan kita hidup saling menghargai dan menyebarkan buah buah Roh kasih dan suka cita didalam TUHAN sebagai orang percaya anak anak Tuhan. Amen.
Terinspirasi dari khotbah online di GBKP Runggun Simpang Marindal Medan 🌺🌺🌺🌺❤❤❤❤ GB

SATU DENGAN ALLAH

 (Matius 5;9/ 2 Raja raja 20:12-19/ 2Korintus 13;10-13} Bersatu dan berdamailah, diberkati Tuhan kita yang senantiasa hidup bersatu dan berdamai karena kita adalah anak anak Tuhan. Berdamai adalah hidup dalam persatuan, suka cita dan persahabatan dan persaudaraan yang saling menghargai dan hidup benar didalam Tuhan. Hal ini sesuai dengan rencana Allah didalam Yesus yang membawa kita manusia berdamai dengan Allah. Manusia yg telah jatuh didalam dosa mendapatkan kemuliaan Allah dalam anaknya Yesus Kristus.

Buah perdamaian itu kita aplikasikan dalam 1, dengan diri sendiri agar kita senantiasa berkontak dengan hati kita yg sdh dipenuhi Roh Kudus untuk menghasilkan buah buah roh: sabar, suka cita, damai tidak sombong dsr. 2. Dengan orang orang yg dekat dengan kita, keluarga yang menjadi bagian dalam hidup kita saling melengkapi dan senantiasa berinteraksi Sehinga sama sama dapat membangun perdamaian dalam keluarga. 3. Berdamai dengan saudara saudara dalam gereja orang percaya untuk saling membagi perdamaian yg telah kita aplikasikan secara pribadi dan keluarga juga dalam gereja sebagai keluarga kerajaan Allah. 4. Juga kepada sesama manusia hingga kita dapat memberikan contoh kepada dunia bagaimana kasih Allah yg kita terima didalam Yesus menjadi suka cita bagi semua orang.
Dari pengalaman kelompok gereja di Korintus yg sdh terkotak kotak spt kelompok apolos dann kelompok lainya, sehinga menjadikan Kondisi Batas dalam menyampaikan kedamain yg sempurna didalam Yesus bagi mereka saat itu. Maka Rasul Paulus mengingatkan bahwa semua sama dihadapan Allah Bapa dan haruslah bersatu karena semua ada didalam KASIH YESUS KRISTUS. Paulus berkata damailah hidup bersatu dan saling mengasihi karena semua suka cita dari Yesus Kristus yang sdh membangun perdamaian kita manusia dengan Allah.
Didalam Yesus kita berdamai dengan Allah demikianlah begitu mulainya kasih Allah bagi kita. Karena begitu besar kasih Allah bagi manusia maka manusia juga harus belajar untuk BERDAMAI DALAM HIDUP KITA, terhadap diri kita, orang terdekat dan saudara seiman bahkan lebih luas lagi kesesama manusia.
Manusia yg percaya bahwa semua sdh dalam rancangan Tuhan agar setiap orang membawa kedamaian dan harus menjadi contoh dalam segala sisi aktifita kehidupan kita, baik keluarga, saudara dan orang terdekat, dalam persekutuan rohani, pekerjaan dan segala sisi aktifita kita. Membawa Perdamaian itu adalah hal yg mulia baik kita dalam pekerjaan dalam segala sisi kehidupan kita.
Terinspirasi dari khotbah di GBKP Runggun Simpang Marindal Medan.. 🌺🌺🌺GB

DIDALAM TUHAN SEMUA SEMPURNA

 Tuhan telah mempersiapkan semua yg sempurna bagi kita manusia didalam Yesus. Yesuslah yang memberikan kehidupan bagi kita manusia. Tuhan Yesus memberikan jaminan kehidupan bagi kita semua manusia. JANGAN TAKUT karena Tuhan memberikan kehidupan manusia dalam menghadapi tantangan kehidupan spt saat ini kita menghadapi masalah COVID 19.

Yesus menyatakan Akulah kehidupan siapa yg percaya kepada Ku kamu tetap hidup walau telah mati. Hal ini sesungguhnya membahas hingga kehidupan kekal. Yesus telah bangkit mengalahkan kematian dan Yesus telah mengalahkan maut Yesus telah mengalahkan dosa, demikianlah Yesus memberikan kemenangan kepada kita dalam mengalahkan dosa/maut.
Saat itu Maria Magdalena dan lainnya menuju kuburan Yesus dalam kekawatiran dan ketakutan, malaikat datang mengingatkan mereka JANGAN TAKUT Yesus telah BANGKIT. Nyatakanlah hal ini bahwa Yesus telah bangkit. Yesus telah mendahului kamu di Galilea. Demikianlah mereka kembali ingin menyampaikan kepada murid murid Yesus. Disaat itu Yesus bertemu mereka dan berkata Jangan Takut untuk menyatakan kebenaran kebangkitanNYA. Disisi lain kelompok bertentangan dengan Yesus yg mendapat informasi menyebarkan dusta bahwa jenazah Yesus telah dicuri oleh murid muridnya dari kubur. Demikianlah dalam kebenaran selalu ada tantangan yang dapat menyesatkan manusia oleh karena itu JANGAN TAKUT dalam menyampaikan kebenaran bahwa Yesus telah BANGKIT. Kita telah menjadi pemenang kita harus berani menyatakan kebenaran bahwa didalam Yesus kita adalah Pemenang..SELAMAT PASKAH..... Terinspirasi dari khotbah GBKP Rg Simpang Marindal MEDAN..GB

TUHAN MEMPERSIAPKAN YANG TERBAIK UNTUK KITA

 Seperti bangsa Israel dalam perjalanan ketanah perjanjian Allah telah menyiapkan tempat buat mereka lahan untuk bercocok tanam dan beternak untuk menghasilkan panen bagi mereka. Demikinlah rancangan Allah dan untuk semua itu mereka diminta untuk mempersiapkan persembahan kepada Tuhan dari hasil panen dan buah buah aktifitas mereka. Dengan suka cita dalam kehidupan yg penuh tantangan mereka merayakan pesta panen memberikan persembahan panen kepada Tuhan.

Demikianlah Tuhan memberikan kehidupan dan merancang tempat mereka bekerja dan memanen hasil hasil panen/kerja serta dengan suka cita memberikan buah panen. Demikianlah kita percaya bahwa kita ada dalam rencana Tuhan dan hidup dalam rencanaNya dan menghasilkan karya/buah/panen yg layak yg kita persembahkan kepada Tuhan sebagai buah suka cita kita dalam usaha/pekerjaan/aktifitas usaha kita. Demikianlah cara kita dalam memuji memuliakan Tuhan yg menyiapkan dunia ini bagi kita untuk bekerja, memdapatkan hasil dan hidup dalam kasih dan kebenaranNYA.
Mari kita dengan suka cita memulaikan Tuhan dari buah berkat yg diberikanNYA dalam segala profesi kita baik sebagai pengusaha, pegawai, petani, supir, kedai kopi dan sebagainya, dalam pesta panen yang tujuannya menyenangkan hati Tuhan sehingga kasihNYA senantiasa menjadi pengharapan dalam segala aktifitas yg kita lakukan dan semua itu menjadi buah iman kita sebagai anak anak Tuhan.
Seperti jawaban Yesus kepada seorang guru agama bahwa yg paling penting adalah Mengasihi Tuhan dengan segenap hari kita. Dan buah dari kita mengasihi Allah maka kita otimatis mengasihi sesama manusia dan itu lebih utama dari sekedar persembahan bakaran dan sembelihan. Untuk itu mari kita tunjukka sukacita dan kasih kepada Tuhan dengan memberikan persembahan yg
terbaik
sehingga suka cita itu mudahkan kita mengasihi manusia.
Bawalah persembahan yang
terbaik
untuk Tuhan sebagai ucapan syukur kita kepada Tuhan dari buah pekerjaan kita dari berbagai profesi yg telah dirancang Tuhan dalam kehidupan kita. Tunjukanlah buah sukacita dari hasil panen dalam suka cita rohani, jiwa/logika dan tubuh kita dalam segala aktifitas kita. (Amsal 3: 9): (Markus 12:28-34), ( Ulangan 16: 19-12)
Terinspirasi dari khotbah di GBKP Simpang Marindal Medan.. GB

BUAH KASIH ALLAH PADA KITA

 Tuhan menjadi manusia adalah buah dari KASIH ALLAH kepada kita. Puji Tuhan untuk kebaikan Tuhan, Karya Allah kepada manusia kita syukuri bahwa Allah mengasihi kita manusia. Mari kita menunjukkan kebaikan Allah kepada kita dengan menunjukkan Damai kepada dunia ini. Sesungguhnya kita ditempatkan sebagai manusia yg diberkati dan dimuliakan sehingga marilah kita menujukkan semua itu melakukan yg baik dalam hidup kita. Cinta kita akan kasih Allah menunjukkan kasih dan suka cita kita dalam kehidupan kita dalam segala aspek kehidupan kita.

Dalam Minggu Adven ini adalah Minggu kerinduan kita manusia akan kehadiran Allah dalam kehidupan manusia. Inilah sebuah suka cita dalam rancangan kita dalam PENGAMPUNAN ALLAH DALAM ANAKNYA YESUS KRISTUS yang diberikan Allah untuk kita. Untuk itu Muliakanlah Allah, Pujilah Allah yg membawa suka cita dalam perdamaian kepada manusia yg diampuni dalam kelahiran AnakNYA Yesus.
Dalam persiapan kita dalam Natal adalah menunjukkan bagaimana kita memberikan yg terbaik dalam mempersiapkan kita bertemu dengan Yesus Anak Allah. Yesuslah didalam misi Allah dalam kasih Allah dan setia dan dengan kesunguhan Allah dalam memberikan keselamatan bagi manusia. Suka cita Allah membawa damai dan suka cita dan kemuliaan dalam kehidupan kita. Damai yg membawa sukacita dan keadilan.
Banyak dosa dan penyimpangan yg dilakukan dalam dimensi damai secara dunia/ manusia mereka yg sepakat melakukan penyimpangan melakukan korupsi melakukan penyimpangan antara mereka yg memiliki jabatan ini adalah perbuatan damai dalam dimensi dosa. Ingatlah upah dosa akan membawa suka cita yg palsu. Hal dosa harus ditinggalkan sebagai manusia ciptaan Allah yg mulia, jgn mengambil kesempatan dari tanggung jawab yg diberikan saat ini karena akan menjadi kutuk dalam kehidupan yg tidak menghargai kemuliaan Tuhan yg diberikan kepada manusia.
Yohanes Pembaptis mengingatkan hal yg sangat berharga dalam kehidupan manusia hal Yesus sang Juru Selamat yg diberikan Tuhan bagi kemuliaan manusia. Yohanes pembaptis dengan air namun Yesus membaptis dengan Roh Kudus dalam tujuan Allah yg mulia. Di dalam Yesus yg menyatakan kesetiaan dan pengampunan dosa dan hidup dalam suka cita Allah. Dalam Yesus kita diampuni s hingga kita hidup dalam kekudusan sehingga Allah yg maha Kudus didalam Roh Kudus dapat tinggal didalam hati kita yg memberikan kemuliaan bagi manusia. Dalam persatuan kita dengan Roh Kudus dalam pengampunan oleh Anaknya Yesus Kristus sesuai rencana Allah didalam kehidupan manusia mari kita tunjukkan dalam kehidupan kita dalam membawa damai suka cita dan kemuliaan NYA bagi dunia ini... Selamat Minggu Adven ❤️❤️❤️, .. terinspirasi dari khotbah GBKP Rg Simpang Marindal Medan.. GB

BELAS KASIH TUHAN MELAMPAUI SEGALANYA

 Belas kasih Tuhan kepada kita manusia, spt yg pernah dicontohkan TUHAN kepada bangsa Israel spt yg telah banyak diberikan Tuhan dan hingga saat ini. Walaupun mereka pernah sombong karena keturunan Abraham yg akhirnya melawan kehendak Allah. Demikian Allah memiliki caraNYA untuk memulihkan bangsa Israel.

Bagaimana kekawatiran kita akan masalah COVID masih adakah belas kasihan Tuhan kepada kita manusaia? Kita ada dalam was was dan kawatir dalam kehidupan ini, yg bahkan juga mempengaruhi faktor ekonomi dan sosial. Hati kita menjerit karena sdh semakin berat. Tapi ini adalah salah satu percobaan yg berat, namun seberat apapun itu tidak akan melebihi kemampuan kita untuk mengalahkannya. Itulah kata alkitab. Bagaimana kita menunjukkan kekuatan kita didalam Tuhan untuk mengalahkannya jadi tetap fokus karena Tuhan memberikan kekuatan kepada kita dan jangan kawatir. Lalu mengapa sdh banyak yg kalah? Semua itu mungkin saja karena kita tidak menghargai kekuatan dan rencana yg ada pada kita. Kita disiapkan Tuhan bahwa kita memiliki kekuatan kekuatan dan mengalahkan agar lepas dari masalah yg sdg kita hadapi. Lalu ada yg bertanya dimanakah Allah? Apakah ini murka Allah akan dosa dosa kita. Mengapa Allah membiarkan ini terjadi? Ini sdh menjadi bencana Nasional spt penyataan Pemerintah. Apakah ini adalah bencana? Semua itu kembali kepada bagaimana kita melihat bencana itu dari sisi sosial, lingkungan dan sejenisnya. Mari belajar dari Alkitab hal kejadian di Sodom dan Gomora, yg banyak membawa manusia dalam kematian tetapi ada kehendak Tuhan bagi keluarga RUTH untuk diselamatkan. Bencana air bah disaat jaman Nuh yg menginginkan dia membuat kapal untuk keselamatan. Murka Allah yg pertama thd Adam dan Hawa namun dengan tujuan untuk menyelamatkan manusia. Demikianlah bagaimana kita melihat masalah itu namun jika kita dalam Allah maka kita bagian dalam rencana keselamatan Tuhan bagi kita.
Dalam menghadapi hal spt ini kita ikuti apa kata Tuhan, spt apa yg disampaikan kepada bangsa Israel untuk tdk keluar rumah karena akan ada maut menjemput mereka yg tdk ikut melakukan perintah NYA. Demikianlah kita saat ini agar dapat melihat perintah Tuhan yg disampaikan kepada kita untuk jaga jarak, jgn keluar rumah, pakai masker dst semua itu adalah bagian dalam rencana Allah bagi kita agar kita menghargai kesempatan yg diberikan Tuhan kepada kita saat ini. Demikian Tuhan memilih Musa, Abraham, Nuh, dll sesuai rencanan Allah demi keselamatan manusia.
Israel pernah menghadapi tantangan saa hal hal yg harus mereka lakukan saat mereka dalam perjalanan lepas dari perbudakan, tantangan kekurangan pangan, panas, banyak binatang liar dan tantangan lainnya namun kita dapat melihat bagaimana kesetiaan Tuhan kepada bangsa pilihan NYA. Israel sebagai bangsa yg terhukum namun Tuhan tetap setia dan memulihkan bangsa pilihan NYA.
Demikianlah kita anak anak Tuhan diingatkan bahwa Allah kita adalah Allah yg setia sesuai janjiNYA. Tetaplah kita setia kepada Tuhan agar kita dalam menghadapi banyak masalah dan tantangan hidup kita. Demikianlah dalam perbuatan vg salah mungkin kita mengagapnya sebuah kebenaran namun Allah memiliki standar yg sesuai dengan rencana NYA. Sadarlah kita apa yg kita hadapi saat ini bisa saja hasil dari perbuatan yg diangap manusia benar namun belum tentu benar dihadapan Allah. Namun Allah memiliki kesetiaan dan kasih agar manusia dapat dipulihkan dan diselamatkan walaupun harus menghadapi murka NYA seperti pengalaman bangsa Israel saat itu. Tetaplah kita belajar untuk setia kepada Tuhan walaupun saat ini banyak masalah namun tetap diselamatkan NYA.. Terinspirasi dari khotbah di GBKP Rg. Simpang Marindal...GB

HIDUP DALAM KEJUJURAN

 Hiduplah dalam kejujuran, rajin bekerja, bijaksana dalam hidup kita sehingga dalam aktivitas kita memiliki kreativitas dengan kreasi yang benar dan bermanfaat. Melakukan segala sesuatu dengan hikmat dan kebaikan sehingga apa yg kita lakukan kita kerjakan dengan serius dan rajin menghasilkan keberhasilan sebagai upah dari Tuhan sebagai pemberian Tuhan dalam hidup kita. Karena kita takut akan Tuhan dan hidup dalam rencana Tuhan.

Belajar Pengalaman Simon Petrus seorang nelayan yg rajin bekerja sepanjang malam namun tidak mendapatkan hasil tangkapan ikan saat itu. Di hari mulai terang dia harus kembali ke pantai namun dia tetap siap menerima tawaran YESUS untuk memakai perahunya tempat IA mengajar dari atas perahunya. Demikianlah disaat Yesus selesai mengajar dan meminta Simon untuk kembali menebar jalanya kembali dan ia mengikuti perintah Yesus sang Guru dan mukjizat terjadi mereka mendatkan ikan yg banyak sekali hingga dua perahu penuh. Hal ini menjadikan kerajinan Petrus membuahkan hasil dan dalam pengalaman ini mengubah logikanya menjadi IMAN dengan memangil sang Guru menjadi TUHAN kepada YESUS. Dalam pengalaman ini kita dapat belajar dari seorang Simon yg selalu rajin dan berlogika positif dan siap untuk melayani dan mau belajar untuk mengikuti perintah TUHAN. Dalam pengalaman ini Tuhan Yesus meminta Simon bukan sekedar penjala ikan namun menjadi penjala manusia sebagai murid Yesus.
Jika kita tidak takut akan Tuhan maka kita tidak menghargai waktu yg diberikan Tuhan dalam hidup kita. Kita menjadi malas sehingga mendapatkan upah/hasil. Hal itu bahkan ingin melakukan hal hal yg jahat seperti menjadi pencuri jadi orang yg suka menjerat yang menjebak yg lain untuk mendapatkan hasil. Melakukan kerajinan tetapi tidak takut akan Tuhan seperti namun untuk melakukan korupsi dan sejenisnya. Namun semua kejahatan itu akan menghasilkan buah hukuman dari Tuhan karena tidak menghargai manusia yg diciptakan yg tertinggi segambar denganNYA. Hukuman Tuhan menjadi bagian dalam perbuatan yg salah, kejahatan dst yg adalah dosa. Ingatlah upah dosa adalah maut. Jadilah manusia yg TAKUT AKAN TUHAN. Perumpamaan seperti pahat untuk memahat kayu, itu tidak akan berfungsi jika tidak ada kekuatan' yang digunakan untuk menekankan pahat terhadap kayu sesuai bentuk yg diinginkan. Kita bisa menggunakan martil untuk membantu proses pemahatan itu demikianlah hidup dalam tujuan banyak hal yg perlu saling mendukung saling bekerja sama untuk dapat mencapai tujuan namun jangan salah dalam mengunakan alat dan fungsinya dalam mencapai tujuan sehingga semua dapat berfungsi dengan baik dan benar untuk mendapatkan hasil.
Sebagai orang percaya hiduplah dalam iman, hidup dalam persekutuan/gereja dan hidup dalam pekerjaan yang benar dan menjadi berkat dalam kehidupan kita kepada dunia ini.
Demikianlah kita hidup beretika dalam pekerjaan sehingga menjadi contoh/model yg membawa kebaikan bagi orang lain. Jadilah manusia yg terus belajar dan beriman dalam kuasa kemuliaan NYA hingga kita dapat bersukacita karena bukan saja bekerja demi dunia ini namun juga membawa kemuliaan bagi Tuhan terhadap dunia ini. Lukas 5: 1-7; Amsal 12: 24-28.
Terinspirasi dari khotbah di GBKP Rg Simpang Marindal Medan..❤️❤️❤️ GB