INDAH HARI-HARI BERSAMA TUHAN

Mungkin ini adalah suatu cara yang diberikan Tuhan kepada saya untuk menyampaikan pengalaman dalam mengenal dan menikmati Tuhan.
Saya merasakan masih banyak sekali diantara kita yang sulit mengenal Tuhan secara riil, hal ini saya rasakan ketika kita melihat/mencoba melihat Tuhan dari sudut yang berada di luar Tuhan.
Pada Tulisan saya ini saya mengajak kita melihat Tuhan dari sudut Tuhan yang adalah Roh, melalui pemahaman lebih lagi akan Prinsip Roh itu sendiri.

Monday, November 12, 2012

Kesaksian Rev. Dr. Stephen Chen Tentang Manusia Ciptaan TUHAN

Paulus (pianis), penulis, Rev. Dr. Chen and Rev. Augistine, PhD, TICC service 11/11/2012 Foto by Johnson Lee

Ini bagian dari Khotbah Pdt Stephen Chen, PhD yang berusia sekitar 70 tahunan, disaat beliau ditempatkan sebagai pendeta untuk melyani di rumah sakit di US di pertengahan tahun 60-an. Dia mengatakan seorang pasien penderita penyakit yang sangat langka, dimana tulangnya terserang visrus dan mematikan tulang itu dalam progres waktu dari ujurng jari kaki dan tangannya, sehingga pasien ini tidak dapat bergerak hanya tertidur saja menunggu hayatnya berakhir di rumah sakit itu. Ketika pertama mengetahui bahwa pasien itu adalah seorang Kristen maka beliau berinisiatif ingin menghibur sang pasien ini dengan menggundang tiga orang dokter dan tenaga medis untuk menyanyi bersama di depan pasien tersebut. Saat mereka bergegas didepan pasien itu dan mencoba berkomunikasi, dan di mulai dengan sedikit perkenalan lalu diajak menyanyi lagu gereja, ternyata sang pasien menyanyikannya dengan begitu bersemangat, bahkan dialah yang paling bersemangat, dan saat itu bukan lagi saya/pdt Chen yang memimpin lagu itu tetapi sang pasien.

Saat itu saya hanya berpikir mengapa TUHAN menghadirkan orang seperti ini di dunia ini, dia lahir, dia percaya kepada TUHAN dan dia terkena serangan virus dan dia harus menderita seperti ini? Mengapa TUHAN? Saat itu dia tidak memilki jawaban tetapi beliau mengatakan itu semua adalah KARENA HATI, karena disini (sambil memgang dada sang pendeta). Kita yang meilihatnya merasa sedemikian, tetapi dia/sang pasien didalam pengalamannya dengan TUHAN ternyata dia tetap bersuka cita didalam penderitaannya. Ini semua masalah HATI, hati seorang yang didekatkannya kepada TUHAN.

Sang Pasien malah menyanyikan lagi dua lagu dan bersama-sama dengan tiga tenaga medis dan dia sebagai seorang pendeta. Dia seorang yang sakit telah memimpin kami yang sehat dalam menyanyi memuji TUHAN, satu hal dalam hidup ini menjadi pelajaran yang sangat berarti bagi kita semua bahwa dalam pengenalan seorang dengan TUHAN dia dapat menjadi teladan bagi kita yang merasa lebih beruntung dan lebih diberkati TUHAN. Ternyata semua itu bukanlah sebuah kemutlakan, karena dia didalam penderitaanya sekaligus didalam pengenalannya akan TUHAN dapat menerima hidupnya apa adanya. Sang pasien ini pun akhirnya meningal dunia dalam waktu yang tidak terlalu lama karena semua tulangnya menjadi lumpuh dan tidak dapat bergerak lagi. Ia telah kembali kedalam suka citanya bersama TUHAN didalam keyakitnannya.

Sementara itu disana dipajang foto para tenaga medis yang pernah bekerja di sana, dan salah satunya adalah foto seorang perawat yang  sangat cantik seorang wanita Inggris yang bekerja dalam misi kemanusiaan di rumah sakit itu. Tetapi ternyata dia diingatkan bahwa sang suster itu telah meninggal dalam usia yang sangat muda di rumah sakit ini. Dia mendapat informasi bahwa suster itu bekerja dengan sangat bertanggung jawab dan juga tidak menghindari berbagai tugas segala betuk penyakit. Dalam keterangannya dikatakan bahwa suster itu meningal didalam usia yang sangat muda dan akibat terserang virus dari pasien yang dilayaninnya disana? Mengapa TUHAN? mengapa dia harus begitu? Mengapa itu harus terjadi? Jawaban sang Pendeta saat itu adalah semua itu kembali ke HATI bahwa semua itu memiliki misteri/pemahaman yang terbatas setiap individu oleh sang penciptanya. Namun yang pasti TUHAN menciptakan mereka untuk melakukan TUGASnya dan mereka dapat menerima semua itu karena hatinya senantiasa bersama TUHAN. Dan tentunya bagi kita ini adalah sebuah pengalaman berharga bahwa TUHAN menciptakan siapa saja dalam kemuliaanNYA dan semua itu akan berharga jika berada didalam TUHAN.

No comments: